Profil IGK Manila, Mantan Manajer Timnas Indonesia, Meninggal Dunia Usia 83 Tahun
Mayjen TNI (Purn) Alumni Akmil 1964 itu meninggal dunia di Rumah Sakit Bunda Menteng pada Selasa (18/8/2025) pukul 08.59 WIB.
I Gusti Kompyang Manila (IGK Manila), mantan Manajer Timnas Indonesia meninggal dunia dalam usia 83 tahun.
Mayjen TNI (Purn) Alumni Akmil 1964 itu meninggal dunia di Rumah Sakit Bunda Menteng pada Selasa (18/8/2025) pukul 08.59 WIB.
Meski dibesarkan di lingkungan TNI AD IGK Manila tidak bisa dipisahkan dari sejarah sepak bola Indonesia.
Salah satu momen penting adalah ketika ia membawa Timnas Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Manila.
Saat itu, Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Selain memberikan gelar juara untuk Timnas Indonesia, IGK Manila turut mengantarkan klub Persija juara Liga Indonesia pada 2001 silam.
Profil IGK Manila
IGK Manila, lahir di Singaraja, Bali pada 8 Juli 1942. Selain di militer dan dunia olahraga, IGK Manila pernah menjabat sebagai ketua STPDN, sekjen Departemen Penerangan, hingga direktur Akademi Olahraga Indonesia (Akorin)
I Gusti Kompyang Manila (8 Juli 1942 – 18 Agustus 2025) adalah seorang Purnawirawan perwira tinggi TNI dan juga ia di antara 15 perwira remaja pertama lulusan AMN dengan kecabangan Corps Polisi Militer.
IGK Manila dikenal sebagai Bapak Wushu Indonesia.
Pendidikan militer
Akademi Militer Nasional (1964)
Susarbang Paja POM (1965)
Raider (1968)
Suslapa POM (1974)
Seskoad (1977)
Tar P-4 Pusat (1988)
Suspadnas (1989)
Sus Sospol ABRI (1991)
Tar-4 Manggala Tk Pusat (1998)
Tanda pangkat
Letnan Dua (1964)
Letnan Satu 1968
Kapten (1970)
Mayor (1973)
Letnan Kolonel (1978)
Kolonel (1983)
Brigadir Jenderal (1993)
Mayor Jenderal (1996)
Riwayat jabatan
Danton Yon PP (1965)
ADC Pangkopur Pom IV Kalbar (1966)
Pama Ronyid Pom 14/HN (1967)
Kasubro OPS Pom 14/HN (1968)
Danki 35 Pom 14/HN (1969)
Paurmin Denma Dikpom (1970)
ADC Sekpri Bakin (1970)
Gunmil Pusdikpom (1974)
Karowas (1977)
Pa Hub PS PBB (1977)
Kabag Hartib Disprovad (1978)
Kapomdam IV/Sriwijaya (1985)
Dan Pusdik Pom (1985)
Wadan Puspom (1988)
Staf Ahli Pangab (1993)
Jabatan sipil
Ketua STPDN (1995)
Sekjen DEPPEN (1998)
Otorisator BIKN (2000)
Wakil Ketua Umum ORARI (2006)
Ketua BWSI PSSI (2007)