Business is booming.

Bandara Kertajati Trending, Netizen Sorot Akses Jalan dan Transportasi

cukup banyak masyarakat yang belum tahu kesiapan Bandara Kertajati

Tagar Bandara Kertajati di media sosial X (Twitter) pada Selasa (31/10/2023), menyusul bandara internasional di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ini beroperasi penuh mulai Minggu (29/10/2023) berselang.

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kini resmi menjadi tempat seluruh operasional penerbangan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Nantinya di Bandara Kertajati terdapat tujuh rute dari dan menuju Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Denpasar, Makassar, Medan, dan Palembang, dengan maskapai penerbangan seperti AirAsia, Super Air Jet, hingga Citilink.

Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat, guna menghidupkan kembali aktivitas penerbangan komersial di Bandara Kertajati.

Sejak diresmikan pada 2018 oleh Presiden Joko Widodo, sebenarnya Bandara Kertajati telah dilengkapi sarana untuk menunjang aktivitas penerbangan komersial dengan rute domestik maupun internasional.

Fasilitas itu misalnya landasan pacu sepanjang 3.000 meter. Bandara itu pun punya luas terminal yang diestimasikan dapat menampung 5,6 juta penumpang per tahun.

Selain itu, secara keseluruhan Bandara Kertajati memiliki total luas lahan mencapai 1.800 hektare. Sehingga tidak mengherankan jika bandara itu dirancang sebagai lapangan udara terbesar ke-2 di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta.

Namun cukup banyak masyarakat yang belum tahu kesiapan Bandara Kertajati, ini tersirat dari sorotan netizen menanggapi tagar Bandara Kertajati yang trending.

“Akses jalan dn transportasi di Bandara Kertajati bagaimana? Udah lancar aspal dan beton? Udah ada transportasi bus atau KRL atau LRT atau kereta bandara lain yg udah ready? Hotel di sekitar bandara dan taxi bagaimana? Udah aman dan ready dg first class?” tulis pemilik akun Twitter @zareena_azzahra, menanggapi tagar Bandara Kertajati yang trending tersebut.

Baca Juga:  Daftar Lengkap Mutasi dan Promosi 38 Pati TNI, Brigjen Djon Afriandi Danjen Kopassus

Lalu pemilik akun Twitter @_antithesis_ menulis, “ttp pilih husein, kertajati mah ga kira2 jauhnya dari kota. bandara adi soemarmo masih deket dari kota solo, cgk masih deket dari jkt, kulon progo dari jogja masih deket, kualanamu masih deket dari medan, lah ini kertajati cleng ujug2 100km dari kota”

@txtdaribandung menulis, “Lebih suka terbang dari Bandara Husein Sastranegara atau Bandara Kertajati?”

@msaid_didu menulis, “Rakyat Jawa Barat sepertinya sdg dihukum oleh rezim ini. 1) demi kereta api cepat China – kereta parahyangan mau ditutup 2) demi Bandara Kertajati – Bandara Bandung ditutup.”

@yoka6999 menulis, “Mau gamau, suka gasuka, perpindahan bandara itu kayanya emg harus dilakuin, ngeliat geografis husein yg dikelilingi gunung ga banyak pilot/pesawat yg bisa mendarat di husen, kalo di kjt kan pesawat badan lebar bisa landing”

@kanyalucrecia menulis, “ini bener bgt landing di husein ngeri bgt peswat sering goyang wkk apalagi sering naik lagi trs muter muter dllu diatas”

@IkraRamadhan menulis, “Yg bilang husein “landasan sempit kecil”, emang maneh na yg bawa pesawat 🤣. Faktanya Selama ini aman aman aja lalu lintas penerbangan di bandung. Tujuan orang naik pesawat pengen cepet nyampe, bukan malah makin dijauhkan dg tujuan. Lebih setuju husein jalan, kertajati juga jalan”

@kerberooz menulis, “Soal akses tentu Husein
Tapi kl keamanan, mending Kertajati
Bandara ditengah kota itu serem bgt
Pemukiman padat penduduk disekitarnya
Tragedi dl di bandara polonia yg letaknya di dekat pemukiman penduduk jd contoh nya
Belum lg polusi suara, kapasitas bndara dll”

@kerja5hari menulis, “Dulu pas pertama kali sampe ke Bandara Hussein kaget bgt, tinggal nyebrang ada kafe ada rumah, sampe bingung “bandaranya bener yang ini nih?”

