Profil Prof Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG Sejak 3 November
Ia menggantikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati,yang yang menjabat kepala BMKG hampir delapan tahun sejak 3 November 2017.
Ini adalah profil Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D Kepala BMKG yang baru per 3 November 2025.
Ia menggantikan Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D yang menjabat kepala BMKG hampir delapan tahun sejak 3 November 2017.
Baik Teuku Faisal Fathani dan Dwikorita Karnawati sama-sama berasal dari UGM.
Keduanya juga berlatar belakang pakar Geologi.
Prof. Teuku Faisal Fathani persisnya pakar geoteknik dan teknologi kebencanaan.
Ia menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Bidang Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik UGM.
Kemudian meraih gelar doktor bidang geoteknik dari Tokyo University of Agriculture and Technology (2005).
Adapun penetapan Faisal sebagai Kepala BMKG merupakan hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Utama (JPTU) yang dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sejak 4 Agustus 2025.
Proses seleksi mencakup berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penyusunan policy brief dan video tapping, seleksi kompetensi/assessment test oleh PUSPENKOM BKN, wawancara akhir, hingga tes kesehatan lengkap.
Sebagai ilmuwan, Faisal berperan penting dalam pengembangan sistem deteksi dini longsor berbasis sensor dan Internet of Things (IoT), sebuah inovasi kebencanaan yang kini telah terpasang di berbagai daerah rawan longsor di 12 provinsi di Indonesia.
Pelantikan Faisal menandai babak baru kepemimpinan BMKG dalam memperkuat peran strategisnya di tingkat nasional dan global.
Dengan latar belakang akademik yang kuat, rekam jejak inovasi, dan kepemimpinan ilmiah yang visioner, Teuku Faisal Fathani diharapkan membawa BMKG menuju organisasi yang semakin modern.
Juga kembaga tangguh, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.