Profil Rita Butar Butar dan Salah Lirik Saat Menyanyikan Indonesia Raya
“Mungkin udah lama gak nyanyi jadi lupa.” kata netizen. “Wajar kalo salah2 apalagi udah lama gak ikut upacara,” kata netizen lainnya.
Rita Butar Butar jadi sorotan saat acara pembukaan Piala Presiden 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Minggu (6/7/2025)
Ia didapuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pertandingan antara Liga Indonesia All Stars dan Oxford United
Namun terjadi kesalahan pada bait kedua: mengucapkan “Indonesia Merdeka” bukan “Indonesia Bersatu”
Ia pun jadi bahan perbincangan netizen Indonesia di media sosial.
“Mungkin udah lama gak nyanyi jadi lupa.”
“Wajar kalo salah2 apalagi udah lama gak ikut upacara.”
“Siapa juga yg kasih job ke dia? Knp tdk yg muda² ada byk.”
“Kalau di event besar.. tidak boleh salah… Fisik mental dan lainnya hrs disiapkan dgn sangat baik..”
“Maklum udah tua, lupa lirik.”
“Maklum terakhir nyanyi Indonesia Raya waktu SMA pas upacara Senin pagi.”
“Kasian.”
“Saudara nya luhut ini.”
Siapa Rita Butar Butar
Ia Kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, 11 Mei 1960
Mulai dikenal pada era 1980-an dan bertemu Rinto Harahap.
Musisi yang dikenal jago menulis lagu cengeng itu kemudian menciptakan sebuah lagu berjudul Seandainya Aku Punya Sayap untuk dinyanyikan Rita Butarbutar.
Lagu yang dimuat dalam album pop Indonesia itu kemudian dikenal luas oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di kawasan Indonesia bagian timur.
Lagu itu juga sempat direkam ulang oleh grup musik Geisha.
Nama Rita Butarbutar pun kemudian semakin dikenal dan lagu tersebut menjadi salah satu Hits di industri musik Indonesia.
Bahkan lagu ini juga sering dibawa dalam kegiatan lomba olah vokal seperti di Indonesian Idol dan Golden Memories.
Setelah itu Rita juga sempat merilis lagu Aku Tak Ingin Mengemis Lagi di tahun 1981 dan Oh Angin di tahun 1985. Namun kedua lagu tersebut belum bisa mengimbangi kesuksesan lagu “Seandainya Aku Punya Sayap”.
Selain pop Indonesia, ia juga populer di genre lagu daerah Batak dan religi Kristen
Meski viral karena blunder ini, reputasi Rita tetap kuat sebagai diva sopran Batak yang punya karier lebih dari 40 tahun, dengan lagu-lagu hits seperti “Oh Angin”, “Didia Rokkap Hi”, dan lainnya
Setelah sukses membawakan lagu pop, almarhumah ibundanya yang kala itu setia mendampingi kemanapun ia pergi, ingin menerbitkan album Pop Batak untuk sang putri.
Rita kemudian dipertemukan dengan pencipta lagu batak Dakka Hutagalung.
Kebetulan saat itu Dakka sedang menggarap beberapa album Batak pesanan salah satu produser di ibukota.
Hingga terciptalah lagu pop Batak yang terkenal, “Didia Rokkap Hi” yang menandai debut Rita dalam menyanyikan lagu berbahasa Batak.
Rekaman original lagu itu dilakukan di tahun 1990.
Lagu yang cukup populer di tengah penikmat musik pop bahasa Batak itu dibawakan Rita dengan penghayatan yang baik.