Business is booming.

Ledekan Ganjar ke Nenek Susi Sedot Perhatian Netizen

Susi Bilang Hanya Cucunya Yang Boleh Panggil Nenek

TINGKAH lucu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang meledek mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sebuah forum mendapat perhatian dari masyarakat.

Dalam acara Perempuan dan pengelolaan UMKM yang digelar secara virtual pada, Minggu (22/8) lalu, Ganjar menyebut Susi sebagai seorang nenek. Momen lucu itu diupload di Instagram Ganjar pada Senin (23/8) sebagaimana diulas oleh laman Kumparan.Com.

“Apa kabar nenek? Ini nenek saya lama enggak ketemu ya,” canda Ganjar kepada Susi.

“Aku unmute, enggak terima dipanggil nenek,” balas Susi.

Ganjar lantas mengatakan julukan nenek sangat pas disematkan kepada Susi lantaran ia sudah mempunyai cucu.

“Lho emangnya nggak punya cucu? Ngaku dong kalau sudah punya cucu,” canda Ganjar lagi.

“Cucu ono (ada). Tapi cuma cucuku yang boleh manggil aku nenek,” jawab Susi.

Ganjar akhirnya mengalah dan menghentikan ledekannya soal nenek. Ia pun akhirnya memanggil Susi dengan sebutan kakak.

“Oke kalau gitu kita panggil kakak. Ada kakak Susi Pudjiastuti,” ucap Ganjar.

Mendengar Ganjar memanggil dirinya kakak, Susi pun tampak senang. Namun ternyata candaan Ganjar soal nama tak berhenti sampai di situ.

Ganjar kembali meledek Susi dan mengatakan panggilan kesayangannya adalah Susi Similikiti.

“Panggilan kesayangannya Susi Similikiti. Sudah ya sudah yang penting sehat. Ini kalau saya ketemu pasti bercakar-cakaran sama beliau ini,” ledek Ganjar lagi.

Dalam forum itu Ganjar sendiri mengatakan perempuan biasanya lebih ulet dalam mengelola bisnis atau usahanya. Bahkan saat dihadapkan pada kondisi sulit seperti saat pandemi seperti ini.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Minta 7.000 RT Lockdown Demi Cegah Covid-19

Sementara, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa perempuan itu realitasnya jauh lebih tangguh dibandingkan laki-laki. Perempuan lebih tahan banting, hanya saja terkait endurance memang kalah dengan laki-laki.

“Kalau bicara soal perempuan, perempuan itu resilient-nya jauh lebih, bukan bicara gender ini lebih hebat perempuan tapi realitasnya perempuan ini lebih resilient dibandingkan laki-laki.

Lebih tahan banting, cuma endurance-nya kalah sama bapak-bapak. Kalau ada up and down, perempuan kadang lebih gampang emosinya, lalu putus asa dan memutuskan jadi ibu rumah tangga saja,” kata Susi seperti dikutip Kumparan.Com.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...