Business is booming.

Tagar Tangkap Prof Hoax Trending, Prof Henry Subiakto Tak Takut

Sy akui foto itu salah sejarahnya, tp pesan utuhnya adlah perang akan bawa penderitaan

Kesalahan dalam membagikan foto membuat #TangkapProfHoax menjadi trending.

Profesor yang dimaksud adalah Profesor Henry Subiakto

Ia mengakui salah membagikan foto saat membagikan cuitan dengan narasi sebuah negara yang hancur karena dilanda konflik politik.

Saat membuat narasi, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika itu menyertakan foto seorang anak yang tiduran di atas gambar seorang wanita yang diduga ibunya.

Anak itu seolah menjadi korban perang di Irak.

Namun faktanya, foto tersebut merupakan foto seni karya fotografer asal Iran yang bernama Bahareh Bisheh.

Foto itu telah dibagikan lebih dari ratusan kali sejak diunggah di Facebook pada tanggal 23 Oktober 2015.

Profesor Henry Subiakto termasuk salah satu korbannya.

“Sy akui foto itu salah sejarahnya, tp pesan utuhnya adlah perang akan bawa penderitaan ke bnyk orang, mk kita hrs jaga negeri ini agar damai, foto hanya ilustrasi. Bagi orang2 pecinta keributan bkn pesan damainya yg ditangkap, tp kekeliruan sejarah fotonya yg dianggap pidana.” Demikian @henrysubiakto

Ada pun pada cuitan awalnya Profesor Henry Subiakto menulis begini.

“Anak ini rindu ibunya yg tlh tiada krn perang saudara di Irak. Ia melukis di lantai & tidur di atasnya. Banyak manusia menderita krn negaranya hancur dilanda konflik politik. Indonesia punya potensi itu, mk kita hrs jaga negeri ini dr jahatnya perusak kedamaian & kesatuan.”

Meski mengakui salah, Profesor Henry Subiakto malah menantang netizen untuk menunjukkan pelanggaran yang sudah dilakukan jika ia dipolisikan.

“Ha ha ha orang2 yg tdk paham hukum sll mencoba menekan penegak hukum dg pemahaman yg salah ttg hukum. Dianggap setiap informasi yg keliru itu adlh hoax yg bisa dipidana. Apalagi yg teriak adalah mrk2 yg mmg tdk paham dr dulu. Coba jelaskan ke saya pasal apa saya langgar?.”

Baca Juga:  Dylan O'Brein Trending, Tampil Bagus dalam Film Pendek All To Well
Tagar tangkap prof hoax trending (twitter)

Berikut ini cuitan sebagian netizen terhadap #TangkapProfHoax

@mizanul_a: Terima kasih atas hoaxnya prof, Sehingga kami jadi paham, bahwa gelar tidk menujukan kwalitas seseorang, Dan jabatan bisa didapat dengan menjilat. #TangkapProfHoax

@cak_zian: Kok bisa sekelas frofesor menyebarka hoax ataw berita bohong #TangkapProfHoax

@OrinsOrens: Katanya prof kok bisa sebar hoax, ap mungkin server nya error #TangkapProfHoax

@_s4ngf4j4r_: Wahhh gawat ada tagar #TangkapProfHoax koq bisa

@satriabudi9: ko bisa sih seorang staf ahli, prof pula, terbiasa bilang saring sebelum sharing…ini mah bukan khilaf, tp kebodohan.

@898_Ops: Ada kelainan #TangkapProfHoax

@Andesta_id: Prof inib terus menerus menebar hoax tpi aman2 aja #TangkapProfHoax

Ini bukan pertama kalinya Profesor Henry Subiakto.

Dari jejak digital, pada Oktober 2021 lalu ia pun melakukan hal yang serupa.

Saat itu netizen yang menyebut Prof Henry Subiakto ditantang hingga diancam akan dipidanakan.

Prof Henry Subiakto sepertinya tak terima dirinya disebut sebagai penyebar hoaks yang ditudingkan netizen.

Dia lantas terang-terangan menantang siapa saja yang menudingnya sebagai penyebar hoaks.

“Gunakan ahli hukum terbaik. Untuk menujukkan unsur melanggar hukumnya. Jangan asal nuduh tanpa argumentasi hukum. Atau gentian saya yg lapor. Biar clear,” kata Henry Subiakto dikutip dari akun Twitternya yang dilihat pada Sabtu, 16 Oktober 2021.

Tak cukup sampai di situ, Henry pun mengancam akan memperkarakan pihak-pihak yang menuduh dirinya menyebar hoaks.

Dia mengaku, sebagai orang yang sering dimintai keterangan kopolisian dan pengadilan soal UU ITE, akan menggunakan haknya untuk melaporkan penyebar tuduhan jika dirinya seroang penyebar hoaks.

“Saya sbg orang yg sering diminta kepolisian dan pengadilan memberikan keterangan ahli UU ITE, kali ini akan memakai hak hukum saya untuk melapor maupun menggugat scr perdata siapapun yg suka menuduh di Medsos,” kata dia.

Baca Juga:  Besok Balap Liar Legal di Ancol, Para Pembalap Sudah Jajal Lintasan

Dia ingin, kasus tersebut dibawa ke meja hijau untuk memberi efek jera pada netizen.

Komentar
Loading...