@mochslman menulis, “ini dipindah alasannya apa? husein di renov atau mau dinon?”

@raniskan menulis, “bukannya dulu pernah dicoba tapi ga berhasil ya? meskipun ada shuttle dll, tapi jarak tempuh majalengka ke bandung hampir 100km.”

Penumpang antusias terbang di BIJB Kertajati setelah beroperasi penuh

Sejumlah penumpang dari berbagai daerah sangat antusias melakukan perjalanan setelah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar) beroperasi penuh mulai Minggu (29/10/2023) berselang.

“Di sini lebih mudah dan dekat, karena kalau ke Bandara Husein Sastranegara itu lumayan jaraknya,” kata salah satu penumpang asal Kabupaten Subang Jafar (31) saat ditemui di BIJB Kertajati, Majalengka.

Baca Juga:  Jadwal Konser Gaung Merah Iwan Fals di 10 Kota, Tak Dipungut Biaya alias Gratis

Jafar menyebut jarak dari Subang ke BIJB Kertajati cukup ditempuh dengan perjalanan selama satu jam menggunakan kendaraan roda empat. Artinya aksesnya jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan harus pergi ke Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

Pada penerbangan kali ini, Jafar pergi berlibur bersama keluarganya menuju Denpasar, Bali. Ia mengaku harga tiket pesawat yang disediakan maskapai relatif terjangkau. Apalagi dirinya dapat menghemat ongkos karena waktu tempuh ke BIJB semakin singkat.

“Untuk harga tiket menurut saya murah. Saya pesan daring Rp600 ribu. Jarak juga dekat, bisa menghemat bensin,” ujarnya pula.

Menurut dia, fasilitas yang tersedia di BIJB Kertajati sudah memadai untuk aktivitas penerbangan. Namun, ia juga berharap ke depannya fasilitas itu dapat ditingkatkan kembali.

Hal senada diungkapkan Fathkhurrokhman (43), seorang penumpang asal Cirebon yang membawa rombongan umrah sebanyak 30 orang dan dijadwalkan berangkat ke Jeddah, Arab Saudi. Namun mereka akan transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur, Malaysia.

Meski transit di Malaysia, ia mengaku bahwa ongkos untuk penerbangan umrah dari BIJB Kertajati sedikit lebih murah, karena para jamaah hanya mengeluarkan biaya Rp5,5 juta per orang.

“Kalau kami berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, kira-kira Rp6,5 juta-Rp8 juta. Jadi lebih murah,” ujarnya lagi.

Ketika di Malaysia, kata dia, para jamaah nantinya akan melakukan city tour sebelum akhirnya berangkat menuju Arab Saudi.

Fathkhurrokhman merasa bersyukur karena saat ini penerbangan umrah dari Cirebon bisa dipusatkan di BIJB Kertajati. “Jaraknya singkat, hanya 45 menit dari Cirebon,” ujarnya pula.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin menyampaikan transportasi antarmoda kini telah tersedia dan dapat digunakan para penumpang untuk berangkat ke BIJB Kertajati.

Baca Juga:  Klaten Trending, Karena Ulang Tahun ke-219 Hingga Akan Hadirnya Mie Gacoan

Tidak hanya Bus DAMRI, Bey mengemukakan bahwa terdapat 12 organisasi angkutan darat (organda) yang siap mendukung konektivitas di BIJB Kertajati.

“Upaya sudah diusahakan, kendaraan transportasi feeder dan shuttle sudah. Organda 12 di luar DAMRI dan jarak 1,5 jam (dari Bandung),” kata Bey.

(Sumber: Antaranews.com)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...