Business is booming.

Kiper Timnas Spanyol Unai Simon Blunder, Beruntung Matador Lolos

Kiper Unai Simon Blunder Saat Terima Backpass Pedri, Namanya Trending

Kiper timnas Spanyol Unai Simon sempat trending karena blunder saat laga Korasia vs Spanyol.

Beruntung Spanyol lolos babak 8 besar dengan kemenangan 5-3 atas Kroasia.

Andai saja Spanypl tersingkir, hampir pasti Unai Simon bakal jadi bulan-bulanan.

Betapa tidak umpan back pass mudah dari Pedri tak mampu ia kontrol hingga bola menggelinding ke gawang sendiri.

Umpan ke belakang dari pemain Barcelona itu hendak ia hentikan melalui kaki kanannya.

Ternyata lewat, kiper Athletic Bilbao itu terkejut saat bola masuk gawangnya sendiri menit 20.

Sejak itu nama Unai Simon menjadi trending topic. Dianggap sebagai lelucon.

Apalagi kiper Spanyol lainnya yakni David de Gea dan Kepa punya kemiripan serupa, yakni kerap blunder.

Berikut Cuitan Netizen terkait Unai Simon.

@BugaLuisFC: Pedri or Unai Simon own goal?

@LosBlancoEhsan: Unai Simon. De Gea. Kepa.

@buluhijau: Enrique ini suka banget mainin Unai Simon sama Morata

@reiraihan92: Unai simon abis blunder langsung jago sih beda sama karius

@DavidBona_41: Semua terlalu fokus sama gol lawak nya, Mereka ga lihat Unai Simon main nafsu banget ini babak ke dua. Perlu mental buat bangkit setelah blunder konyol kaya tadi tuh

@iqbalfahreziii: Habis bikin kesalahan Unai Simon nampaknya ingin meminta maaf dengan penyelamatannya yang apik

@besarmulut: Untung Spanyol menang. Kalo kalah dijamin Unai Simon ga bisa tidur tenang.

@majidbudianto1: Si Unai Simon memalukan kontrol bola gitu aja gabisa!

@Rii_facyi: Kemarin Morata men-Werner-kan diri, Sekarang gantian. Unai Simon men-Karius-kan diri

Baca Juga:  Jadwal Perempatfinal Piala Eropa 2020, Inggris vs Ukraina Terakhir

Profil Unai Simon

Unai Simón Mendibil lahir di Vitoria-Gasteiz, lava, Basque Country 11 Juni 1997.

Dia adalah penjaga gawang klub La Liga Athletic Bilbao dan tim nasional Spanyol.

Ia bergabung dengan Athletic Bilbao sejak muda pada tahun 2011 dari CD Aurrera de Vitoria.

Dia melakukan debut sebagai senior dengan tim pertanian di musim 2014-15, di Tercera División.

Pada 8 Juni 2016, Simón dipromosikan ke tim cadangan, baru saja diturunkan ke Segunda División B.

Dia segera menjadi starter untuk tim, berkontribusi dengan 29 penampilan.

Pada 2 Juni 2017, Simón dipanggil ke skuat utama untuk pra-musim oleh manajer tim utama baru José ngel Ziganda.

Ia menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2023 dan dipinjamkan ke klub Segunda División Elche CF dua minggu kemudian.

Pada tanggal 15 Agustus 2018, setelah kepergian Kepa Arrizabalaga dari klub dan cedera Iago Herrerín, Simon dipanggil kembali oleh Athletic.

Dia awalnya tampak berada di belakang lex Remiro yang lebih tua dalam antrian untuk seleksi, tetapi membuat debut profesionalnya – dan La Liga – lima hari kemudian.

Dimulai dengan kemenangan kandang 2-1 melawan CD Leganés.

Hanya dalam penampilan liga ketiganya untuk Athletic Bilbao, Simón bermain imbang 1-1 dengan Real Madrid.

Saat itu ia membuat beberapa penyelamatan penting dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.

Namun, ketika Herrerín mendapatkan kembali kebugaran penuh pada Oktober 2018 ia kembali menjadi penjaga gawang cadangan.

Penampilan Simón satu-satunya selama empat bulan berikutnya datang di Copa del Rey.

Untuk musim 2019–20, Simón diberi nomor skuad 1 dan memulai kampanye sebagai pilihan pertama.

Ia menjaga clean sheet dalam kemenangan hari pembukaan atas FC Barcelona.

Baca Juga:  Puan Maharani Minta Sosialisasikan Vaksin Berbayar Secara Gencar

Dia melanjutkan bentuk kuatnya sepanjang musim, melewatkan dua pertandingan karena sakit dan menyelesaikan 33 pertandingan di liga, kebobolan 29 gol untuk finis ketiga di peringkat Piala Zamora.

Pada hari pertandingan ke-37, kedua dari belakang, dia diusir keluar lapangan pada babak pertama melawan CD Leganés karena melakukan tantangan ‘orang terakhir’ di luar area penalti.

Dengan sepuluh orang, Athletic Bilbao kalah 2-0 untuk mengakhiri harapan tipis mereka lolos ke Liga Eropa UEFA.

Pada Agustus 2020 ia menandatangani kontrak baru dengan klub yang berlaku hingga musim panas 2025, tanpa klausul pembelian.

Simon dipilih untuk Spanyol di level U-19 dan U-21.

Dia adalah anggota skuad yang memenangkan Kejuaraan U-19 Eropa UEFA 2015, meskipun sebagai penjaga gawang cadangan Antonio Sivera selama turnamen.

Pada 1 September 2017, Simon memulai debutnya dengan tim U-21 melawan Italia.

Dia terpilih untuk Kejuaraan U-21 Eropa UEFA 2019, memainkan pertandingan pertama babak penyisihan grup saat Spanyol sekali lagi selesai sebagai juara (Sivera sekali lagi menjadi pilihan pertama).

Simón menerima panggilan pertamanya ke tim senior pada 20 Agustus 2020, untuk dua pertandingan awal UEFA Nations League 2020–21.

Meskipun melakukan kesalahan yang berujung pada gol di level klub beberapa hari sebelumnya, ia terpilih untuk debut penuh pada 11 November 2020, memainkan keseluruhan pertandingan persahabatan melawan Belanda.

Pada 24 Mei 2021, Simon dimasukkan dalam skuat 24 pemain Luis Enrique untuk UEFA Euro 2020.[22]

Skuad Lengkap Timnas Spanyol

Kiper: David de Gea (Manchester United), Unai Simón (Athletic), Robert Sánchez (Brighton & Hove Albion)

Bek: José Gayà (Valencia), Jordi Alba (Barcelona), Pau Torres (Villarreal), Aymeric Laporte (Manchester City), Eric García (Manchester City), Diego Llorente (Leeds United), César Azpilicueta (Chelsea), Marcos Llorente (Atlético)

Baca Juga:  Yann Sommer Trending Meski Swiss Disingkirkan Spanyol

Gelandang: Sergio Busquets (Barcelona), Rodri Hernández (Manchester City), Pedri (Barcelona), Thiago Alcántara (Liverpool), Koke (Atlético), Fabián Ruiz (Napoli)

Penyerang: Dani Olmo (Leipzig), Mikel Oyarzabal (Real Sociedad), Gerard Moreno (Villarreal), Álvaro Morata (Juventus), Ferran Torres (Manchester City), Adama Traoré (Wolves), Pablo Sarabia (Paris)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...