Business is booming.

Demokrat Trending, Netizen Sebut AHY Pilih Kepentingan Perut daripada Rakyat

Minggu depan AHY baru ngeh kalo ditempat yang baru Demokrat kehilangan 10 kursi...

Tagar Demokrat trending di media sosial X (Twitter) pada Senin (25/3/2024), menyusul netizen soroti sikap AHY yang bergabung ke paslon 02 hingga dapat jabatan Menteri Agraria dan Badan Pertanahan Nasional namun partainya kehilangan 10 kursi di DPR.

“Yg penting menteri dulu,” tulis pemilik akun Twitter @Noeroelhoed4, menanggapi tagar Demokrat yang trending hingga tercatat 12.700 ciutan yang disampaikan netizen.

Lalu pemilik akun Twitter @adamsdenaya menulis, “Ini adalah statement yg memperlihatkan watak asli partai demokrat. Statementnya mengindikasikan jika tdk bergabung ke koalisi pro pemerintahan maka mereka tdk dapat jabatan, padahal dulu koar2 ingin perubahan. Ternyata murni bukan untuk kepentingan rakyat, tp kepentingan perutnya.”

@kece_juragan menulis, “Kehilangan 10 kursi adalah bencana sebuah partai. Tapi AHY merasa ga hancur lebur Krn targetnya adalah kursi pemerintahan,artinya AHY menempatkan kepentingan diri sendiri diatas kepentingan partai.”

@ChoiMasMh menulis, “Efek magang berdampak pada elektabilitas
@PDemokrat, hilang 10 kursi DPR RI itu tidak sebanding dg jabatan menteri yg cuma 6 bulan.”

@Donie707 menulis, “Seandainya anda di 01. Hancur 01. Wong kerja cuman tepuk2, gongong2 kasih tulang diem. Semua sdh jalan takdir. 01 malah dapet kegerek semua. PKS dan PKB melejit.”

@AbiebSyah087021 menulis, “Tempat lama itu oposisi, tempat baru itu cari posisi. 10 kursi yg hilang tdk dianggap sbg kehancuran. Justru klu koalisi Indonesia maju dibawah kendali Prabowo Gerindra mau mengevaluasi—maka Demokrat tdk memberi pengaruh elektoral bagi koalisi Prabowo Gibran. Itu fakta.”

@trieslove88 menulis, “Yg pasti suara demokrat hilang 1. Sebagai tetangga kampung halaman pak SBY sy kmrn tdk lagi coblos demokrat😬”

@Olielleo menulis, “Kalau utk skedar Menteri, gk hrs jadi Ketum Partai, Krn Bahlil, Risma dn bnyk lg Menteri lainnya bkn Ketum Partai.. Berkurangnya Kursi justru jd Kegagalan bagi Ketum Partai, dn brrti bnyk Rakyat yg sdh tdk Simpatik..”

@RennyNur10 menulis, “Brarti dy mikirin perutnya sendiri,, bukan mikirin partai.padahal koalisi 01 tuh naek semua elektabilitasnya.”

@juhaiman15 menulis, “ora opo opo 😂, kurang 10 kursi tumbal jadi mentri 6 bulan, mungkin nambah 5 tahun lagi …urusan komitmen urusan belakang.”

@Ubay96 menulis, “Minggu depan AHY baru ngeh kalo ditempat yang baru Demokrat kehilangan 10 kursi… 😄”

@FarilStudents menulis, “demokrat dapet jatah menteri lebih banyak….ya you know nanti akhirnya gimana, ekonomi partainya surplus….”

@lebihbaik_org menulis, “Kadernya nangis… dapat capek doank.”

@Tretanesia menulis, “Ya jelas wong ditolong pengusaha…bersyukur Demokrat tidak masuk dalam golongan yg baik…. Gak kuat lapar…..”

@etta_ita menulis, “Keknya hbs ini kadernya byk yg lompat partai.. maluu bet.”

AHY: Bergabung dengan Prabowo upaya kembali ke pemerintahan nasional

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa pilihan partainya untuk mengusung Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024 adalah upaya untuk kembali ke pemerintahan nasional dan berkontribusi memperjuangkan harapan masyarakat.

“Artinya kita mungkin merasa kecewa dengan perolehan kursi kita dalam pileg, tapi kita menang dalam upaya kembali ke pemerintahan nasional dan kembali berkontribusi ikut memperjuangkan harapan masyarakat. We may lost the battle but we win the war,” kata AHY dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Partai Demokrat di bilangan Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2024).

Baca Juga:  Komisi III DPR Trending, Netizen: RDP Kelabui Rakyat

Menurut AHY, pilihan mengusung Prabowo-Gibran sebagai jalan Tuhan membantu Partai Demokrat meraih kemenangan.

“Alhamdulillah Tuhan dengan caranya menuntun kita bersama Pak Prabowo dan kita dalam kemenangan,” kata AHY.

Putra sulung Presiden keenam RI itu juga menyinggung ketika partainya berbeda pilihan dengan calon presiden terpilih saat ini akan bernasib berbeda dan ditinggalkan.

“Ini semua adalah jalan terbaik yang Allah berikan kepada kita semua, banyak sekali hikmahnya,” katanya.

“Sekali lagi kita bayangkan. Coba kita masih di tempat yang lama (mendukung NasDem), hancur lebur,” ujarnya menambahkan.

Menurut AHY, Partai Demokrat bukanlah partai yang dengan mudah menyatakan sikap.

“Kita tahu belum selesai (Pilpres) semua sudah ke sana ke mari. Kalau kita di sana kemarin, ya akan ditinggal sendiri. Yang lain sudah ke sana ke mari, karena kita tidak mudah menyatakan begitu begitu,” ujarnya.

AHY yang kini menjabat Menteri Agraria dan Badan Pertanahan Nasional itu mengatakan walau perolehan suara caleg Partai Demokrat tidak sesuai target, namun pihaknya menang dalam Pilpres 2024.

“Kita mungkin saja kalah dalam pertempuran pileg, tapi kita menang besar dalam perang pilpres. Jadi mungkin kita diajar untuk tetap rendah hati, tidak mendapatkan segala-galanya untuk terus berjuang,” katanya.

(Sumber: antaranews.com)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...