Business is booming.

Profil AKBP Rossa Purbo Bekti, Akpol 2006, Penyidik Kasus Harun Masiku

Menurut Mega, KPK merupakan lembaga yang dibentuk masa pemerintahannya sebagai Presiden RI. Sedangkan Rossa yang berpangkat AKBP dianggap setara dengan letkol.

AKBP Rossa Purbo Bekti jadi sorotan. Namanya disebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri untuk  menghadap.

Hal itu muncul saat Megawati berpidato dihadapan kader PDIP yang mengucapkan sumpah janji jabatan sebagai penguurus DPP PDIP masa bakti 2019-2024 yang diperpanjang hingga 2025, Jumat (5/7/2024)

Megawati  lalu menyebut kasus Harun Masiku yang menyeret Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto janggal.

Ia kemudian menyebut penyidik KPK yang menangani kasus Harun Masiku  dan menyita handphone Hasto, AKBP Rossa untuk menghadap.

Menurut Mega, KPK merupakan lembaga yang dibentuk masa pemerintahannya sebagai Presiden RI.

Sedangkan Rossa yang berpangkat AKBP dianggap setara dengan letkol.

AKBP Rosa Purbo Bekti kini dilaporkan ke Dewas KPK, Bareskrim Polri hingga Komnas HAM.

Profil AKBP Rossa Purbo Bekti

AKBP Rossa Purbo Bekti merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2006.

Ia mulai bertugas di KPK tahun 2016.

Saat pertama kali bertugas di KPK, Rossa Purbo Bekti masih berpangkat Komisaris Polisi (Kompol).

Rossa mengemban jabatan Penyidik Tindak Pidana Korupsi Ahli Madya KPK.

Ia tergabung dalam unit kerja Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi di KPK.

Nama AKBP Rossa Purbo Bekti makin dikenal sejak ditunjuk menangani kasus Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait Harun Masiku.

Rossa diduga merupakan sosok yang menyita handphone milik Hasto karena ada kaitan dengan Harun Masiku.

Rossa diketahui turut aktif dalam mengusut kasus e-KTP yang menjerat pelbagai penjabat negara.

Rossa juga pernah tergabung dalam tim yang melakukan OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Ia juga disebut pernah bertugas sebagai kepala satgas KPK terkait dengan kasus korupsi Syahrul Yasin Limpo.

Selain itu, AKBP Rossa juga pernah turut mencari keberadaan Harun Masiku di PTIK pada 8 Januari 2020.

Keterlibatan Rossa dalam kasus Harun Masiku pun sempat menimbulkan polemik musabab ia pernah ingin dikembalikan ke Polri oleh Firli Bahuri yang menjabat Ketua KPK saat itu.

Namun akhirnya, AKBP Rossa berhasil kembali berdinas di KPK.

AKBP Rossa Purbo Bekti tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp1,8 miliar.

Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.

AKBP Rossa melaporkan harta kekayaannya di LHKPN pada tanggal 29 Januari 2024 untuk periodik 2023.

Baca Juga:  Shesar Vito Hadapi Lawan Paling Berat di Babak Pertama Indonesia Masters Rabu Hari Ini
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...