Profil Raline Shah, Dua Tahun Cukup Jadi Stafsus Menkomdigi
Milea dewasa dalam film Dilan ITB 1997, resmi menyatakan mundur secara efektif pada hari Selasa, 13 Oktober 2026.
Raline Shah, Milea dewasa, dalam film Dilan ITB 1997 mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Staf Khusus (Stafsus) Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi).
Alasannya karena ingin fokus pada keberlanjutan kariernya di industri hiburan serta adanya sejumlah komitmen personal maupun profesional yang kian berkembang.
Milea dewasa dalam film Dilan ITB 1997, resmi menyatakan mundur secara efektif pada hari Selasa, 13 Oktober 2026.
Melalui siaran pers resminya, Raline menjelaskan beberapa poin terkait keputusannya tersebut.
Antara lain ia merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke tahapan berikutnya dalam perjalanan karier profesionalnya.
Raline menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Menkomdigi Meutya Hafid atas kepercayaan yang diberikan sejak ia menjabat pada Januari 2025.
Meskipun sudah tidak lagi berada di dalam pemerintahan, ia menegaskan akan tetap memberikan dukungan terhadap agenda transformasi digital di Indonesia.
Selama hampir dua tahun masa tugasnya (Januari 2025–Oktober 2026) di Komdigi Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline aktif berkontribusi dalam memperkuat kemitraan internasional, mendorong literasi digital.
Ia juga mengawal perlindungan anak di ruang siber melalui implementasi PP Tunas
Raline Rahmat Shah (lahir 4 Maret 1985) adalah pemeran, model, aktivis, dan ratu kecantikan Indonesia keturunan Melayu, Tionghoa dan Pakistan.
Ia berkompetisi pada kontes Puteri Indonesia 2008 dengan mewakili Sumatera Utara, di mana ia meraih posisi sebagai 3rd Runner-up.
Raline telah dinominasikan untuk satu Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2015 sebagai Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik melalui perannya dalam film Surga Yang Tak Dirindukan.
Raline juga memenangkan satu Festival Film Bandung dan telah dinominasikan dua kali, serta memenangkan satu Indonesian Box Office Movie Awards dan telah dinominasikan dua kali.
Selain seorang artis, Raline adalah seorang penjelajah yang tekun dan percaya pada “world without strangers” atau “dunia tanpa orang yang tak dikenal”.
Kecintaannya pada alam dan mendaki gunung membuat Raline sukses menaklukan beberapa puncak gunung di Indonesia dan negara lainnya.
Raline pun giat mengingatkan banyak orang untuk melestarikan alam dan menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih saat mendaki.
Raline juga bersemangat dalam menjaga kesehatan fisik dan spiritual.
Dalam wawancaranya dengan Daniel Mananta, Raline menyatakan bahwa, “Allah ingin setiap orang sehat, dan jika jatuh sakit, ini adalah tugas kita untuk menemukan makna di balik penyakit tersebut dengan membantu orang lain yang tidak dalam kondisi sehat.”
Raline rutin melakukan meditasi, yoga, dan detoksifikasi.
Tentang pertanyaan tradisional yang sering muncul soalnya sosoknya yang belum menikah di kepala empat.
Karena ia menempatkan kesiapan mental, emosional, psikologis, finansial, serta spiritual sebagai prioritas utama.
Ia menolak untuk menikah hanya karena tekanan sosial atau usia.