Business is booming.

Secret Service Rilis Foto Khusus Tragedi WTC 9/11

Hasil Jepretan Agen-agen Secret Service di Yang Jadi Saksi Mata

PERINGATAN 20 tahun Tragedi 9/11 ditandai dengan rilisan foto yang sebelumnya tak pernah terungkap.

Foto ini dirilis oleh Secret Service yang mengambil gambar dari sudut lain ketika sebuah pesawat komersial yang dibajak menghantam World Trade Center di New York, Amerika Serikat, pada 11 September 2001.

Secret Service Amerika Serikat baru merilis foto-foto tersebut setelah 20 tahun tragedi itu berlalu.

Tragedi yang memilukan ini masih melekat bukan hanya pada warga AS, melainkan juga pada warga dunia.

Empat pesawat penerbangan komersial dibajak oleh teroris Al-Qaeda untuk menciptakan teror terbesar dalam sejarah peradaban manusia.

Dua di antaranya merupakan pesawat dengan nomor penerbangan Flight 11 dan Flight 175 yang berhasil menabrak dua menara kembar WTC.

Kejadian ini menyebabkan ledakan besar dan membuat struktur bangunan mengalami kerusakan fatal akibat hantaman pesawat hingga menara kembar WTC ambruk. Tercatat 2.996 warga AS harus tewas lantaran insiden ini.

Baru-baru ini, lewat akun resmi Twitter, badan keamanan Presiden AS, Secret Service merilis sejumlah foto tragedi WTC 9/11 yang belum pernah dibagikan dan dilihat sebelumnya.

Foto-foto ini diambil oleh agen-agen mereka yang menjadi saksi mata kengerian ini.

Sebagaimana dilaporkan Kumparan.Com, terlihat pada potret tersebut penampakan dua gedung WTC yang setelah ditabrak oleh dua pesawat dan situasi ground zero.

Ini merupakan istilah untuk titik terdekat dari tempat kejadian terjadi, yang diselimuti asap, debu, dan reruntuhan gedung WTC.

Tampak pula foto yang memperlihatkan kerusakan yang dialami beberapa limosin lapis baja yang diparkir di bekas gedung Secret Service di New York.

Ada juga foto yang menggambarkan keadaan saat gedung setinggi 415-417 meter dengan 94 lantai tersebut runtuh.

Baca Juga:  Cerita Gubernur Khofifah Kena Covid-19 Kedua Kalinya

Secret Service juga membagikan foto upaya pemulihan di dekat ground zero dan kunjungan mantan Presiden George W Bush yang ditemani mantan Wakil Asisten Direktur Secret Service Frank Larkin.

Saat peristiwa tersebut terjadi, Bush sedang mengunjungi SD Emma Booker, Florida.
Ia mendapatkan laporan adanya pesawat menabrak gedung WTC dari kepala staf gedung putih saat itu, Andrew Card.

Bush segera mengakhiri aktivitasnya saat itu dan melakukan konferensi pers, mengabarkan apa yang terjadi pada media, dan warga AS.

“Ini adalah momen yang sulit untuk kita … Hari ini kita mengalami tragedi nasional. Dua pesawat menabrak WTC. Tampaknya ini adalah serangan teroris,” kata Bush waktu itu.

Komentar
Loading...