Profil Mayjen TNI Sudaryanto, Akmil 1993, Dipercaya Jadi Pangdam IV/Diponegoro
Ia menggantikan Mayjen Achiruddin yang dimutasi dari jabatan Pangdam IV/Diponogoro menjadi Wakaster TNI.
Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Si. menjabat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.
Ia menggantikan Mayjen Achiruddin yang dimutasi dari jabatan Pangdam IV/Diponogoro menjadi Wakaster TNI.
Mayjen TNI Achiruddin menjadi Pangdam IV/Diponegoro sejak 27 Mei 2025.
Sedang Mayjen TNI Sudaryanto sebelumnya menjabat Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).
Mayjen TNI Achiruddin dikenal sebagai alumni Akmil 1997.
Sedang Mayjen TNI Sudaryanto alumni Akmil 1993.
Sebagai Wakaster TNI, Mayjen TNI Achiruddin menggantikan Mayjen TNI Suhardi yang digeser menjadi Staf Sus Panglima TNI.
Kepala Staf Teritorial Tentara Nasional Indonesia (Kaster TNI) sekarang dijabat Letjen TNI Bambang Trisnohadi sejak 11 Maret 2026.
Saat menjabat sebagai Deputi I Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto dinilai sukses memimpin berbagai program strategis nasional untuk menangkal paham radikal di kalangan generasi muda.
Sebelumnya ketika dipercaya menjabat sebagai Kapuslola Kawasan Bainstrahan Kemhan (Kementerian Pertahanan), beliau berhasil memimpin integrasi dan pengelolaan data sistem informasi strategis.
Keberhasilan dalam mengelola pusat data ini krusial bagi perumusan kebijakan pertahanan serta pemetaan instalasi strategis nasional.
Atas kinerja yang solid ini, beliau berhasil “pecah bintang” menjadi Brigadir Jenderal pada tahun 2022.
Dan saat menjabat sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 173/Praja Vira Braja di Biak, Papua (2021–2022), beliau memiliki andil besar dalam menjaga kondusivitas keamanan di wilayah tersebut.
Dengan pendekatan teritorial yang humanis dan taktik infanteri mumpuni khas Kopassus, beliau sukses meredam potensi konflik serta merangkul masyarakat lokal untuk menjaga stabilitas NKRI.
Prestasi tertinggi dalam karier militernya sejauh ini ditunjukkan lewat akselerasi jabatan strategis. Berkat rekam jejaknya yang bersih, berprestasi di kementerian/lembaga (Kemhan dan BNPT), serta keahlian komandonya, beliau mendapatkan kepercayaan dari Panglima TNI untuk dipromosikan menjadi Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro pada mutasi Oktober 2026.
Riwayat Pendidikan
Akademi Militer (Akmil) – Lulus pada tahun 1993 dari kecabangan Infanteri.
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).
Pendidikan Spesialisasi
Pendidikan Komando – Kualifikasi khusus sebagai prajurit Korps Baret Merah (Kopassus).
Berbagai kursus lanjutan (Suspatih, Suslapa) yang menunjang kecabangan Infanteri dan penugasan khusus.
Gelar Akademik
Sarjana Ekonomi (S.E.).
Magister Sains (M.Si.).
Riwayat Jabatan
Komandan Grup 1/Para Komando (2014—2016)
Pamen Denma Mabesad (2016—2017)
Komandan Rindam III/Siliwangi (2017—2018)
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya (2018—2020)
Pamen Denma Mabesad (2020—2021)
Kepala Staf Korem 173/Praja Vira Braja (2021—2022)
Kapus Lola Kawasan Bainstrahan Kemhan (2022—2024)
Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT (Desember 2024–2026)
Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro (Oktober 2026–Sekarang).