Business is booming.

Gempa 5,3 SR di Mamasa Sulbar, Getaran Bikin Netizen Terbangun

Pusat gempa berada di darat 12 km Tenggara Mamasa, Sulawesi Barat.

Akun twitter @infoBMKG melaporkan adanya gempa magnitudo 5.3 pukul 00.44:02 WIB.

Pusat gempa berada di darat 12 km Tenggara Mamasa, Sulawesi Barat.

Gempa tersebut dirasakan (skala MMI) III-IV Mamasa, III-IV Kaluku, III-IV Majene, III-IV Mamuju, II-III Majeng

Dari komentar netizen, tampak sekali getaran gempa cukup terasa di tempat tinggal mereka.

Angka Kematian karena Covid-19 Sepekan Terakhir di Atas 1000 Orang

“Saya warga Mamasa, subuh ini betul2 dibikin olahraga jantung sama gempa,” tulis @Deane12662054 membalas @infoBMKG

“Mamuju kerasa, sampe kebangun,” tulis seorang netizen bernama @fififiaaa.

Dan ternyata ada netizen yang menginfokan sudah dua kali gempa di Mamasa.

“Mamasa 2 kali gempa dalam dua hari, kemarin sih ‘cm’ 4 sekian, sekarang jd 5 sekian. Mudah2an gak ada lagi ya Allah …” @JoeSeberang

Sementara itu @Febry_erikaa melaporkan bahwa saat terjadi gempa sedang hujan di Mamuju. “Mana hujan di mamuju skrg,” tulisnya.

Warga Australia Marah Karena Harus Menjalani Lockdown Lagi


Berikut cuitan balasan netizen terhadap info gempa di sekiar Mamasa

@christoVAP: Lumayan kerasa di Torajaa

@SyahiraWabeg: Getarannya sampai di Sulawesi barat

@IswandiPasolong: Ku kira cinta yang bergetar, ternyata gempa yang mengantar.

@Nellawirantii: Anjir bener dong gua! Gua kira apaan goyang nya sampe di Toraja!

@MRPT93: Kabupaten pangkep Pelabuhan Khusus Biringkassi Semen tonasa juga berasa goyang, semoga tdk ada susulan yg lbh parah

@Jeffrijrrrr: Stay safe sodaraku #SulbarKuat

@Vika26314065: Kaget banget. awalnya cuek soalnya lagi main game, lama kelamaan malah makin gede gempanya

@intansri240: Baru bangun, (Polewali) kata keluarga jga barusan gempa, ternyata pas dicek di sini, bener… Btw Keadaan di pusat gemapa gimana?

@bukan_ksatria: Pusatnya kan di Mamasa, Sulawesi Barat

Baca Juga:  Mundur Sebagai Komisasris BRI, Ini Sosok Rektor UI Ari Kuncoro

@cheentang: Kaget aku min, tak kira pindah ke masa lalu

@uniqxcrown: Semoga kita tetap dalam lindungan-Nya

@SriDinartiPutr1: gw kerasa banget.. (Polewali Mandar) tepatnya di kec alu

@Purnawan05x: Sekarang aaja masi kerasa dan masi berlanjut tpi kecil udah

Sehari sebelumnya Info BMKG melaporkan terjadi gempa dengan kekuatan yang sama magnitudo 5,3.

Kala itu mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara pada Rabu (21/7/2021) pukul 03:26:48 WIB

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di 5,59 Lintang Selatan dan 126,72 Bujur Timur sejauh 176 kilometer timur laut Melonguane, Sulawesi Utara dengan kedalaman 91 kilometer.

Sebagaimana dirilis laman @infoBMKG, Rabu (21/7/2021), gempa bumi diinformasikan tak berpotensi tsunami.

BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa bumi susulan.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian BMKG.

Tentang Skala Gempa

Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.

Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Oleh itu skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain.

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Oleh karena itu, saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Tetapi skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.

Baca Juga:  Idhul Adha 20 Juli, Tak Boleh Lagi Ada Antrean Daging Kurban

I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI
Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI
Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

Baca Juga:  Gadis 16 Tahun Kemalaman Malah Diperkosa Polisi di Kantor Polisi, Irjen Ferdy Sambo Minta Maaf
Komentar
Loading...