Marsma TNI Totok Ginanto, Alumni AAU 1997, Dan Kosek 1 Koopsud 1
Totok Ginanto menggantikan teman seangkatannya, Marsma TNI Jajang Setiawan yang ditarik menjadi Staf Khusus Kasau (dalam rangka Dik PPRA XLVI Lemhanas).
Ini adalah profil Marsma TNI Totok Ginanto, Ia memperoleh promosi bintang satu dari Paban 1/Ren Sops Kaskoopsudnas menjadi Dan Kosek 1 Koopsud 1.
Ia menggantikan teman seangkatannya, Marsma TNI Jajang Setiawan yang ditarik menjadi Staf Khusus Kasau (dalam rangka Dik PPRA XLVI Lemhanas).
Baik Totok Ginanto maupun Jajang Setiawan adalah alumni AAU 1997. Mereka menyandang pangkat bintang satu di bawah usia 50 tahun.
Promosi Totok Ginanto bersamaan dengan mutasi dan promosi 114 pati TNI per 19 Januari 2024.
Totok menjadi perwira angkatan paling muda meraih bintang satu.
Kolonel Pnb Totok Ginanto, S.T., M.A.P pernah memimpin Lanud Anang Busra lalu digantikan Kolonel Pnb Bambang Sudewo, Kamis (22/12/2022).
Totok Ginanto sendiri mengisi jabatan Bambang Sadewo sebagai Asren Koopsud I.
Toto Ginanto kelahiran Jakarta 31 Maret 1976 ini pernah menerbangkan sejumlah pesawat tempur baik pesawat latih maupun yang digunakan untuk operasi.
Toto Ginanto lahir dan dibesarkan di Palembang, Sematera Selatan.
Ia menyelesaikan pendidikan di SMA 1 Palembang pada tahun 1994.
Toto Ginanto lalu mencoba merealisasikan keinginannya dengan mendaftar di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).
Selama kurang lebih 3,5 tahun, Toto Ginanto berhasil lulus AAU pada tahun 1997.
Ia kemudian lulus sekolah penerbangan dan mendapat penugasan membawa pesawat tempur A-4 Skyhawk di Makassar.
Profil Marsma Totok GinantoÂ
Alumni AAU 1997
Penerbang pesawat tempur A-4 Skyhawk di Makassar 1997-1999
Ia kemudian memegang pesawa A-4 Skyhawk dengan Sukhoi dan dipindahtugaskan ke Aceh mengawaki pesawat Oviten untuk melaksanakan misi operasi.
Ia kemudian ditugaskan sebagai instruktur di AAU Yogyakarta pada tahun 2006,
Tugas belajar Sesko AU di Singapura.
Komandan Skadron Udara 21 yang mengawaki pesawat Super Tucano selama 2013 hingga 2015.
Lelaki berusia 45 tahun ini merupakan seorang spesialis pengendali pesawat tempur dalam menjaga NKRI.
Toto dipindahtugaskan ke Jakarta di Kohanudnas dengan tugas mengawasi seluruh penerbangan di wilayah Indonesia.
Selesai penugasan di Kohanudnas, Toto bertugas di Mabes AU sebagai Kasubdis untuk kelaikan.
Ditugaskan menggantikan Kolonel Pnb Somad sebagai Komandan Lanud Anang Busra.