Business is booming.

Profil Rosan Perkasa Roeslani dan Pernyataan Connie yang Siap Hadapi Perang

Rosan Perkasa Roeslani trending. Ia trending sehari setelah #HoaxConnie trending duluan.

Rosan Perkasa Roeslani trending. Ia trending sehari setelah #HoaxConnie trending duluan.

Ya kedua tokoh tersebut trending menyusul pernyataan Connie Rahakundini yang menyebut masa pemerintahan Prabowo Subianto hanya dua tahun jika menang.

Pengamat milliter itu menyebut Gibran akan menjadi presiden RI setelah menyinkirkan Prabowo.

Alasannya karena Jokowi yang ayahnya Gibran berani mengkhanati Megawati  apalagi dengan Prabowo.

Ia menyebut info tersebut dari Rosan.

Rosan kemudian membantah pernyataan Connie dan menyebut justru Connie lah yang mengawali pertemuan dengannya.

Connie ingin bergabung dengan tim Paslon dua dan menemuinya.

Sebelum bergabung Connie akan berlibur dulu ke Eropa.

Selain ingin bergabung, Rosan menyebut bahwa Connie ingin jadi wamenlu atau Wamenham jika Prabowo menang.

Rosan tak bisa menyanggupi karena itu buka wewenangnya.

Pengungkapan Rosan disambut Connie lagi bahwa dialah yang ditawari jabatan itu plus

Selain ditawari Jabatan, Connie mengaku ditawari jeep Bentley yang ditolaknya mentah-mentah.

Terbaru Connie mambagikan kertas diduga dokumen dengan caption “Anda Ingin Perang? Saya Hadapi…”

Profil Rosan Perkasa Roeslani

Rosan Perkasa Roeslani, M.B.A., M.A. (lahir 31 Desember 1968). Ia adalah salah seorang pengusaha asal Indonesia yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara.

Sekaligus juga menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dan Wakil Komisaris Utama PT Pertamina.

Ia termasuk salah satu dari trio Indonesia yang pernah mengakuisisi klub sepak bola ternama Inter Milan.

Pria kelahiran Jakarta ini juga pernah menjabat Ketua Umum Kadin.

Bersama sahabatnya Sandiaga Uno, Rosan mulai merintis usaha sebagai penasihat keuangan (financial advisors).

Perusahaan yang dirintis sejak 1996 itu akhirnya resmi berdiri pada 1997 dengan nama PT Republik Indonesia Funding, yang lebih dikenal sebagai Finance Indonesia.

Segmen wirausaha yang sempat dicibir sejumlah orang itu akhirnya membuahkan hasil manis.

Krisis ekonomi yang menerpa Indonesia sejak akhir ’97 menuntut perusahaan-perusahaan nasional untuk mencari orang-orang yang mampu menyehatkan kembali perusahaan dan bisnis yang dikelola.

Krisis pun berubah menjadi berkah bagi Rosan cs. Berawal dari kantor kecil seluas 70-an meter persegi di Gedung Tifa, Setiabudi, Jakarta, Finance Indonesia mulai mencuri perhatian para pemilik modal besar.

Meski demikian, berkah tidak datang begitu saja tanpa kerja keras. Perlu waktu lima tahun, kata Rosan, untuk benar-benar menyiapkan fundasi yang tepat bagi perusahaannya.

Pada tahun 2002, Indonesia Finance berganti nama menjadi Recapital.[3] Dari sebuah perusahaan penasihat keuangan kecil, Recapital menjadi perusahaan besar, terkemuka, dan kompeten dalam hal kerja sama strategis, manajemen aset keuangan dan investor.

“Suatu saat kami ngobrol, kita bisa mendatangkan investor untuk membantu perusahaan-perusahaan yang tidak sehat. Mengapa kita tidak mendatangkan investor untuk perusahaan kita juga?” ungkap Rosan.

Ide inilah yang mencetuskan gagasan untuk memperluas lini bisnis. Dengan finansial dan perbankan sebagai leading sector, bisnis Recapital semakin menggurita dengan memasuki sektor-sektor lain di bidang industri di mana sektor pertambangan, infrastruktur, properti, hingga media dan komunikasi termasuk yang dirambah.

Di sektor finansial, Recapital hadir melalui Recapital Securities, Recapital Asset Management, Global Sarana Lintas Artha, Recapital Life Insurance (Relife), Recapital General Insurance (Reguard), dan Bank Pundi.

Selain itu, Recapital pun merupakan salah satu pemilik Bank Kesejahteraan Ekonomi dan Capital Inc Investment.

Di bidang infrastruktur, perusahaan Rosan menjadi salah satu yang terdepan di Indonesia melalui Acuatico Group dalam penyediaan dan distribusi air bersih.[4] Melalui lengan bisnis Aetra Air Indonesia, Acuatico hadir di Jakarta dan Tangerang.

Acuatico juga menjadi penyuplai air bersih untuk Ho Chi Minh City. Acuatico juga menyediakan infrastruktur air terpadu khusus untuk memasok air minum di kompleks Rasuna Epicentrum dengan nama Rasuna Eco Park.

Di bidang properti, Rosan melalui Recapital memiliki Grand Kemang Hotel di kawasan elit Jakarta, Losari Spa Retreat & Coffee Plantation Hotel (kini MesaStila Resort and Spa) di Magelang, Jawa Tengah, serta dua resort di Bali, yaitu The Edge Villa di Uluwatu dan The Hill Resort di Ubud. Properti teranyarnya adalah Pulau Karang Beras di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Di bidang Media dan Telekomunikasi, Recapital hadir melalui Alberta Media. Selain itu, Recapital merupakan pemegang saham PT Mahaka Media.

Mahaka adalah perusahaan yang berkecimpung dalam penerbitan surat kabar, penerbitan majalah, outdoor media/papan reklame, animasi, jaringan radio, portal, dan bisnis teknologi informasi.

Pada sektor Kesehatan Rosan juga memiliki Rumah Sakit Gandaria di daerah Jakarta Selatan. Pada sektor pertambangan, nama Recapital muncul sebagai salah satu pemegang saham Bumi Plc.

Salah satu anak perusahaannya adalah Bumi Mineral Sumber Daya (BRM), sebuah perusahaan pertambangan yang memproduksi logam mulia dan logam dasar.

Demikianlah, dari lima orang staf, dari ruang seluas 70 meter persegi, Rosan telah sukses mengembangkan perusahaannya hingga memiliki lebih dari 24.000 staf dengan kantor yang tersebar luas hingga ke mancanegara.

Rosan juga aktif dalam bidang organisasi.

Sejak awal menyemplungkan diri di dunia bisnis, Rosan telah bergabung dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Seiring bertambah usia dan pengaruh, Rosan dipilih menjadi pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) periode 2010-2015.

Sesuai bidang keahliannya, Rosan dipercayakan sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Finansial.

Salah satu karya nyata dan aspiratif Rosan dalam mengemban jabatan ini adalah berdirinya PT Palapa Nusantara Berdikari.

Perusahaan ini bertujuan membantu pembiayaan UKM-UKM potensial di seluruh Nusantara melalui pemodalan.

Baca Juga:  Profil Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak, Kini Diburu KPK
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...