Profil Kolonel Laut (P) Yudo Ponco, Naik Pangkat Sebagai Dirops Kopaska Koarmada RI
Yudo menjabat sebagai Dirops Kopaska Koarmada RI sejak awal tahun 2026.
Kolonel Laut (P) Yudo Ponco Ari P., Direktur Operasi (Dirops) Kopaska Koarmada RI. Resmi naik pangkat per 1 Oktober 2026.
Yudo menjabat sebagai Dirops Kopaska Koarmada RI sejak awal tahun 2026.
Jabatan strategis ini ia sandangnya untuk menggantikan Kolonel Laut (P) Sadarianto, S.T., M.Han. yang dipromosikan menjadi Dankopaska Koarmada RI.
Laksamana Pertama Sadarianto, Dankopaska Koarmada RI, alumni AAL 1995.
Kolonel Laut (P) Yudo Ponco Ari P. Alumni AAL 1999.
Kolonel Laut (P) Yudo Ponco Ari P. dikenal sebagai perwira “multitasking” karena selain memiliki rekam jejak operasi taktis yang kuat sebagai manusia katak, ia juga merupakan seorang pegiat sejarah militer aktif, seniman/inovator, dan penyelam klasifikasi sejarah maritim.
Saat berpangkat Mayor Laut, beliau dipercaya memimpin armada RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) Kopaska.
Salah satu prestasi paling fenomenal di tingkat internasional, sebagai Komandan Detasemen III Satkopaska Armatim.
Beliau memimpin langsung tim penyelam Kopaska melakukan ekspedisi bawah air di Laut Jawa (98 mil laut dari Karimunjawa).
Timnya berhasil menemukan, mendokumentasikan, dan mengidentifikasi sisa-sisa bangkai kapal selam legendaris militer Jerman (U-Boat U-168) era Perang Dunia II di kedalaman 25 meter.
Yudo terlibat aktif dalam misi-misi penyelaman taktis militer berisiko tinggi untuk meneliti situs kapal perang bersejarah di perairan nusantara, seperti USS Houston, HMAS Perth, pesawat tempur Thunderbolt, hingga penyelaman amunisi kuno di perairan Cilacap (2023)
Beliau memelopori gerakan penyelamatan aset sejarah dengan merekondisi sekoci pendarat amfibi (LCVP) milik bekas KRI Teluk Semangka 512.
Kapal berukuran 12 meter ini berhasil diperbaiki lalu diboyong ke Museum Angkut, Kota Batu, untuk dijadikan sarana edukasi interaktif bagi masyarakat luas mengenai taktik pendaratan amfibi TNI AL.
Saat menjabat Kepala Museum Pusat TNI AL, beliau membuat terobosan seni rupa militer estetik.
Beliau menginisiasi pemanfaatan ratusan pucuk senjata api nonaktif (eks-persenjataan TNI AL) untuk dirangkai ulang menjadi sebuah monumen patung kepala burung garuda raksasa bernama Garuda Barunastra yang dipajang di gedung heritage museum.
Yudo juga terpilih menjadi salah satu personel aktif TNI AL yang terjun langsung beradu peran sebagai aktor dalam film layar lebar bertajuk The Hostages Hero.
Film ini merupakan adaptasi dari kisah nyata operasi pembebasan sandera kapal MT Pematang oleh prajurit KRI Karel Satsuitubun-356 di Selat Malaka pada tahun 2004
Riwayat Pendidikan
Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-45 tahun 1999 Korps Pelaut (P).
Pendidikan Spesialisasi Perwira (Dikspespa)
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) ( 2015 )
Komando Pasukan Katak (Kopaska)
Pendidikan Intelijen & Operasi Khusus
Pendidikan/Kursus Arkeologi Maritim & Penyelaman Dalam
Gelar Akademik
Magister Terapan Pertahanan Laut (M.Tr.Hanla.).
Riwayat Jabatan
Komandan Detasemen III Satkopaska Armatim (2014)
Komandan Lanal (Danlanal) Tanjung Balai Asahan (2017–2018)
Komandan Satuan Kopaska (Dansatkopaska) Koarmada III di Sorong, Papua Barat (2020–2021)
Kepala Museum Pusat TNI AL (Kamuspusal) (2024–2026)
Direktur Operasi (Dirops) Kopaska Koarmada RI (2026–Sekarang)