Laksamana Yudo Margono Trending, Netizen Minta Gercep ke Papua Basmi KKB yang Biadab
Presiden Jokowi resmi melantik Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI
Tagar Laksamana Yudo Margono trending di media sosial Twitter pada Senin (19/12/2022), menyusul Presiden Jokowi resmi melantik Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Sontak netizen gaduh menanggapi tagar Laksamana Yudo Margono yang trending. Selain menyampaikan ucapan selamat bertugas, mereka juga menyampaikan harapan kepada panglima untuk menjaga NKRI.
Selamat kepada Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI pic.twitter.com/m0DHWBeo76
— AMI💕 A Muhaimin Iskandar (@cakimiNOW) December 13, 2022
Seperti pemilik akun Twitter @Rizal_2291 menulis, “Selamat bapak yudo semoga lancar amanah dan ngayomi untuk umat aamiin”
Lalu akun Twitter @hur442 menulis, “Benteng teritorial NKRI, pertahankan jangan sampai terjual ke asing”
@dian_astianto menulis, “Selamat Bekerja Untuk Laksamana Yudo sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika”
@varybella881 menulis, “Semoga kinerja nya melebihi Jend Andika, agar TNI semakin Hebat. Bravo Jend Yudo 👍”
@dpcpkblobar menulis, “Selamat dan Sukses! Semoga TNI semakin kuat”
@DjampiSidkon menulis, “Selamat bertugas Laksanama Yudo Margono. Salam NKRI harga Mati🇮🇩💚🇮🇩”
@Prawiiraa menulis, “Selamat pak, gercep ke papua buktikan langsung 🤜”
@Agoespram_1908 menulis, “Smoga bisa basmi kkb yg biadab”
@FeliksRiwu menulis, “TNI kuat Indonesia Jaya”
@TiroArni menulis, “Bersatu untuk Indonesia”
@SuparmanAng menulis, “Selamat menjadi panglima TNI P Yudo Margono..”
@2020PanenJagung menulis, “Slmt Jendral Yudo Margono akhirnya dari Angkatan Laut menjadi Panglima TNI”
@Anaspulauende menulis, “Selamat Bapak..TNI Handal Indonesia Tangguh💪”
@Metro_TV menulis, “Pesan presiden @jokowi untuk Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yaitu menjaga kedaulatan RI, menjaga persatuan & kesatuan, mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, menjaga netralitas TNI agar tidak ketarik dalam politik praktis.”
Jokowi Lantik Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/12/2022).
Pelantikan Yudo Margono dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 91 TNI tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia, yang ditetapkan di Jakarta pada 19 Desember 2022.
“Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Yudo mengucap sumpah jabatan seperti didiktekan oleh Presiden Jokowi.
Selanjutnya, Yudo juga berjanji akan menjalankan tugas serta menjunjung tinggi etika jabatan sebagai panglima TNI.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit,” ujar Yudo dikutip Antaranews.com.
Usai pengucapan sumpah, Presiden Jokowi kemudian melakukan prosesi penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan jabatan serta penyerahan tongkat komando panglima TNI kepada Yudo Margono.
Hadir sebagai saksi yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud M.D. dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Prosesi pelantikan juga dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR Puan Maharani, dan sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara.
Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna pada Senin (13/12), DPR menyetujui Yudo Margono, yang sebelumnya merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), untuk menjadi panglima TNI, menggantikan pendahulunya Jenderal TNI Andika Perkasa.
Komisi I DPR juga telah melaksanakan uji kelayakan calon Panglima TNI pada Jumat (2/12) untuk mendengarkan visi dan misi Laksamana Yudo.
Yudo, pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, tahun 1965 tersebut, merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) ke-33 pada 1988.
Sejak lulus menjadi perwira TNI AL, karier militer Yudo terus melejit. Selama berkarier di dunia militer, ada 19 jabatan yang pernah diemban Yudo, di antaranya menjadi komandan di delapan tempat yang berbeda.
Setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut, Yudo mengawali kariernya di kapal perang. Saat itu, Yudo Margono dipercaya menjadi Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988), Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364.
Kariernya terus merangkak naik, Yudo dipercaya menjadi Komandan KRI Pandrong 801, Komandan KRI Sutanto 877, Komandan KRI Ahmad Yani 351, Komandan Lanal Tual (2004-2008), Komandan Lanal Sorong (2008-2010).
Kemudian pada 2010, dirinya menjabat Komandan Satkat Koarmatim. Ia kemudian ditunjuk menjadi Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) pada (2017-2018).
Yudo selanjutnya dipercaya untuk mengemban jabatan Panglima Komando Armada I yang menduduki wilayah laut Indonesia bagian barat (2018-2019). Yudo kembali ditunjuk sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, yang merupakan komando utama operasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (2019-2020).
Saat menjabat sebagai Pangkogabwilhan I dengan pangkat bintang tiga atau laksamana madya, Yudo mampu meredam ketegangan di wilayah Natuna, Kepulauan Riau, karena adanya pelanggaran oleh kapal nelayan China pada 2020.
Bahkan, Yudo juga terlibat aktif dalam penanganan COVID-19 yang melanda Indonesia pada Maret 2020. Terutama dalam hal pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari China ke Tanah Air dan pembangunan rumah sakit darurat untuk pasien COVID-19 di Pulau Galang dan Wisma Atlet.
Dengan prestasinya itu, Yudo kemudian dipercaya untuk mengemban sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) untuk menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Adji yang memasuki masa pensiun pada 2020.