Business is booming.

Xavi Hernandez Akhirnya Jadi Pelatih Barcelona, Suka Cita Sambut Xavi

Administrasi Al Sadd telah menyetujui kepergian Xavi ke Barcelona

Ramai di twitter, Xavi Hernandez kembali ke Barcelona.

Kali ini bukan sebagai pemain namun sebagai pelatih.

Ucapan selamat dating Xavi atau Xavi kembali menghiasi akun-akun fans Barcelona.

Xavi sudah lama diincar manajemen Barcelona untuk kembali ke klub yang membesarkannya.

Namun Xavi tak mau kembali saat pelatih lain masih menangani.

Saat ini Barcelona tanpa pelatih resmi setelah Ronald Koeman dipecat.

Xavi pun akhirnya mau kembali dan pihak klub yang ditangani Xavi saat ini, Al Sadd, secara legawa melepas pelatih kesayangannya.

Ya bersama Xavi Al Sadd kini Berjaya di Liga Qatar, tercatat peringkat kedua klasemen.

Klub Liga Qatar, Al Sadd, bahkan mengumumkan sendiri kepergian Xavi Hernandez untuk akhirnya bergabung sebagai pelatih Barcelona.

Pengumuman tersebut disampaikan Al Sadd pada Jumat (5/11/2021) lewat akun Twitter resmi mereka.

CEO Al Sadd, Turki Al-Ali, mengumumkan sendiri keputusan Xavi pada hari ini.

“Administrasi Al Sadd telah menyetujui kepergian Xavi ke Barcelona setelah pembayaran klausul perilisan dalam kontraknya,” ujar Al-Ali seperti dilansir BolaSport.com dari akun Twitter resmi klub.

“Kami telah setuju untuk bekerja sama dengan Barcelona pada masa depan,” kata Al-Ali menambahkan.

Menurut Al-Ali, Xavi sudah menyampaikan keinginannya kembali ke Barcelona pada beberapa hari yang lalu.

Profil Xavi Hernandez

Xavier Hernández Creus lahir 25 Januari 1980.

Saat menjadi pemain, Xavi dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa.

Xavi terkenal karena passing, visi, retensi bola, dan penentuan posisinya.

Baca Juga:  Messi Tiba di Paris untuk Bergabung dengan PSG

Xavi bergabung dengan La Masia, akademi muda Barcelona, pada usia 11 tahun, dan melakukan debut tim utama melawan Mallorca pada Agustus 1998.

Secara keseluruhan, ia memainkan 767 pertandingan resmi, rekor klub sebelumnya – sekarang dipegang oleh Lionel Messi – dan mencetak 85 gol. sasaran.

Xavi adalah pemain pertama dalam sejarah klub yang memainkan 150 pertandingan gabungan Piala Dunia Antarklub Eropa dan FIFA.

Bersama Barcelona, Xavi memenangkan delapan gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions UEFA.

Xavi berada di urutan ketiga dalam Pemain Terbaik Dunia FIFA 2009, diikuti oleh tempat ketiga untuk penghargaan penggantinya, FIFA Ballon d’Or, pada 2010 dan 2011.

Pada 2011, ia menjadi runner up untuk Lionel Messi untuk Pemain Terbaik UEFA di Penghargaan Eropa.

Pada 2015, ia meninggalkan Barcelona ke Al Sadd, di mana ia memenangkan empat trofi sebelum pensiun pada 2019.

Ia adalah salah satu dari sedikit pemain yang tercatat telah membuat lebih dari 1.000 penampilan karir profesional.

Setelah pensiun, Xavi beralih ke pelatihan, dan diangkat sebagai manajer di klub Qatar Stars League Al Sadd pada Mei 2019.

Pada 5 November 2021, Xavi diangkat sebagai manajer di bekas klubnya Barcelona.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...