Profil Esti Kinasih, Namanya Trending karena Novel Jingga dan Senja Jadi Serial TV
Sebelum menjalani karir sebagai penulis, Esti dulunya merupakan mantan karyawan di sebuah bank swasta.
Esti Kinasih trending. Dia adalah seorang penulis novel yang karyanya berjudul Jingga dan Senja menjadi serial TV.
Persisnya disiarkan di SCTV sejak Minggu (31/10/2022) lalu.
“Sebuah novel terlaris karya Esti Kinasih akan diangkat menjadi sinetron yang dibintangi oleh Abidzar #JinggadanSenja #SCTVSinetron,” tulis aku @bboongjjang1
“Wew, gue baru tau ternyata Abidzar main di series #JinggadanSenja. Series yang diadaptasi dari karya novel Esti Kinasih. Bakal tayang seriesnya hari ini di #SCTVSinetron jam 14.25 WIB. Jadi gak sabar pengen nonton!.” Demikian akun @tahuninilulus_
“Familiar banget sama Abidzar main series adaptasi dari novelnya Esti Kinasih ya?? Jujur gue kebayang bangett dia jadi Ata & Ari, Ternyata Abizar ini anak alm Uje #JinggadanSenja #SCTVSinetron,” tulis @sthatha1
“Penasaran banget sama adaptasi series dari novel Esti Kinasih.. Apalagi sama karakter Abidzar, siap-siap nyalain tv deh karna #JinggadanSenja,” kata @mrezaaf__
Jingga dan Senja adalah serial web Indonesia produksi Rapi Films dan Screenplay Films yang ditayangkan perdana 29 Oktober 2021 di Vidio.
Serial web tersebut berdasarkan novel Jingga dalam Elegi karya Esti Kinasih.
Serial ini disutradarai oleh Kuntz Agus dan dibintangi oleh Abidzar Al Ghifari, Yoriko Angeline, dan Giulio Parengkuan.
Episode baru serial ini tayang setiap Jumat. Mulai 31 Oktober 2022, serial ini kembali ditayangkan setiap hari pukul 14.00 WIB di SCTV.
Jingga dan Senja, menceritakan tentang kehidupan romansa anak remaja SMA.
Tokoh utama dari novel ini adalah Tari dan Ari, dua remaja yang dipertemukan oleh takdir.
Selain bernama mirip, mereka juga sama-sama lahir sewaktu matahari ter-benam.
Namun, takdir mempertemukan mereka dalam suasana “perang.” Ari yang biang kerok sekolah baru kali ini bertemu perempuan, adik kelas pula, yang berani melawannya.
Kemarahan Ari timbul ketika tahu Tari diincar oleh Angga, siswa pentolan SMA musuh.
Angga, musuh bebuyutan sekolah Ari sekaligus musuh pribadi Ari, langsung berusaha mendekati Tari.
Tari secara tidak sengaja terjebak dalam tawuran dan Ari berusaha keras menyelamatkannya.
Demi dendam masa lalu, Angga bertekad harus bisa merebut perempuan itu.
Pada suatu momen, Angga maju sebagai pelindung Tari dengan memanfaatkan peluang yang ada.
Ari yang selama ini dikenal tidak peduli terhadap perempuan tiba-tiba saja berusaha mendapatkan Tari dengan segala cara.
Namun, predikat buruk Ari jelas membuat Tari tidak ingin berurusan dengan lelaki itu.
Semakin Ari berusaha mendekatinya, semakin mati-matian Tari menjauhkan diri.
Pemeran
Abidzar Al Ghifari sebagai Matahari Jingga (Ata) & Matahari Senja (Ari)
Yoriko Angeline sebagai Jingga Matahari (Tari)
Giulio Parengkuan sebagai Angga
Keisya Levronka sebagai Fio
Amel Carla sebagai Nyoman
Sandy Pradana sebagai Ridho
Bebeto Leutualy sebagai Oji
Ruth Marini sebagai Fitri
Abiyyu Barakbah sebagai Geo
Mikha Hernan sebagai Baron
Nadila Dilut sebagai Gita
Irgi Fahrezi sebagai Hendra
Oka Sugawa sebagai ayah Tari
Rowiena Umboh sebagai Melly
Sosok Esti Kinasih
Sejak diterbitkan dari tahun 2010, novel Jingga dan Senja mendapatkan antusias yang tinggi dari para pembaca, khususnya para penggemar karya Esti Kinasih.
Di platform ulasan buku Goodreads, novel Jingga dan Senja berhasil memperoleh skor 4,07/5,00 dari total 5.077 pembaca yang mengulas.
Menyusul kesuksesan novel Jingga dan Senja, Esti kembali memproduksi sekuel novel dalam Jingga Dalam Elegi (2011) serta Jingga dan Matahari (2017).
Trilogi novel ini membuat sutradara ternama, Kuntz Agus tertarik untuk mengangkatnya menjadi serial dengan judul yang sama.
Esti Kinasih, perempuan kelahiran Jakarta 9 September 1971 dan merupakan anak sulung dari tiga bersaudara.
Sebelum menjalani karir sebagai penulis, Esti dulunya merupakan mantan karyawan di sebuah bank swasta.
Namun, sejak secara tidak sengaja menemukan jalan sebagai seorang penulis, Esti banting setir ke dunia sastra dan menjadi penulis terkenal.
Melalui hobi pecinta alam seperti traveling dan naik gunung, Esti sering menyendiri untuk mencari ide dan inspirasi menulis.
Saat ini selain menulis, Esti juga mengelola perpustakaan pribadi di rumahnya.
Selain novel Jingga dan Senja, Esti juga menulis novel lainnya, seperti Perempuan!!! (2005), STILL.. (2006), Dia Tanpa Aku (2008), Jingga Dalam Elegi (2011), Jingga dan Matahari (2017) dan novel best-seller Fairish (2004) yang telah memasuki cetakan ke-10.
Selain mencapai rekor penjualan terbaik, novel Fairish juga diangkat sebagai mini series di yang tayang di televisi pada 2005.