Mayjen TNI Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Perempuan Pertama Bintang Dua di TNI AD
Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi tercatat sebagai perempuan pertama raih pangkat Bintang dua atau Mayjen TNI dalam sejarah TNI AD.
Mayjen TNI Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi resmi meraihnya dalam acara lapor kanaikan pangkat dipimpin Panglima TNI Agus Subiyanto di GOR A. Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/5/2024).
Kenaikan Pangkat 75 Pati TNI tersebut berdasarkan surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin/773/V/2024 tanggal 13 Mei 202.
Dari 75 pati TNI terdiri 46 Pati TNI AD, 15 Pati TNI AL dan 14 Pati TNI AU.
Dalam daftar nama 46 Pati TNI AD naik pangkat beliau berada di urutan pertama.
Mayjen TNI Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.KK., M.Biomed (AAM)., M.A.R.S., S.H., M.H., FINSDV., FAADV. (Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan),
Mayjen TNI Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.KK., M.Biomed., M.A.R.S., S.H., M.H., FINSDV., FAADV. Lahir: Bandung, Jawa Barat, 3 Juni 1966.

Ia mulai Berdinas 1989 melalui jalur Sepalmilsuk II.
Di awal kariernya setelah lulus wajib militer, ia berhasil terpilih dan mengabdi selama kurang lebih 5 tahun di detasemen kesehatan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), sebuah penugasan elit dengan seleksi yang sangat ketat.
Ia merupakan salah satu tokoh kunci perintis yang ikut membidani lahir dan membangun Fakultas Kedokteran Militer (FKM) di Universitas Pertahanan (Unhan) RI pada tahun 2020.
Di bawah bimbingan langsungnya, Tim Kadet Mahasiswa Fakultas Kedokteran Militer Unhan RI berhasil menyabet Juara 1 dalam Lomba Medis Nasional “Hilarius 2024” yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), mengalahkan berbagai universitas top lainnya dalam simulasi kesiapsiagaan bencana.
Dian Andriani memiliki komitmen luar biasa pada pendidikan dengan meraih total sembilan gelar, mulai dari Dokter Spesialis Kulit (Sp.KK/Sp.DVE), Magister Sains, Magister Hukum, hingga meraih gelar tertinggi akademik yaitu Gelar Doktor (S3) Hukum pada tahun 2022.
Prestasi tertingginya di dunia militer adalah menjadi perempuan pertama dalam sejarah Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang berhasil menembus pangkat Mayor Jenderal (Bintang Dua) sejak korps ini didirikan pada tahun 1961. Kenaikan pangkat ini diakui Mabesad sebagai bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi luar biasanya melalui jalur karier reguler.
Pendidikan umum
SMUN 2 Ujung Pandang (1982)
S1 & Profesi Dokter FK UGM (1992)
PPDS Kulkel FK UI (2002)
S2 Ilmu Biomedik FK UI
S2 Administrasi Rumah Sakit Universitas Respati Indonesia
Pendidikan militer
Sepamilsuk II (1989)
Sussarcabkes (1992)
Suslapa I Kes (1997)
Suslapa II Kes (2000)
Suspajemen Rumkit Madya (2007)
Riwayat Jabatan
Pama Kesdam IV/Diponegoro (1989)
Dokter Denkes Paspampres (1993)
Pama Ditkesad (dalam rangka PPDS) (1998)
Kanit UGD Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2002)
Kasubintalwatnap Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2004)
Kasubdep Penyakit Kulit & Kelamin Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2006)
Sub SMF Gol V Dep. Kulkel Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2008)
Kainstaldik Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2011)
Kadep Kulkel Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2013)
Wakarumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya
Kepala Komite Medik Rumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya (2015)
Karumkit Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya (2017)
Kadep Penyakit Kulkel RSPAD Gatot Subroto (2019)
Komite Etik Perumahsakitan RSPAD Gatot Subroto (2021—2024)
Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan (2024)
Jabatan Setelah Purnawairawan
Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Kowad (PP KOWAD) periode 2026–2030.
Ketua Umum Perhimpunan Kedokteran Militer (PERDOKMIL) Indonesia.
Ketua Umum Perkumpulan Ketahanan Kesehatan Indonesia (PERTASINDO).
Dosen Hukum dan Kesehatan di Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan (Unhan) RI.
Dokter Spesialis Kulit, Kelamin, dan Estetika (Dermatologist) yang aktif berpraktik sekaligus pemilik di klinik kecantikan miliknya, Ratna Dewi Skin Care Clinic Bekasi.