Business is booming.

Jejak Karier Kemal Redindo, Anak SYL, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan.

SYL punya tiga anak yakni Indira Chunda Thita Syahrul Putri, Kemal Redindo Syahrul Putra, dan (mendiang) Rinra Sujiwa Syahrul Putra.

Ini adalah profil Kemal Redindo Syahrul Putra, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan.

Namanya menjadi bahan pembicaraan bukan karena jabatannya sekarang, melainkan terkait kisah ayahnya yang kini tengah di sidang di Jakarta.

Ayahnya, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terjerat kasus dugaan korupsi selama menjabat Menteri Pertanian Indonesia sejak tanggal 23 Oktober 2019 hingga 6 Oktober 2023.

Syahrul Yasin Limpo di keluarga dikenal dengan nama Daeng Kawang.

Ia memiliki tiga anak; Indira Chunda Thita Syahrul Putri, Kemal Redindo Syahrul Putra, dan (mendiang) Rinra Sujiwa Syahrul Putra.

Rinra Sujiwa Syahrul Putra meninggal dunia di Hospital Cileunyi pada Senin (31/1/2011) karena sakit lambung. Saat itu Rinra masih sekolah di IPDN.

Kembali ke Redindo Syahrul Putra, namanya mencuat karena diduga manfaatkan posisi ayahnya sebagai mentan.

Yakni memaksa pejabat Kementan membayar biaya renovasi kamar Redindo senilai Rp200 juta. 

Para pejabat Kementan juga pernah patungan sebesar Rp111 juta untuk membayar aksesori mobil anak SYL tersebut.

Jejak Karier Kemal Redindo Syahrul Putra

Kemal Redindo Syahrul Putra lahir 7 September 1981 (42 tahun). 

Ia mengalu biasa dipanggil Dindo, karena Kemal biasanya mengarah pada teman SD-nya.

Pria berusia 42 tahun ini merupakan lulusan sarjana hukum dari salah satu kampus negeri di Indonesia.

Dindo menikah dengan Riska Mulfiati pada tahun 2013. 

Riska adalah putri Lutfi Halide, yang kala itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Sulawesi Selatan (Sulsel)

Perjalanan kariernya di pemerintahan dimulai dari jabatan sebagai birokrat di berbagai Instansi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Pada 2017, Dindo tercatat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Gowa. 

Lalu diangkat sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Menwa Trending, Kematian Anggota Menwa UNS dalam Pengusutan

Dindo juga sempat menempati jabatan sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan. Pada Desember 2021.

Dindo kemudian dipindahkan bertugas sebagai sekretaris di Dinas Ketahanan Pangan.

Pada tahun 2020, ia sempat mengikuti lelang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemprov Sulsel. 

Ia mengincar posisi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Kepala Biro Barang dan Jasa Setda Sulsel.

Ia gagal mendapatkan jabatan tersebut karena tak lolos seleksi. 

Ia hanya berhasil lolos tahap administrasi untuk jabatan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Dindo kemudian menapaki puncak kariernya pada 2022. 

Ia diangkat menjadi Plt kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel pada 3 Januari 2022. 

Dia menggantikan Fitriyani yang memasuki masa pensiun.

Sebagai Plt kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, ia sempat muncul di Podcast Sulselprov.

Ia memaparkan ketersediaan bahan pangan di Sulawesi Selatan yang masih aman 2023. 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Ketahanan Pangan akan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi lonjakan harga yang tinggi dan terjaganya ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat.

Komentar
Loading...