Profil Astera Primanto Bhakti, Dirjen DJPb Promosi Sekjen Kemenkeu
Astera Primanto Bhakti menggantikan Robert Leonard Marbun sebagai Sekjen Kemenkeu yang dilantik 27 Maret 2026. Robert Marbun Sekjen di bawah kepemimpinan mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Astera Primanto Bhakti resmi menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Astera Primanto dilantik Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara di Aula Mezzanine Kemenkeu, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Selain melantik Sekjen, Menkeu Suahasil Nazara melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (pejabat eselon I) lainnya di lingkungan Kemenkeu.
Sehingga seluruhnya menjadi lima pejabat yang dilantik.
Dilansir dari siaran pers Kemenkeu, Ini Lima pejabat dilantik Menkeu.
1 Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal,
2 Tri Budhianto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan,
3 Nufransa Wira Sakti sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan,
4 Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional,
5 Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak.
Profil Astera Primanto Bhakti
Astera Primanto Bhakti resmi dilantik untuk menggantikan Robert Leonard Marbun (atau dikenal sebagai Robert Marbun) sebagai Sekjen Kemenkeu yang dilantik 27 Maret 2026.
Robert Marbun Sekjen di bawah kepemimpinan mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Astera Primanto Bhakti, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu.
Drs. Astera Primanto Bhakti, M.Tax. Lahir di Jakarta, 20 Januari 1968 (58 tahun)
Selama menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan (DJPb), beliau dinilai sukses memperluas dan memperkuat fungsi institusi.
Berhasil memperluas tugas DJPb dari sekadar fungsi administratif perbendaharaan konvensional menjadi peran strategis dalam pendampingan pelaksanaan anggaran daerah serta penguatan akuntabilitas program prioritas nasional.
Kepemimpinannya membawa DJPb dipercaya menjadi model percontohan pengelolaan keuangan negara oleh dunia internasional.
Salah satunya melalui penerimaan kunjungan studi delegasi Kementerian Keuangan Laos (Lao PDR State Treasury) dan Bank Dunia pada awal tahun 2026 untuk penyusunan undang-undang perbendaharaan mereka.
Aktif mendorong sinergi pembiayaan profesional bersama BUMN, mengawal komitmen investasi APBN, serta memberikan penghargaan bagi stakeholders pemerintah yang berkinerja dan berintegritas tinggi.
Atas kompetensi kepemimpinannya, ia sempat mendapatkan pengukuhan kembali sebagai Dirjen Perbendaharaan pada Mei 2025 sebelum akhirnya dipromosikan.
Kini dipercaya oleh Menkeu Suahasil Nazara menduduki posisi puncak tertinggi birokrasi Kemenkeu sebagai Sekretaris Jenderal per Oktober 2026 berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 141/TPA Tahun 2026.
Riwayat Pendidikan
S1: Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen, Universitas Jenderal Soedirman (Lulus 1990)
S2: Master of Taxation, University of Denver, Amerika Serikat (Lulus 1997)
Riwayat Jabatan
Memulai karier dari Penata Muda hingga berbagai posisi strategis di Ditjen Pajak 1992 – 2009
Menjabat Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara BKF dan Staf Ahli Menteri Keuangan 2012 – 2017
Kepala BPPK Kementerian Keuangan 2017-2018
Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan 2018-2022
Direktur Jenderal Perbendaharaan (Dirjen DJPb) Kementerian Keuangan 2022-2026
Sekretaris Jenderal Kementerian KeuanganOktober 2026-sekarang