Business is booming.

Malaysia HUT Kemerdekaan ke 64, Trending, Simak Cuitannya

Semoga kita semua bukan merdeka negara sahaja, tetapi juga merdeka jiwa kita.

Selasa tanggal 31 Agustus 2021 hari ini adalah hari Kemerdekaan Malaysia ke-64.

Malaysia pun trending di twitter Indonesia, ucapan dari warga Malaysia bisa dibaca dan dipahami netizen Indonesia.

Malaysia mendapat kemerdekaan setelah sekian lama jadi jajahan Inggris.

Berikut cuitan netizen terkait Hari Kemerdekaan Malaysia ke-64
.

@anwaribrahim: Kemerdekaan yang telah diamanahkan oleh tokoh masa lalu haruslah dipelihara pada setiap masa. Merdekanya negara kita bukan sahaja kerana didukung oleh pemimpin, malah oleh setiap rakyatnya jua. Selamat Hari Kebangsaan ke-64 diucapkan kepada seluruh rakyat Malaysia.

@noazhatori: Di negeri bersatu amerika (USA), setiap negeri²nya menyertai USA pada tarikh yang berlainan. Tapi depa tetap sambut 4 Julai sbg hari kemerdekaan. Begitu jg Malaysia. Walaupun Sabah dan Sarawak menyertai Malaya sbg Malaysia pada 16 September, Hari Kebangsaan ttp jatuh pd 31 Ogos.

@tudm_rasmi: Ucapan Selamat Hari Kebangsaan Ke-64 kepada seluruh rakyat Malaysia yang dirakamkan ketika pertunjukan udara yang disiarkan juga di @RTM_Malaysia bersempena sambutan Hari Kebangsaan pada 31 Ogos 21. #MalaysiaPrihatin

@numanmazlan: Majlis Perbandaran Gaza turut menyambut Hari Kemerdekaan Malaysia ke-64 dengan menamakan sebuah jalan berdekatan Bulatan Ansar di sebelah barat Gaza sebagai Jalan Malaysia.

@fedtriyahya: Bismillah. Amanah untuk hari ini, mengacarakan Sambutan Hari Kebangsaan 2021 di Dataran Pahlawan Negara, Putrajaya. Malaysia Prihatin

@UletBookku: Selamat Hari Kemerdekaan yang ke-64 Malaysia Bendera Malaysia. Semoga kita semua bukan merdeka negara sahaja, tetapi juga merdeka dari segi jiwa kita.

@IsmailSabri60: Malaysia Prihatin, itulah tema Hari Kebangsaan tahun ini. Bagi saya, prihatin ini satu sifat yang kita inginkan dalam diri setiap ahli masyarakat kita

Baca Juga:  Harmoko Meninggal dalam Usia 82 Tahun, Netizen Kenang Gayanya

@selangorfc: Dalam kegembiraan hari ini, jangan pernah kita lupa jasa patriot negara. Sematkan penghargaan, pupuk keprihatinan dan jagalah keharmonian sesama kita.

@AbdullahSani_MY: Hayati Dan Fahami Maksud Sebenar Kemerdekaan. Semoga Hari Kebangsaan yang disambut pada tahun ini dapat memberikan manfaat kebaikan lebih baik, terutamanya dalam aspek memelihara perpaduan di kalangan rakyat Malaysia yang pelbagai kaum.

@JKJAVMY: Selamat menyambut Hari Kemerdekaan ke-64, Malaysia. Semoga semua usaha kita dapat memerdekakan negara daripada pandemik COVID-19.

Tentang Kemerdekaan Malaysia

Tanggal 31 Agustus 1957 jadi hari yang penting bagi Malaysia.

Di hari itu, Malaysia akhirnya mendapat kemerdekaannya setelah sekian lama jadi jajahan Inggris.

Malaysia adalah sebuah negara federal yang terdiri dari tiga belas negeri (negara bagian) dan tiga wilayah federal di Asia Tenggara dengan luas 329.847 km persegi.

Ibu kotanya adalah Kuala Lumpur, sedangkan Putrajaya menjadi pusat pemerintahan federal.

