Business is booming.

Profil Yunita Ababiel, Penyanyi Dangdut yang Meninggal Dunia Usai Sakit

Yunita Ababiel meninggal dunia karena penyakit Kanker Payudara yang telah lama dideritanya.

Dunia dangdut tengah berdukka. Penyanyi seniornya,  Yunita Ababiel, meninggal dunia  dalam usia 60 tahun pada Minggu (13/7/2025.

Persisnya Minggu (13/7/2025) Pukul 01.00 WIB) di kediamannya, Depok, Jawa Barat

Yunita Ababiel meninggal dunia karena penyakit Kanker Payudara yang telah lama dideritanya.

Selama sakit, ia telah menjalani berbagai pengobatan intensif, termasuk operasi dan terapi medis di sebuah rumah sakit di Depok.

Meski upaya penyembuhan telah dilakukan, takdir berkata lain dan ia harus meninggalkan keluarga serta para penggemarnya.

Nabiela (ujun Nabiela) atau biasa dikenal Yunita Ababiel (lahir 15 Januari 1964- Wafat 13 Juli 2025).  Ia adalah seorang penyanyi dangdut berkebangsaan Indonesia.

Ia dikenal lewat lagu “Trauma” di tahun 1999.

Di awal-awal kariernya, ia sempat menggunakan nama panggung Jujun N. (penyanyi pop 1979-1990), Yuyun Nabiela dan Yunita Irani.

Album pertamanya Maafkan Sayang merupakan awal mula perjalanan karier sang Penyanyi Dangdut di dunia hiburan tanah air.

Album ini dirilis pada tahun 1979 album ini masih dengan menggunakan nama Sriwahyuni.

Nama Sriwahyuni berganti nama menjadi Jujun N. ini berpindah ke jalur pop dan Jujun N. menjadi penyanyi pop era 80an.

Jujun pertama kali ditemukan oleh pencipta lagu A. Riyanto saat Jujun mengabdi kepada sahabat-sahabatnya itu, pada era 1980-an.

Baca Juga:  Masjid Raya Al Jabbar Trending, Mirip Waterboom Banyak Bocah Berenang di Kolam

Di awal kariernya, ia lebih banyak menyanyikan lagu-lagu pop dan 12 album pop ciptaan A. Riyanto, Rinto Harahap dan Pompy. pada tahun 1979 sampai 1990.

Kemudian berganti nama menjadi Yunita Ababiel digunakannya di album Pertengkaran yang dirilis tahun 1997, yang menjadi titik balik kemajuan karier menyanyinya.

Puncak kesuksesannya adalah saat ia merilis album keduanya, Trauma di tahun 1999, karena lagu “Trauma” berhasil menjadi hits besar.

Sejak menggunakan hijab Yunita lebih fokus menghasilkan album-album qasidah.

Yunita adalah anak keempat dari sembilan bersaudara,

Ia telah bertunangan dengan Alik Ababiel merupakan mantan gitaris utama, pendiri dan pemimpin grup musik hard rock/rock n’ roll/heavy metal 70an Mountain Boys (1974-1983) sekaligus penulis lagu sejak 29 Juni 1979.

Mereka menikah pada tanggal 11 Januari 1980. Pernikahan mereka dikaruniai enam orang anak.

10 Lagu Terbaik LCLD-IV Surabaya 1994 (1994, lagu “Patung Batu” dengan nama panggung Yuyun Nabiela)

Singel

“Gundah” (2018)

“Maha Cinta” (2018)

“Shalawat Allahul Kahfi” (2021)

Penghargaan

Nominasi – Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik Anugerah Musik Indonesia 2015

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...