Business is booming.

Elektabilitas Ganjar Pranowo Kini Salip Prabowo Subianto

Survei Charta Politika 20-24 Maret Prabowo Masih Teratas

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo salip elektabilitas Prabowo Subianto dalam survey terbaru Charta Politika.

Persisnya survei ini digelar antara 12-20 Juli 2021 dengan melibatkan 1.200 responden melalui tatap muka.

Padahal dalam survei Survei Charta Politika edisi 20-24 Maret 2021, Prabowo masih menempati posisi teratas.

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi berdasarkan survei Charta Politika Indonesia, Kamis (12/8/2021).

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyampaikan bahwa hasil survei menunjukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki elektabilitas tertinggi yakni 16,2 persen jika pilpres digelar hari ini.

Posisi kedua ditempati oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 14,8 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di peringkat ketiga dengan elektabilitas 14,6 persen.

Elektabilitas sejumlah nama untuk Capres 2024, Ganjar Pranowo teratas, salip Prabowo Subianto. Dalam dua survei Charta Politika sebelumnya, Prabowo selalu teratas.

“Papan utama ada tiga sosok. Lalu di papan kedua ada Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Agus Harimurti Yudhoyono, Tri Rismaharini, Ahok, Susi dan lain-lain,” kata Yunarto saat konferensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).

Perinciannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami memiliki elektabilitas 5,4 persen, Sandiaga Uno 4,6 persen, AYH 3,9 persen, Basuki Tjahja Purnama 3,3 persen, Tri Rismaharini 3,1 Persen dan Khofifah Indar Parawansa 2,8 persen.

Beberapa nama lainnya seperti Ma’ruf Amin, Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, Ustaz Abdul Somad, Sri Mulyani dan Erick Thohir mencatat elektabilitas di atas 1 persen.

Yunarto Wijaya menyebut maraknya pemasangan baliho sejumlah tokoh nasional ternyata tak mampu mengangkat tingkat elektabilitas mereka dalam bursa capres 2024.

Baca Juga:  Ganjar Yasin Tepat 3 Tahun Menuai Pujian Netizen

Yunarto menyebut dengan adanya baliho itu justru berpotensi menjadi efek bumerang bagi tokoh tersebut karena masyarakat merasa jengkel atas kegiatan pemasangan tersebut.

“Jadi saya pribadi melihat ini sebagai kesalahan pendekatan konservatif yang bisa dilakukan dalam kondisi normal, bukan dalam situasi anomali seperti musibah saat ini yang malah membawa efek berat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Survei Charta Politika pada 20-24 Maret 2021 melakukan simulasi 12 nama, elektabilitas Prabowo, Ganjar, dan Anies menjadi tiga teratas.

Prabowo Subianto 19,6 persen, Ganjar Pranowo 16 persen, dan Anies Baswedan 12,6 persen.

Di bawahnya ada Sandiaga Uno dengan 9,3 persen, dan Ridwan Kamil 8,1 persen.

“Lima besar tokoh dengan elektabilitas tertinggi ini, tiga sosok calon kepala daerah dan dua sosok menteri. Mereka sekaligus figur-figur yang akan diuji kapasitasnya baik sebagai kepala daerah maupun menteri,” ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, akhir Maret 2021.

Selain lima nama tersebut, kata Yunarto, ada calon-calon kuda hitam yang cukup menonjol.

Di antaranya Menteri Sosial Tri Rismaharini (5,3 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,8 persen), dan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md (3,8 persen). “Tiga nama ini muncul, melonjak cukup tajam,” ujarnya.

Kemudian di bawah mereka ada Erick Thohir 2,1 persen, Moeldoko 1,3 persen, Puan Maharani 1,2 persen dan Gatot Nurmantyo 0,6 persen. Sisanya, 15,2 persen tidak tahu/tidak jawab.

Survei melibatkan 1.200 responden melalui wawancara telepon. Metode yang digunakan yakni stratified dengan pengacakan sistematis. Charta Politika mengklaim margin of error survei 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sekitar dua bulan sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei pada 25-31 Januari 2021. LSI melakukan simulasi tertutup dengan 10 nama,

Baca Juga:  Pernyataan Sri Mulyani Soal Pemulihan Ekonomi Jadi Trending

Pada simulasi tertutup 10 nama, hasilnya Prabowo Subianto paling unggul dengan 26 persen, kemudian Ganjar Pranowo 15,4 persen, dan Anies Baswedan 13,3 persen.

Selanjutnya, ada Sandiaga Salahudin Uno 10,4 persen, Ridwan Kamil 7,5 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 6,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 4,4 persen, Gatot Nurmantyo 2,6 persen, Puan Maharani 1,1 persen, dan Budi Gunawan 0,6 persen.

Adapun yang belum menjawab 12,6 persen. Survei LSI melibatkan 1.200 responden dengan metode multistage random sampling, margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...