Profil Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti, Resmi Jabat Karodokpol Pusdokkes Polri
Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. diangkat sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri untuk menggantikan Brigjen Pol. dr. Nyoman Eddy Purnama Wirawan, D.F.M., Sp.F..
Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. resmi menjabat Kepala Biro Kedokteran Kepolisian (Karodokpol) Pusdokkes Polri.
Jabatan sebelumnya Karolabdokkes Pusdokes Polri.
Meskipun sama-sama berada di bawah payung Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Kepala Biro Kedokteran Kepolisian (Karodokpol) dan Kepala Biro Laboratorium Kedokteran Kepolisian (Karolabdokkes) memiliki perbedaan mendasar pada karakteristik tugas, fokus penanganan kasus, serta ruang lingkup operasionalnya.
Secara garis besar, Karodokpol bergerak di ranah operasional, komando lapangan, dan penanganan taktis, sedangkan Karolabdokkes berfokus pada dukungan teknis ilmiah berbasis laboratorium (scientific crime investigation).
Pengangkatan Sumy Hastry Purwanti sebagai Karodokpol berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1584/VII/KEP./2026 yang diterbitkan hari ini, Jumat, 31 Juli 2026.
Dimana sebanyak 146 pati dan oamen polri mengalami mutasi dan promosi termasukbBrigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F
Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F. diangkat sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri untuk menggantikan Brigjen Pol. dr. Nyoman Eddy Purnama Wirawan, D.F.M., Sp.F..
Posisi lama Brigjen Sumy Hastry sebagai Kepala Biro Laboratorium Kedokteran Kepolisian (Karolabdokkes) kini resmi diisi oleh Kombes Pol. Apt. Pancama Putra Hadi Wahyana.
Dalam telegram yang sama, Kapolri juga mempromosikan Brigjen Pol. Nariyana menjadi Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk. I R.S. Sukanto Kramat Jati (Rumkit Polri), menggantikan Irjen Pol. Prima Heru Yulihartono yang memasuki masa pensiun.
Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, D.F.M., Sp.F.T kelahiran Jakarta, 23 Agustus 1970
Sumy Hastry memulai karier kepolisiannya lewat jalur Sepa Polri pada tahun 1998. Ketertarikannya pada kedokteran kehakiman bermula saat diterjunkan mengidentifikasi korban tragedi Bom Bali I pada tahun 2002.
Ia berhasil mengukir tinta emas dalam sejarah kepolisian dengan menjadi Polwan pertama di Asia yang berhasil meraih gelar Doktor Forensik.
Keahliannya di bidang Disaster Victim Identification (DVI) diakui dunia internasional, khususnya setelah terlibat langsung dalam misi identifikasi korban jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina.
Riwayat Pendidikan
S1 Kedokteran Umum: Universitas Diponegoro, Semarang (Lulus 1997).
S2 / Spesialis Kedokteran Forensik (Sp.F): Universitas Diponegoro, Semarang (Lulus 2005)
S3 Doktor Ilmu Kedokteran: Universitas Airlangga, Surabaya (Lulus 2016).
Pendidikan Kepolisian
Sekolah Perwira (SEPA) Polri (Sekarang SIPSS): Angkatan V (Lulus 1998).
Sekolah Lanjutan Perwira (SELAPA) Polri: Angkatan XLII (2010).
Diklat Kepemimpinan Tingkat II (PIM II): (2015).
Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I: (2020).
Post Graduate Training-Course Forensic Medicine: Groningen, Belanda (2003).
Disaster Victim Identification (DVI) Course: Singapura (2006).
Forensic DNA Course: Malaysia (2007).
Blast Injury Investigation Course: Perth, Australia (2011).
Riwayat Jabatan
Paur Dokkes Polwiltabes Semarang.
Kepala Urusan Dokkes Polwiltabes Semarang.
Kepala Sub-Bidang Kedokteran Forensik (Kasubbidtekfor) Biddokkes Polda Jawa Tengah.
Kepala Urusan Kedokteran Forensik (Kaur Dokfor) RS Bhayangkara Tk. II Awaloedin Djamin Semarang.
Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) RS Bhayangkara Tk. II Awaloedin Djamin Semarang.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Tk. III Prof. Awaloedin Djamin Semarang (2019).
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jawa Tengah (2021).
Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tk. II Pusdokkes Polri (Juni 2024).
Kepala Biro Laboratorium Kedokteran Kepolisian (Karolabdokkes) Pusdokkes Polri (September 2024 – Juli 2026).
Kepala Biro Kedokteran Kepolisian (Karodokpol) Pusdokkes Polri (31 Juli 2026 – Sekarang).