Business is booming.

Ini Penyebab Gempa Bantul atau Yogyakarta dan Sejarah Gempa di Kawasan itu

Gempa yang terjadi pada Jumat (30/6/2023) itu, menurut Daryono diikuti sekitar 41 kali gempa susulan.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, BMKG, Daryono menjelaskan bahwa gempa magnitudo 6,4 yang terjadi di sekitar Bantul, Yogyakarta, menyebabkan banyak kerusakan bangunan di kawasan itu.

Gempa yang terjadi pada Jumat (30/6/2023) itu, menurut Daryono diikuti sekitar 41 kali gempa susulan.

Meski belum ada pendalaman data, bukti bahwa local site effect atau efek tapak karena kondisi tanah lunak di Bantul jadi penyebabnya.

Sudah tampak pada peta shakemap  ini.

Menurut Daryono, hiposenter gempa Yogyakarta semalam di bawah bidang kontak lempeng yang pecah adalah bagian slab lempemg Indo-australia.

Sehingga memiliki konten groundmotion yg kuat.

Gempa ini sangat mirip gempa selatan Jawa Timur 10 Apr 2021 yg menimbulkan kerusakan di 16 kab/kota di Jawa Timur.

Melalui akn twitternya, @DaryonoBMKG ia menyebut kota-kota yang merasakan getaran gempa  6,4.

Gempa Yogyakarta ini dirasakan di Bantul, Tulungagung, Nganjuk, Kebumen, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek IV MMI.

Lalu Karangkates, Klaten, Kediri, Kulonprogo, Wonogiri III-IV MMI,

Juga Banjarnegara, Purbalingga, Purwokerto, Mojokerto, Pacitan, Gresik, Malang, Salatiga, Jepara III MMI

Baca Juga:  Kematian karena Covid-19 Kembali di Atas 1000 Orang

Daryono juga membagikan sejarah Gempa di Bantul

SEJARAH GEMPA MERUSAK DI BANTUL YOGYAKARTA

Gempa yang pertama kali tercatat dalam sejarah adalah Gempa Yogyakarta (1840).

Menurut Newcomb dan McCann (1987) gempai in terjadi pada 4 januari 1840. Daerah yang mengalami kerusakan meliputi Kebumen, Purworejo, Bantul, Salatiga, Demak, Semarang, Kendal, dan Banjamegara

Gempa Bantul Yogyakarta 10 Juni 1867 menyebabkan ribuan rumah rusak dan lebih dari 500 orang meninggal (Newcomb dan McCann, 1957),

Gempa terasa hingga Klaten, Salatiga, dan Sragen

Gempa Yogyakarta 23 Jul 1943. Kota-kota yang mengalami kerusakan adalah Cilacap, Tegal, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Bantul, dan Pacitan Korban meninggal lebih dari 213 orang, korban luka mencapai 2.096 orang, dan 15.275 rumah rusak (Bemmelen,1949)

Terakhir adalah Gempa Bantul Yogyakarta 27 Mei 2006. Meskipun kkuatan gempal relatif kecil (M, 6,4), tetapi mengakibatkan lebih dani 6.000 orang meninggal (Walter et al., 2008).

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...