Bantuan Nyata Polri Trending di Twitter, Demi Angkat Citra Polisi?
“Itu program tulus gak,apa karena kemarin ditegur presiden dan byk kejadian yg bikin citra polri anjlok
Polri tampaknya terus berusaha membangun imej positif setelah digempur banyak peristiwa yang membuat citranya terpuruk.
Frasa “Bantuan Nyata Polri” kini trending. Frasa sebelumnya yang sempat trending adalah “Polri Di Sisi Kemanusiaan”
Frasa itu trending dengan membagikan cuitan dan foto kegiatan positif Polri di seluruh Indonesia.
Kasus Ferdy Sambol lalu disusul Tragedi Kanjuruhan membat citra polisi seolah tak ada baiknya.
Pembatalan mutasi jenderal bintang dua, Irjen Pol Teddy Minahasa, melengkapi buruknya citra polisi selama ini.
Terus semangat Bhayangkaraku👍
Ini adalah Bantuan Nyata Polri#KeseriusanMembantuRakyat pic.twitter.com/4A1iU6euOP
— Polres Ngawi (@ResNgawi) October 21, 2022
Beberapa netizen sempat mengomentari frasa trending Bantuan Nyata Polr
“Itu program tulus gak,apa karena kemarin ditegur presiden dan byk kejadian yg bikin citra polri anjlok shg perlu membuat program Bantuan Nyata Polri seperti itu,” tulis akun @Pribadi****
“Bantuan nyata Polri hanya Tirai untuk menutupi ketidakmampuan istitusi menangani masalah sing ono. Yo Sambo, dodolan BB, Kanjuruhan, oknum Hallo dek, CCTV ilang, dkk. Niat berbenah tp carane kurang genah,” tulis @choice_pot****
“Numpung lagi trending Bantuan Nyata Polri, pak mohon bantuannya saat ini saya butuh dana 15 Milyar untuk modal usaha tambang batubara resmi, bukan Ilegal Mining lo ini pak. Apakah bapak2 bisa membantu pak? Kalo bisa dm ya pak, kalo g bisa berarti slogan nya palsu pak.” Demikian @Shinobi_*****
“Seperti Dlam Film India Seru….Infonya Adegan Tembak-Menembak Dengan Bandar Narkoba,Dan Ternyata Di Antara Bandar Narkoba Tersebut Ada Anggota Polisinya…. Tolong Info Kebenarannya. “Bantuan Nyata Polri” @AnkerPen*****
“Terima kasih akun BO yang sudah meramaikan tren Bantuan Nyata Polri,” tulis @ibalpr*****
Akun BO (Booking Only) adalah akun-akun yang menjajakan diri dengan mendompleng frasa Bantuan Nyata Polri.
Meski citranya kini terpuruk, polri tetap dibutuhkan masyarakat.
Jika ada peristiwa keamanan hingga kejahatan, kemana lagi larinya masyarakat untuk mengadukan, pasti ke polisi.
Citra polisi buruk juga hanya di tingkat sebagian orang dewasa, di mata anak-anak, polisi tetap mulia.
Buktinya di level anak taman kanak-kanak, seragam polisi tetap menjadi seragam membanggakan.
Meski demikian, polisi harus tetap membangun citranya agar tak dijauhi masyakat.
Berikut contoh contoh cuitan pada trending “Bantuan Nyata Polri”
@DivHumas_Polri: Pelayanan kesehatan Polri #KeseriusanMembantuRakyat menggapai hingga ke pelosok negeri. Bentuk Bantuan Nyata Polri dengan salah satunya dengan pemeriksaan kesehatan gratis secara door to door bagi warga di Kabupaten Yahukimo, Papua.
@1trenggalek: Dalam hidup ini bencana seringkali tidak dapat diduga Sebagai Bentuk Bantuan Nyata Polri dan #KeseriusanMembantuRakyat. Polri selalu siap dimanapun dan apapun keadaan itu. Kita harus dengan matang, agar tanggap darurat demi kemanusiaan mampu responsif & bersifat spontan
@HumasPoldaJatim: Menjadi seorang bhayangkara sejati #KeseriusanMembantuRakyat dan menjaga kamtibmas adalah tugas utama kami namun kami tetaplah juga seorang manusia yang memiliki rasa peduli akan sesama. Bentuk Bantuan Nyata Polri untuk masyarakat.
@poldasulsel_: Bhayangkara sigap melindungi dan melayani masyarakat #KeseriusanMembantuRakyat
@Humasresla: Tanah kita merupakan tanah yang subur, manfaatkan dengan baik untuk kehidupan dimasa mendatang. #KeseriusanMembantuRakyat
Sebelumnya Polri Di Sisi Kemanusiaan trending. Sejumlah akun kepolisian dari tingkat Polda hingga Polsek dikerahkan untuk membagikan kalimat itu.
Hasilnya cukup positif Polri Di Sisi Kemanusiaan masuk jagat trending, meski netizen yang kritis sudah menebak bahwa Polri sedang berusaha mengalihkan narasi negatif selama ini.
Narasi buruk tentang polisi sedang tak terhindarkan beberapa bulan ini.
Setelah kasus penembakan Brigarir J dengan tersangka Irjen Ferdy Sambo, kasus tragedi Kanjuruhan membuat nama polisi seperti jatuh ke titik terendah.
Narasi backing perjudian di kasus Sambo, dan gas air mata kedaluwarsa membuat nama polisi seolah tak ada baiknya.
Padahal polisi tetap dibutuhkan masyarakat. Bayangkan tanpa polisi, kepada siapa mereka mengadu jika ada masalah di lingkungan mereka.
Siapa yang akan membasmi kejahatan yang meresahkan di sekitar masyarakat seperti kasus pencurian, perampokan, pemaksaan, tawuran dsb? Pasti larinya ke polisi.
Narasi kebencian terhadap polisi ini pun seolah tengah ditancapkan ke otak masyarakat dan itu akan cukup membahayakan.
Sebab dimata para pembenci, apa pun kebaikan yang dilakukan polisi menjadi tak berarti.
Meski demikian, berdiam diri terhadap narasi itu mungkin lebih buruk lagi.
Polisi mestinya terus berbuat baik sesuai tugas mereka, tak perlu terpengaruh narasi negatif.