Jumlah penduduk negara ini mencapai 30.697.000 jiwa pada tahun 2015.

Negara ini dipisahkan ke dalam dua kawasan — Malaysia Barat dan Malaysia Timur — oleh Kepulauan Natuna, wilayah Indonesia di Laut Tiongkok Selatan.

Malaysia berbatasan dengan Thailand, Indonesia, Singapura, Brunei, dan Filipina.

Negara ini terletak di dekat khatulistiwa dan beriklim tropika.

Kepala negara Malaysia adalah seorang Raja atau seorang Sultan yang dipilih secara bergiliran setiap 5 tahun sekali, hanya negeri-negeri (negara bagian) yang diperintah oleh Raja/Sultan saja yang diperbolehkan mengirimkan wakilnya untuk menjadi Raja Malaysia.

Raja Malaysia biasanya memakai gelar Sri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong.dan pemerintahannya dikepalai oleh seorang Perdana Menteri.

Model pemerintahan Malaysia mirip dengan sistem parlementer Westminster.

Malaysia sebagai negara federal tidak pernah ada sampai tahun 1963.
Sebelumnya, sekumpulan koloni didirikan oleh Britania Raya pada akhir abad ke-18, dan bagian barat Malaysia modern terdiri dari beberapa kerajaan yang terpisah-pisah.

Baca Juga:  Tiga Hari Covid-19 di Indonesia Alami Penurunan, Malaysia Heran

Kumpulan wilayah jajahan itu dikenal sebagai Malaya Britania hingga pembubarannya pada 1946, ketika kumpulan itu disusun kembali sebagai Uni Malaya.

Karena semakin meluasnya tentangan, kumpulan itu lagi-lagi disusun kembali sebagai Federasi Malaya pada tahun 1948 dan kemudian meraih kemerdekaan pada 31 Agustus 1957.

Pada 16 September 1963 sesuai dengan Resolusi Majelis Umum PBB 1514 dalam proses dekolonialisasi, Singapura, Sarawak, Borneo Utara atau yang sekarang lebih dikenal sebagai Sabah berubah menjadi negara bagian dari federasi bentukan baru yang bernama Malaysia termasuk dengan Federasi Malaya.

Dan pada 9 Agustus 1965 Singapura kemudian dikeluarkan dari Malaysia dan menjadi negara merdeka yang bernama Republik Singapura.

Saat tahun-tahun awal pembentukan federasi baru terdapat pula tentangan dari Filipina dan konflik militer dengan Indonesia.

Bangsa-bangsa di Asia Tenggara mengalami ledakan ekonomi dan menjalani perkembangan yang cepat di penghujung abad ke-20.

Pertumbuhan yang cepat pada dasawarsa 1980-an dan 1990-an, rata-rata 8% dari tahun 1991 hingga 1997, telah mengubah Malaysia menjadi negara industri baru.

Karena Malaysia adalah salah satu dari tiga negara yang menguasai Selat Malaka, perdagangan internasional berperan penting di dalam ekonominya

Pada suatu ketika, Malaysia pernah menjadi penghasil timah, karet dan minyak kelapa sawit di dunia.

Industri manufaktur memiliki pengaruh besar bagi ekonomi negara ini.

Malaysia juga dipandang sebagai salah satu dari 18 negara berkeanekaragaman hayati terbesar di dunia.

Bangsa Melayu menjadi bagian terbesar dari populasi Malaysia.

Terdapat pula Ras Tionghoa Malaysia dan India Malaysia yang cukup besar.

Bahasa Melayu dan Islam masing-masing menjadi bahasa dan agama resmi negara.

Malaysia adalah anggota perintis ASEAN dan turut serta di berbagai organisasi internasional, seperti PBB.

Baca Juga:  Jumlah Kematian karena Covid-19 Capai Titik Terendah Jumat (27/8)

Sebagai bekas jajahan Inggris, Malaysia juga menjadi anggota Negara-Negara Persemakmuran.

Malaysia juga menjadi anggota D-8 (Developing-8), yakni sebuah kesepakatan untuk kerja sama pembangunan delapan negara anggotanya: Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...