Profil Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, Resmi Jabat Dirut Peruri
Teguh menggantikan Dwina Septiani Wijaya yang memimpin perusahaan percetakan uang negara tersebut selama lebih dari 8 tahun.
Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Perum Peruri.
Ia menggantikan Dwina Septiani Wijaya yang memimpin perusahaan percetakan uang negara tersebut selama lebih dari 8 tahun.
Persisnya sejak pertama kali dilantik pada 20 November 2017.
Pergantian ini resmi dilakukan melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang tertuang dalam SK BP BUMN pada 15 Juli 2026.
Selain posisi Direktur Utama, terjadi juga pergantian pada jajaran Dewan Pengawas Peruri.
Letjen TNI (Purn.) Geerhan Lantara diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas yang baru menggantikan posisi Marlinson Hakim yang menjabat sebelumnya.
Menurut Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria pergantian Direktur Utama Perum Peruri Dwina Septiani Wijaya dilakukan berdasarkan kebutuhan perusahaan.
Pengumuman ini berdasarkan SK BP BUMN Nomor: 345 Tahun 2026 dan SK Nomor: 346 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama dan Ketua Dewan Pengawas Peruri tanggal 15 Juli 2026.
Menurutnya, Peruri memiliki karakteristik yang berbeda dengan badan usaha komersial pada umumnya karena memegang fungsi strategis yang berkaitan dengan aspek keamanan dan pengamanan dokumen negara.
Ia menegaskan pertimbangan tersebut menjadi dasar dalam menentukan sosok yang dinilai tepat untuk memimpin Peruri sesuai dengan kebutuhan dan fungsi strategis perusahaan.
Profil Teguh Arief Indratmoko
Dilansir dari Wikipwdia, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko lahir 19 Desember 1965 (61 tahun).
Ia adalah seorang Purnawirawan TNI-AD yang terakhir menjabat Komandan Jenderal Akademi TNI.
Teguh, merupakan lulusan Akademi Militer (1988A) berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat.
Setelah pensiun dan menjadi Dirut Peruri, ia aktif menjadi Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Organisasi itu didirikan sebagai upaya untuk menyatukan dan memperkuat kekuatan bangsa dalam mencapai tujuan bersama.
Riwayat Pendidikan
SMP Negeri 1 Sokaraja (1981)
SMA Bruderan Purwokerto (1984).
Akademi Militer (1988)
Sesarcabif
Dik PARA
Dik PARA Utama
Dik Free Fall
Dik Gultor
Komando
Diklapa I
Diklapa II
Seskoad
Susdanyon
Sesko TNI
Lemhannas RI (2014)
Riwayat Jabatan
Danyonif 122/Tombak Sakti (2003—2004)
Aslog Danjen Kopassus
Dan Grup 2/Kopassus (2011—2012)
Danrindam I/Bukit Barisan (2012—2013)
Danrem 022/Pantai Timur (2013)
Pamen Denma Mabesad
Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (2015—2016)
Wadanpaspampres (2016-2017)
Pa Sahli Tk III Bidang Intekmil dan Siber Panglima TNI (2017—2018)
Pangdam Iskandar Muda (2018—2020)
Asintel Kasad (2020—2021)
Danpusterad (2021—2022)
Danjen Akademi TNI (2022—2023)
Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) (2023-sekarang)
Dirut Peruri (Juli 2026-sekarang)