Lirik dan Terjemahan Lagu Can I Be Him Dibawakan James Arthur
Can I Be Him merupakan lagu karya penyanyi asal Inggris Raya James Arthur yang dirilis di tahun 2016
Can I Be Him merupakan lagu karya penyanyi asal Inggris Raya, James Arthur.
Lagu ini merupakan lagu single ketiga dari album keduanya Back from the Edge yang dirilis di tahun 2016.
Single ini menceritakan tentang si penyanyi yang jatuh cinta dengan seseorang, namun dia mempunyai rasa yang sama.
Oleh karena itu sekarang si penyanyi ingin menjadi pacar dari orang yang dicintainya itu.
James Arthur (sumber: Spotify)
Berikut ini adalah terjemahan dari lagu Can I be Him:
You walked into the room and now my heart has been stolen
Kau masuk ke ruangan dan mencuri hatiku
You took me back in time to when I was unbroken
Kau membuatku mengingat saat aku masih utuh
Now you’re all I want
Sekarang kaulah yang kumau
And I knew it from the very first moment
Aku tahu sejak saat pertama itu
‘Cause a light came on when I heard that song and I want you to sing it again
Karena sebuah lampu menyala ketika aku mendengar lagu itu dan kumau kau menyanyikannya lagi
I swear that every word you sing, you wrote them for me
Aku yakin setiap kata yang kaunyanyikan, kau tulis mereka untukku
Like it was a private show, I know you never saw me
Seperti pertunjukkan pribadi, aku tahu kau tak pernah melihatku
When the lights come on and I’m on my own
Ketika lampu menyala dan aku sendiri
Will you be there to sing it again?
Akankah kau ada di sana untuk menyanyikannya lagi?
Could I be the one you talk about in all your stories
Bisakah aku menjadi seorang yang kau ceritakan dalam semua ceritamu?
Can I be him?
Bisakah aku menjadi dia?
I heard there was someone but I know he don’t deserve you
Aku dengar ada seseorang tapi aku tahu dia tidak pantas memilikimu
If you were mine I’d never let anyone hurt you, no, no
Jika kau milikku aku tak akan membiarkan siapapun menyakitimu, tidak, tidak
I wanna dry those tears, kiss those lips
Aku ingin mengelap airmatamu, mencium bibirmu
It’s all that I’ve been thinking about
Itulah yang kupikirkan selama ini
‘Cause a light came on when I heard that song and I want you to sing it again
Karena sebuah lampu menyala ketika aku mendengar lagu itu dan kumau kau menyanyikannya lagi
I swear that every word you sing, you wrote them for me
Aku yakin setiap kata yang kaunyanyikan, kau tulis mereka untukku
Like it was a private show, I know you never saw me
Seperti pertunjukkan pribadi, aku tahu kau tak pernah melihatku
When the lights come on and I’m on my own
Ketika lampu menyala dan aku sendiri
Will you be there to sing it again?
Akankah kau ada di sana untuk menyanyikannya lagi?
Could I be the one you talk about in all your stories
Bisakah aku menjadi seorang yang kau ceritakan dalam semua ceritamu?
Can I be the one
Bisakah aku menjadi yang satu-satunya
Can I be the one
Bisakah aku menjadi yang satu-satunya
Can I be the one
Bisakah aku menjadi yang satu-satunya
Oh, can I, can I be him?
Oh, bisakan aku, bisakah aku menjadi dia?
Won’t you sing it again?
Apakah kau akan menyanyikannya lagi?
Oh, when you sing it again
Oh, kapan kau akan menyanyikannya lagi
Can I be him?
Bisakah aku menjadi dia?
Oh, sing it again, yeah
Oh, nyanyikan itu lagi, ya
Oh, when you sing it again
Oh, kapan kau akan menyanyikannya lagi?
Can I be him?
Bisakah aku mejadi dia?
I swear that every word you sing, you wrote ‘em for me
Aku yakin setiap kata yang kaunyanyikan, kau tulis mereka untukku
Like it was a private show, I know you never saw me
Seperti pertunjukkan pribadi, aku tahu kau tak pernah melihatku
When the lights come on and I’m on my own
Ketika lampu menyala dan aku sendiri
Will you be there to sing it again?
Akankah kau ada di sana untuk menyanyikannya lagi?
Could I be the one you talk about in all your stories
Bisakah aku menjadi seorang yang kau ceritakan dalam semua ceritamu?
Can I be him?
Bisakah aku mejadi dia?
Can I be him?
Bisakah aku mejadi dia?
Can I be him?
Bisakah aku mejadi dia?
Can I be him?
Bisakah aku mejadi dia?