Business is booming.

Mohamed Salah Bagikan Video Salam Perpisahan dengan Liverpool

Berikut Ini Spekulasi Klub Baru yang akan menjadi pelabuhan berikutnya Mohemed Salah

Egyptian King trending. Frasa yang berarti Raja Mesir tersebut adalah julukan dari Mohamed Salah.

Striker klub raksasa Inggris itu secara mengejutkan mambagikan video perpisahannya dengan Liverpool hingga akhir musim 2025-2026.

Kontrak Salah sebenarnya akan berakhir 2027. Karena itu video perpisahan yang dibagikan kepada publik tergolong mengejutkan namun bisa dipahami.

“Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, dan orang-orang di sini akan menjadi bagian dari hidup saya,”kata Salah mengawali kalimat perpisahannya.

“Liverpool bukan sekadar klub sepak bola. Ini adalah gairah. Ini adalah sejarah. Ini adalah semangat yang tidak bisa saya jelaskan dengan kata-kata kepada siapa pun yang bukan bagian dari klub ini,”lanjutnya.

“Perpisahan tidak pernah mudah. Kalian telah memberi saya waktu terbaik dalam hidup saya. Saya akan selalu menjadi salah satu dari kalian. Klub ini akan selalu menjadi rumah bagi saya dan keluarga saya. Terima kasih untuk segalanya…”

Meskipun perpisahan ini sudah dipastikan, klub tujuan berikutnya masih menjadi subjek spekulasi dan belum diumumkan secara resmi.

Diantaranya Salah akan gabung dengan Arab Saudi (Saudi Pro League). Salah satu tujuannya gabung dengan Klub Al-Ittihad dimana mereka dikabarkan telah memulai pembicaraan awal dengan agennya.

Gabung dengan Amerika Serikat (MLS) sebagai alternatif, spekulasi kemungkinan bermain bersama Lionel Messi.

Baca Juga:  Malaysia & Jepang Diuntungkan di Thomas & Uber Cup 2022 Karena Satu Negara Mundur Secara Mendadak

Beberapa klub raksasa seperti Barcelona dan PSG sebelumnya sempat dikaitkan sebagai opsi jika ia memilih bertahan di kompetisi elit Eropa.

Profil Mohamed Salah

Mohamed Salah Ghaly  lahir 15 Juni 1992 (33 tahun).

Ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia dan salah satu pemain asal Afrika terbaik sepanjang masa.

Salah dikenal dengan kemampuan penyelesaian akhirnya, dan kepiawaiannya serta kecepatannya dalam membawa bola.

Salah memulai karier seniornya di klub tempat lahirnya, El Mokawloon di Liga Utama Mesir pada 2010.

Lalu bergabung dengan Basel untuk harga dirahasiakan.

Di Swiss, ia menjadi bintang ketika ia memenangkan titel liga di musim debutnya, memenangkan SAFP Golden Player Award dalam proses.

Performa Salah kemudian menarik minat klub Liga Utama Inggris Chelsea, dan ia bergabung dengan harga £11 juta pada tahun 2014.

Namun, ia jarang dimainkan di musim pertamanya dan diizinkan pergi sebagai pinjaman ke klub Serie A Fiorentina dan Roma, dengan yang terakhir, membelinya secara permanen seharga €15 juta.

Menyusul performanya yang konsisten di Roma yang membawa mereka ke tempat kedua di Serie A, pada tahun 2017, Salah kembali ke Premier League untuk bergabung dengan Liverpool untuk rekor klub ketika itu, seharga £36.9 juta.

Ketika masa keduanya di Inggris, Salah mengadaptasi permainannya dari sayap murni menjadi penyerang komplet dan dengan cepat menjadi titik fokus tim.

Ia kemudian memecahkan rekor klub dalam musim debutnya, menerima Premier League Golden Boot setelah mencetak 32 gol dari 36 pertandingan.

Ia juga menjadi pemain pertama yang memenangkan 3 Premier League Player of the Month dalam musim yang sama.

Performanya yang luar biasa memberinya banyak penghargaan pada akhir musim 2017–18, termasuk PFA Players’ Player of the Year, Football Writers’ Player of the Year dan PFA Fans’ Player of the Year.

Salah meraih tempat ketiga untuk the 2018 Best FIFA Men’s Player.

Dalam level internasional, Salah mewakili Mesir pada level muda, memenangkan medali perunggu dalam Africa U-20 Cup of Nations, dan berpartisipasi dalam Piala Dunia U-20 FIFA 2011 dan Olimpiade Musim Panas 2012.

Ia juga memenangkan CAF Most Promising African Talent Tahun 2012.

Membuat debutnya dengan timnas senior tahun 2011, ia membantu Mesir mencapai final Piala Afrika 2017, dan ia menjadi top skorer ketika kualifikasi Piala Dunia zona CAF 2018 untuk membantu Mesir lolos ke Piala Dunia FIFA 2018.

Untuk performanya, Salah dinamai CAF African Footballer of the Year dan BBC African Footballer of the Year.

Ia juga terpilih dalam CAF Team of the Year dan Africa Cup of Nations Team of the Tournament.

Hadirnya Salah di Liverpool ternyata mampu menipis pandangan negatif masyarakat terkait Islam atau islamphobia.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Department of Political Science di Stanford University Inggris di 2021 menunjukkan, tindak kejahatan dan kebencian terhadap muslim di Liverpool menurun hingga 18,9 % sejak kedatangan Salah di klub itu.

Begitu pula dengan semakin sedikitnya unggahan anti-muslim di internet.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...