Letjen TNI Mohammad Fadjar, Akmil 1993, dari Pangkostrad Jadi Dankodiklatad
Ia menggantikan Letjen TNI Mohamad Hasan yang menjabat sebagai Dankodiklatad sejak 30 Desember 2024.
Letjen TNI Mohammad Fadjar resmi menjabat sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad).
Ia menggantikan Letjen TNI Mohamad Hasan yang menjabat sebagai Dankodiklatad sejak 30 Desember 2024.
Letjen TNI Mohammad Fadjar sebelumnya menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Letjen TNI Mohammad Fadjar
Lahir di Ambon, Maluku, 14 Agustus 1971
Ia merupakan Alumni Akmil tahun 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Fadjar merupakan putra dari Brigjen TNI (Purn.) H. Bom Soerjanto (Alm.), mantan Duta Besar RI untuk Papua Nugini.
Ia merupakan adik kandung dari perwira tinggi Polri, Irjen Pol. Krishna Murti.
Sebagai prajurit komando yang dibesarkan di lingkungan Kopassus, beliau mencatatkan prestasi lapangan dalam menjaga kedaulatan negara melalui keterlibatannya dalam Operasi Militer di Timor Timur (kini Timor Leste).
Karier operasionalnya yang matang membawanya dipercaya memimpin satuan-satuan elite baret merah, mulai dari Danyon 23 Grup 2 Kopassus, Komandan Grup 1/Para Komando, hingga menjadi Komandan Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Danpusdikpassus).
Pada tahun 2015–2016, ia terpilih melalui seleksi ketat untuk mengemban tugas sebagai Ajudan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Menjadi ajudan presiden merupakan salah satu pencapaian elite bagi perwira menengah militer karena menunjukkan penilaian tinggi atas loyalitas, kedisiplinan, kapasitas personal, dan dedikasi kerja.
Keberhasilan dalam memimpin wilayah teritorial dan satuan membuat karier militernya melesat sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.
Hanya dalam waktu singkat, beliau dipercaya berpindah dari jabatan strategis satu ke jabatan
Pangdam III/Siliwangi (Februari 2024), Pangkostrad (Desember 2024) lalu
Dankodiklatad (Oktober 2026)
Kabar terakhir ia sempat diisukan dicopot sebagai Pangkostrad dan dimutasi hanya menjadi Stafsus dan ternyata menjadi Dankodiklatad.
Riwayat Pendidikan
Alumni Akmil tahun 1993
Sussarcab Infanteri
Dik PARA & Dik PARA Utama
Dik Free Fall
Dik Komando
Suslapa
Seskoad Dikreg XLV
Sesko TNI Dikreg 43
Lemhannas PPSA 23 (2021)
Gelar Akademik
MPICT (Master of Policing, Intelligence and Counter-Terrorism).
Riwayat Jabatan
Danyon 23 Grup 2 Kopassus,
Dan Grup 1/Para Komando Kopassus, Danpusdikpassus (2015),
Ajudan Presiden RI Joko Widodo (2015–2016),
Danrindam IV/Diponegoro,
Danrem 023/Kawal Samudera
Danrem 031/Wira Bima.
Kasdivif 2/Kostrad,
Dirjen Pothan Kemhan RI (2023),
Pangdam III/Siliwangi (2024)
Komandan Kodiklat TNI,
Pangkostrad (2024–2026)
Dankodiklatad (Oktober 2026-sekarang)