Business is booming.

Profil Ecky Lamoh, Vokalis Grup Elpamas yang Meninggal Usia 64 Tahun

LirikLagu Pak Tua seolah menggambar dirinya yang sakit-sakitan di usia tua. Simak liriknya

Vokalis Grup musik Elpamas, Ecky Lamoh, meninggal dunia di Yogyakarta pada Minggu (30/11) dini hari.

Vokalis grup musik Edane tersebut  tutup usia  karena menyakit komplikasi yang dideritanya.

Pemilik nama lengkap Alexander Theodore Kelahiran 13 Juli 1961.

Berarti meninggal dunia usia 64 tahun di RSUP Dr. Sardjito.

Ia menjadi vokalis Elpamas sejak tahun 1991 dengan lagu terkenalnya Pak Tua.

Kemudian menjadi vokalis Edane hingga tutup usia.

Lirik lagu Pak Tua seolah menggambarkan dirinya saat ini.

Lirik lagu Pak Tua ada di akhir berita ini.

Ecky Lamoh merupakan salah satu vokalis rock cukup disegani di Indonesia, dikenal dengan teknik suara yang tinggi, serak, dan penuh energi.

Ia mengawali karirnya dengan Elpamas, band asal Jawa Timur, sebelum kemudian mencapai puncak kemasyhuran bersama Edane, band yang digawangi pula oleh gitaris Eet Sjahranie.

Melalui Edane, ia ikut mengukir sejarah musik rock 1990-an dengan album-album cadas yang menjadi cetak biru bagi band-band rock generasi selanjutnya.

Lagu yang ditelurkan Edane seperti “Kau Pikir Kaulah Segalanya” pun mewarnai belantika musik Indonesia pada masanya.

Perjuangan Ecky melawan penyakit komplikasi yang dideritanya sempat menjadi perhatian publik dan rekan musisi.

Sejumlah inisiatif penggalangan dana telah dilakukan seperti dikabarkan Eet Sjahranie di Instagram pada Jumat (21/11), sebagai bentuk solidaritas atas dedikasi dan kontribusi tidak ternilai yang ia berikan bagi dunia seni.

Baca Juga:  Profil Martín Satriano, Pencetak Gol Tunggal ke Gawang Real Madrid

Lirik Lagu Pak Tua

 

Kamu yang sudah tua apa kabarmu

Katanya baru sembuh katanya sakit

Jantung ginjal dan encok sedikit sarap

Hati-hati Pak Tua istirahatlah

Diluar banyak angin

 

Kamu yang murah senyum memegang perut

Badanmu s’makin tambun memandang langit

Hari menjelang magrib Pak Tua ngantuk

Istri manis menunggu istirahatlah

Diluar banyak angin

 

Pak Tua sudahlah

Engkau sudah terlihat lelah oh ya

Pak Tua sudahlah

Kami mampu untuk bekerja oh ya

Pak Tua oh oh

 

Kamu yang murah senyum memegang perut

Badanmu s’makin tambun memandang langit

Hari menjelang magrib Pak Tua ngantuk

Istri manis menunggu istirahatlah

Diluar banyak angin

 

Pak Tua sudahlah

Engkau sudah terlihat lelah oh ya

Pak Tua sudahlah

Kami mampu untuk bekerja oh ya

 

Pak Tua sudahlah

Engkau sudah terlihat lelah oh ya

Pak Tua sudahlah

Kami mampu untuk bekerja oh ya

Pak Tua oh oh

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...