Business is booming.

Profil Gubernur Sultra Ali Mazi yang Masuki Periode Kedua

Agista Ariany Ali Mazi adalah sosok Istri dibalik sukses suami

Gubernur Sultra Ali Mazi baru saja ditinggal istri tercinta untuk selamanya.

Sang istri, Agista Ariyani Ali Mazi, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari, Selasa (13/7/2021) pukul 17.36 Wita.

Agista yang juga Ketua KONI Sultra itu dirawat di ruangan VVIP RS Bahteramas sejak lima hari lalu.

Sebelumnya, ia sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kendari. Sejumlah petugas rumah sakit yang mengurus jenazah istri Gubernur Sultra itu terlihat mengunakan alat pelindung diri (APD).

Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Sultra yang juga Sekretaris Daerah Pemprov Sultra Endang Abu Haera membenarkan bahwa Agista meninggal karena terpapar Covid-19.

Agista Ariany wanita cantik kelahiran Gorontalo 21 April 1976 adalah sosok dibalik kesuksesan Ali Mazi yang memasuki periode kedua sebagai Gubernur.

Ia sosok yang mampu menempatkan diri. Tetap sederhana di tengah kemewahan dan status sebagai istri gubernur.

Di tengah kesibukannya, Agista tetap menjalani tugasnya sebagai ibu yang mendidik enam anak.

Mereka adalah Eka Magda Febriani, Aldo Mohamad Hakim, Alvin Akawijaya Putra, Alvian Taufan Putra, Ayla Shakira Putri, dan Alvito Martciano Darmawan.

Berdasarkan data Wikipedia Ali Mazi SH (lahir di Pasarwajo, Buton, Sulawesi Tenggara, 25 November 1961 (umur 59 tahun).

Ia adalah Gubernur Sulawesi Tenggara periode kedua yang menjabat sejak 5 September 2018.

Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara periode pertama sejak 18 Januari 2003 hingga 18 Januari 2008.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi berprofesi sebagai advokat dan pernah menjadi advokat/pengacara PT Indobuild untuk perpanjangan hak guna bangunan (HGB) Hotel Hilton di kawasan Senayan, Jakarta.

Ali Mazi, selain menjabat Gubernur Sulawesi Tenggara tahun 2003 hingga tahun 2008, juga pernah menjabat Ketua BKPRS (Badan Koordinasi Pembangunan Regional Sulawesi) yang membawahkan enam provinsi di Sulawesi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat pada masa bakti tahun 2006-2008.

Baca Juga:  Kombes Pol Akhmad Yusep Gantikan Teman Seangkatan, Akpol 1996

Riwayat Pendidikan

SDN Pasar Wajo, Buton
SMPN Pasar Wajo, Buton
SMA Negeri 2 Bau-Bau,Buton (1980–1981)
S1 Universitas Proklamasi 45 (lulus 1986)

Riwayat Jabatan

Gubernur Sulawesi Tenggara (2003—2008)
Gubernur Sulawesi Tenggara (2018—)

Riwayat Organisasi

Ketua DPD I Partai Golkar Sultra (2005—2010)
Ketua DPW Partai Nasdem Sultra (2013—2016)

Komentar
Loading...