Business is booming.

Mantan Ajudan Jokowi 2017-2019 Deddy Suryadi Kini Wadanjen Kopassus

Alumni Akmil 1996, Istana, Solo dan Terbaik Seskoad 2010

Salah satu meteor dalam mutasi dan promosi 60 pati TNI 2 Agustus 2021 adalah Kolonel Deddy Suryadi.

Ia memperoleh promosi dari Danrem 074 Wirastrama, menjadi Wakil Komandan Kopassus.

Artinya pangkat Deddy akan naik dari tiga melati alias colonel menjadi Brigjen TNI atau bintang satu.

Deddy termasuk meteor karena ia alumni Akmil 1996 yang sudah menjabat Brigjen.

Sebab alumni terbaik dua angkatan diatasnya saja Akmil 1994 dan 1995 masih menjabat kolonel.

Sedang alumni terbaik seangkatannya yakni terbaik 1996 A Lucky Avianto masih menjabat Asops Kasdam XVIII/Kasuari

Dan peraih Adhi Makayasan 1996 B, Bambang Sugiri, Pamen Mabesad. Keduanya masih kolonel.

Meski demikian, prestasi Deddy sendiri tak bias dianggap enteng.

Setelah menjadi ajudan Presiden Jokowi, Kolonel Deddy menjadi lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Susreg XLVII 2010.

Dengan demikian lengkap sudah jejak karier Deddy yang membuat pangkatnya melesat bak meteor. Alumni istana, Solo, dan Alumni Terbaik Seskoad

Dikutip dari laman Wikipedia, Deddy lahir September 1973.

Deddy, tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.

Dia adalah mantan Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Dia kemudian menjabat Kepala Staf Korem 061/Suryakancana, Komandan Korem 074/Warastratama dan terakhir sebagai Wakil Komandan Jenderal Kopassus.

Riwayat Pendidikan
Akademi Militer (1996)
Sesarcab Infanteri (1996)
Komando
Diklapa I
Selapa II
Seskoad (Lulusan Terbaik Susreg XLVII 2010)
Sesko TNI (2019)

Riwayat Jabatan
Komandan Batalyon 22 Grup 2/Sandi Yudha
Komandan Detasemen Markas Kopassus
Komandan Kodim 0623/Cilegon (2014—2016)
Komandan Grup 2/Sandi Yudha (2016—2017)
Ajudan Presiden RI (2017—2019)
Pamen Denma Mabesad (2019—2020)
Kepala Staf Korem 061/Suryakancana, Bogor (2020—2021)
Komandan Korem 074/Warastratama, Solo (2021)
Wakil Komandan Jenderal Kopassus (2021—Sekarang)

Baca Juga:  Amarah Tuan Duterte Terhadap Penolak Vaksinasi
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...