Album Kelima Isyana Sarasvati, Lagu ABADHI Bikin Heboh
Nah, album kelima Isyana Sarasvati, yang ditandai dengan singel pembuka "Babel" dan konsep Chapter ABADHI mengusung genre Symphonic Metal.
Isyana Sarasvati trending. Ia tengah mempersiapkan album kelimanya, EKLEKTIKO.
Lagi berjudul Babel menandai pembukaan ABADHI, bab terakhir EKLEKTIKO.
Namun baru saja meluncurkan teaser ABADHI langsung membikin heboh yang melihatnya.
Ada yang bilang Simbol mata satu. Ada juga yang bilang Simbol iluminati.
Simbol mata satu, sering disebut Mata Ilahi (Eye of Providence) atau Mata Tuhan, adalah lambang sebuah mata tunggal yang biasanya dikelilingi segitiga dan pancaran cahaya.
Illuminati juga Mata Ilahi yang digambarkan sebagai satu mata di dalam segitiga.
Nah perkembangannya Illuminati juga diidentikkan dengan Dajjal yang dalam kepercayaan agama Islam akan muncul di akhir zaman.
Nah, album kelima Isyana Sarasvati, yang ditandai dengan singel pembuka “Babel” dan konsep Chapter ABADHI mengusung genre Symphonic Metal.
Karya ini menonjolkan perpaduan vokal teknis, elemen orkestra, dan distorsi musik metal, menandai fase eksplorasi musikal terbarunya.
Pada album kelimanya, Isyana baru merilis dua lagu. Yakni My Mystery dan Babel.
Masih ada beberapa lagu yang segera rilis, termasuk ABADHI.
Isyana Sarasvati lahir 2 Mei 1993 (32 tahun) merupakan penyanyi-penulis lagu dan pendiri Redrose Records.
Isyana merupakan lulusan dari Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura dan Royal College of Music, Britania Raya.
Isyana yang menyusun sendiri semua lagunya juga pernah menjadi penyanyi opera di Singapura.
Ia mendapatkan penghargaan sebagai “Best Asian Artist Indonesia 2016″, Best Composer of the Year 2017” dari MAMA (Mnet Asian Music Awards).
Isyana juga dinobatkan dalam “30 Under 30 Asia 2020” oleh Forbes.
Lima Album Isyana
1 Explore! (2015): Album debut pop-populer dengan hits seperti “Tetap Dalam Jiwa” dan “Keep Being You”.
2 Paradox (2017): Album kedua yang menampilkan sisi lebih personal dan musikalitas yang lebih matang.
3 Lexicon (2019): Album ketiga yang menandai transisi signifikan menuju elemen rock progresif dan musik klasik.
4 Isyana (2023): Album keempat yang merangkul genre rock progresif/art rock sepenuhnya.
5 Eklektiko (Chapter-based – 2025/2026): Konsep album kelima yang dirilis bertahap (Chapter: Lunora, Mamiu, Cecilia, Abadhi).