Business is booming.

Marsma TNI Sidik Setiyono, AAU 1997, Kini Komandan Grup 3 Tempur Koopsau

Sidik Setiyono menggantikan Marsma TNI David Yohan Tamboto yanh menjabat sebagai Komandan Grup 3 Tempur Koopsau sejak 12 September 2025

Marsma TNI Sidik Setiyono resmi menjabat Komandan Grup 3 Tempur Koopsau.

Sidik Setiyono menggantikan Marsma TNI David Yohan Tamboto yanh menjabat sebagai Komandan Grup 3 Tempur Koopsau sejak 12 September 2025

Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M., memimpin Serah Terima Jabatan Komandan Grup 3 Tempur Koopsau di Apron Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi, Magetan, Rabu (14/10/2026).

Marsma TNI David Yohan Tamboto merupakan alumni AAU 1996.

Ia selanjutnya dipercaya mengemban jabatan sebagai Kepala Dinas Administrasi Personel Angkatan Udara (Kadisminpersau).

Adapun Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han Alumni AAU Tahun 1997.

Ia kelahiran Kebumen, Jateng, 7 Juli 1974

Marsma TNI Sidik Setiyono berasal dari Korps Penerbang (Pnb) dengan spesialisasi pesawat tempur Hawk 100/200.

Selama memimpin di jajaran Koopsud I, beliau sukses mencetak prestasi kedinasan maupun non-kedinasan bagi satuannya.

Diantaranya berhasil membina prajuritnya hingga Tim Tembak Lanud Supadio menyabet Juara I kategori Tim Penembak Pistol dan Juara III Tim Penembak Laras Panjang dalam ajang HUT ke-68 Kodam XII/Tanjungpura.

Selaku Ketua Fasida (Federasi Aero Sport Indonesia Daerah) Kalbar, beliau dinilai sukses memelopori dan mendorong kawasan Bukit Raya Sambora sebagai destinasi sport tourism unggulan untuk cabang olahraga paralayang di Kalimantan Barat.

Ia mendukung penuh dan mengantarkan prajurit Lanud Supadio, Serda Ongen Saknosiwi (“The Hawk”), mengunci gelar internasional Kasau Golden Boxing Featherweight Champion 2026 setelah menumbangkan petinju asal Thailand.

Berkat loyalitas, dedikasi, serta profesionalisme tinggi dalam pengabdian militer, beliau secara resmi dianugerahi pangkat bintang satu (Marsekal Pertama) pada Mei 2025 berdasarkan Keputusan Panglima TNI.

Kenaikan ini diraih tepat setelah beliau dipercaya memegang tongkat komando Pangkalan Udara tipe A strategis di perbatasan barat Indonesia.

Menjelang akhir Juli 2026, beliau menerima penghargaan tertinggi dari Kepala Basarnas atas keberhasilan operasi dan dukungan logistik-taktis penuh yang diberikan oleh Lanud Supadio dalam Operasi SAR Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Riwayat Pendidikan

Akademi Angkatan Udara (AAU) (Lulus 1997)

Sekolah Penerbang (Sekau) (Lulus/Wing Day 1999)

Pendidikan Transisi Hawk 100/200 (2001)

Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) TNI AU (2006)

Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) (2007)

Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) (2011)

Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI (2020)

PPRA Lemhannas RI (2024)

Gelar Akademik

S.E. (Sarjana Ekonomi)

M.Han. (Magister Pertahanan).

Riwayat Jabatan

Menjadi Penerbang Tempur setelah menyelesaikan Pendidikan Transisi pesawat jet tempur Hawk 100/200 (2001)

Instruktur Penerbang setelah lulus dari Sekolah Instruktur Penerbang (SIP) TNI AU. (2006)

Mengemban berbagai jabatan staf operasional, taktis, dan komando skuadron  2007 – 2021

Komandan Wing Udara 7 Lanud Supadio (hingga Februari 2022)

Komandan Lanud Dhomber (Balikpapan) (Maret 2022)

Komandan Lanud Supadio (Pontianak) (Dilantik 29 April 2025)

Baca Juga:  Komjen Wahyu Widada dan Komjen Fadil Imran Resmi Bintang Tiga
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...