Profil Letkol Inf Galih Erlangga Yudha, Akmil 2008, Danyon 14 Grup 1 Kopassus
Galih menggantikan rekan seangkatannya Letkol Inf Tomy Hakim Gunawan, S.Hub.Int., M.H.I., M.Tr.Mil., yang menjabat Danyon 14 Grup 1 Kopassus sejak 22 Januari 2026.
Kepada Letkol Inf Galih Erlangga Yudha, S.H., M.M.D.S resmi menjabat Komandan Batalyon 14 Grup 1 Kopassus.
Galih menggantikan Letkol Inf Tomy Hakim Gunawan, S.Hub.Int., M.H.I., M.Tr.Mil., yang menjabat Danyon 14 Grup 1 Kopassus sejak 22 Januari 2026.
Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladika (atau Yon 14) adalah satuan Pasukan khusus yang merupakan bagian dari Grup 1/Para Komando Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat dan didirikan pada tanggal 30 Desember 2015.
Batalyon ini bermarkas di Bojong, Kemang, Bogor, Jawa Barat, dengan Komandan Batalyon pertama kali adalah Mayor Inf. I Made Putra Suhartawan. Dhuaja yang digunakan adalah “Bhadrika Sena Baladika”, yang bermakna “Wadah Prajurit Pilihan yang Gagah Berani”.
Letkol Inf Tomy Hakim Gunawan dan Letkol Inf Galih Erlangga Yudha sama-sama alumni Akmil 2008.
Letkol Inf Tomy Hakim Gunawan berada di nomor urut 75 dalam daftar Alumni batalyon Wiramandala.
Sedang Letkol Inf Galih Erlangga Yudha berada di nomor urut 107.
Saat berpangkat Letnan Satu (Lettu), Galih Erlangga dipercaya menjadi Koordinator Tim Renang Satgas Indo FPC Konga XXVI-G2/Unifil di Lebanon.
Di bawah koordinasinya, tim TNI menyabet 4 Medali Emas dan 2 Medali Perak, menundukkan kontingen militer dari berbagai negara lain dan membawa Indonesia keluar sebagai Juara Umum.
Beliau berhasil menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) luar negeri di Australian Command and Staff Course (ACSC).
Dari kelulusannya tersebut, beliau meraih gelar pascasarjana bergengsi di bidang pertahanan, yaitu Master of Military and Defence Studies (M.M.D.S.).
Sekembalinya ke tanah air, beliau terpilih secara khusus untuk memaparkan hasil studi, pendekatan akademik, serta praktik pertahanan internasionalnya di hadapan Komandan Seskoad.
Pemikiran dan hasil kajiannya tersebut diadopsi sebagai bahan kajian guna memperkaya kurikulum pertahanan para perwira siswa di Seskoad.
Saat berpangkat Kapten, beliau dipercaya masuk ke dalam Satgas Pokja IV Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI.
Galih dinilai sukses bertugas dalam ranah diplomasi lapangan serta pengamanan taktis penyelesaian konflik agraria strategis nasional di daerah.
Puncak prestasi kepemimpinannya saat ini adalah terpilih sebagai Komandan Batalyon (Danyon) 14 Grup 1 Kopassus (Bhadrika Sena Baladika).
Menjadi Danyon di satuan pemukul dan Sandi Yudha elite Kopassus merupakan pencapaian karier tertinggi bagi perwira menengah di Korps Baret Merah.
Riwayat Pendidikan
Abituren Akademi Militer (Akmil): Lulusan tahun 2008 (Kecabangan Infanteri),
Pendidikan Khusus Komando (Kopassus).
Pendidikan Lanjutan Perwira II Luar Negeri (Diklapa II LN).
Pendidikan Sesko: Australian Command and Staff Course (ACSC) di Australia
Gelar Akademik
S.H. (Sarjana Hukum)
M.M.D.S. (Master of Military and Defence Studies) Gelar strata dua (S2) pascasarjana bertaraf internasional di Australian Command and Staff Course (ACSC) di Australia.
Riwayat Jabatan
Komandan Tim (Dantim) 1 Den 1 Yon 11 Grup 1/Parako Kopassus
Satgas Pokja IV Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI
Perwira Menengah (Pamen) Seskoad
Komandan Batalyon (Danyon) 14 Grup 1 Kopassus (2026–Sekarang)