Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, Akmil 1992, Pangdam XXVI/Mataram Pertama
Prestasi tertingginya di bidang staf militer adalah dipercaya menjabat sebagai Asisten Intelijen Kasad (Asintel Kasad) periode 2024–2026.
Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H. menjabat Pangdam XXVI/Mataram pertama.
Alumni Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dari kecabangan Infanteri (Kopassus) ini dilantik langsung Presiden Prabowo Subianto pada 5 Oktober 2026
Kodam XXVI/Mataram baru dibentuk dimana Mayjen TNI Drajad Brima Yoga menjadi Pangdam pertama.
Drajad kelahiran 14 November 1969 masih berusia 56 tahun atau hampir 57 tahun.
Ia memperoleh promosi jabatan Bintang dua sebagai Asisten Intelijen Kasad sejak Februari 2024.
Saat itu Drajad Bima menggantikan Mayjen TNI Dr. Drs. Arief Jaka Tandang Gandapraja, yang dimutasi menjadi Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat.
Jaka, merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1990.
Saat menjabat sebagai Danrem 043/Garuda Hitam (Lampung) dan pimpinan teritorial lainnya, Drajad Bima dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Selain itu, aspek transparansinya terbukti melalui pelaporan LHKPN yang bersih tanpa catatan utang, menunjukkan integritas tinggi sebagai seorang perwira baret merah Kopassus.
Beliau juga sukses menjalankan misi diplomasi pertahanan negara saat ditunjuk sebagai Atase Pertahanan (Athan) RI di Riyadh, Arab Saudi (2016–2019).
Penugasan ini sangat prestisius karena Arab Saudi merupakan mitra geopolitik dan keamanan yang sangat penting bagi Indonesia di Timur Tengah.
Prestasi tertingginya di bidang staf militer adalah dipercaya menjabat sebagai Asisten Intelijen Kasad (Asintel Kasad) periode 2024–2026.
Posisi ini menjadikannya motor penggerak utama dalam merumuskan kebijakan intelijen strategis dan pengamanan bagi seluruh jajaran TNI Angkatan Darat.
Prestasi terbarunya yang monumental adalah dipilih langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi Panglima Pertama Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta yang baru diresmikan pada 5 Oktober 2026.
Membangun komando daerah militer baru dari nol membutuhkan kapasitas kepemimpinan teritorial yang sangat matang.
Riwayat pendidikan
Akademi Militer (1992)
Diksar Para
Sussarcab Infanteri
Dik Komando 64 (1993)
Seskoad
Sesko TNI
Gelar Akademik
Sarjana Ilmu Politik (S.I.P.)
Magister Hukum (M.H.)
Riwayat jabatan
Komandan Yonif Raider 300/BJW (2009—2011)
Komandan Kodim 1207/Pontianak (2011—2013)
Kepala Staf Korem 051/Wijayakarta (2013—2014)
Pamen Bais TNI (2014)
Athan RI di Riyadh (2016—2019)
Staf Khusus Kasad (2019—2020)
Kapok Sahli Pangdam XVIII/Kasuari (2020—2021)
Danrem 043/Garuda Hitam (2021—2022)
Danpusdikter Pusterad (2022—2024)
Asintel Kasad (2024—2026)
Pangdam XXVI/Mataram (5 Oktober 2026-sekarang)