Business is booming.

Rabu Besok Bulan Desember, Netizen Berharap Happy Ending 2021

Desember, saya sudah capek dan bosan selama 11 bulan, jadi tolong happy ending

Besok, hari Rabu sudah memasuki bulan Desember 2021.

Banyak yang berharap bulan Desember akan menjadi bulan penutup yang baik.

Apalagi selama setahun, bahkan dua tahun ini, Indonesia bahkan dunia dilanda kecemasan pandemi covid-19.

Banyak aktivitas dihentikan, kerumunan dilarang, sekolah diliburkan, kegiatan hanya bisa dilakukan di rumah saja.

Dan kondisi Desember tampaknya belum jauh berbeda.

Meski angka covid-19 sudah jauh menurun, namun pemerintah tetap berhati-hati dengan meniadakan cuti bersama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022.

Dalam kondisi seperti itu netizen tetap berharap Desember akan menjadi bulan penutup lebih baik dari sebelum-sebelumnya.

Happy Ending tahun 2021 berharap terjadi di bulan Desember.

Berikut cuitan sejumlah netizen tentang Desember

@ruanggalau_id: Besok sudah Desember, ya? Desember, saya sudah capek dan bosan selama 11 bulan ini sedih terus, banyak hal yang di gapapain terus, banyak hal yang di yaudahin terus. Jadi, tolong jadi happy ending ya.

@mirarose86: Plis banget Desember sama next year

@https_nurr: dear desember , plis bring me a positive vibe

@stralibratea: untuk desember nanti, i hope always give happiness for me jangan ada lagi something that makes me sad harus banyak bahagia nya sorry but it seems to be selfish but i will adjust it.

@silendyou: met bulan desember, pls be nice

@kesafenboi: november ky anjg, desember pls be nice

@_m4rkanda: Desember please happy ending.

@ethanbbi: desember, i trust you!

@karaajie: bye november, hope it always be good on desember.

Baca Juga:  Gaga Muhammad Besok Disidang, Edelenyi Bagikan Foto Artis Dipenjara

Cuti Bersama Dihapus

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tidak ada cuti bersama terkait hari raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Pemerintah telah menghapuskan libur cuti bersama Natal yang seharusnya jatuh pada tanggal 24 Desember 2021.

Alasan cuti bersama Natal dihapus Alasan peniadaan atau penghapusan cuti bersama Natal dilakukan karena pemerintah ingin meminimalkan kemungkinan mobilisasi masyarakat pada akhir tahun.

Pergerakan masyarakat di akhir tahun tersebut dikhawatirkan akan memicu gelombang ketiga Covid-19 menyusul adanya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sementara itu data Covid-19 Selasa (30/11/2021) terjadi penambahan kasus virus corona sebanyak 297 kasus.

Penambahan kasus baru itu menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia kini menjadi 4.256.409 kasus.

Data tersebut berdasarkan data dari laman resmi covid19.go.id, pada Selasa pukul 17.14 WIB.

Kabar baiknya, sebanyak pasien Covid-19 dinyatakan 324 sembuh.

Jumlah pasien sembuh diketahui bertambah menjadi 4.104.657 pasien.

Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 11 pasien.

Sehingga, total pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 143.830 pasien.

Selain peniadaan cuti bersama Natal 2021, pemerintah sebelumnya juga menggeser libur Tahun Baru Islam 1443 H yang awalnya pada 10 Agustus 2021 menjadi 11 Agustus 2021.

Serta libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang semula 19 Oktober 2021 menjadi 20 Oktober 2021.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...