Business is booming.

Lonte Trending, Ini Dugaan Penyebab dan Asal Mula Kata Lonte

Netizen: Kenapa Lonte harus trending? Janganlah menghina profesi seseorang.

Lonte yang berkonotasi negatif seperti perempuan jalang, wanita tunasusila, pelacur atau sundal tiba-tiba trending.

Jika ditelusuri, dan ada peristiwa spesifik yang membuat kata itu layak trending.

Namun salah satu akun yang ramai dengan diskusi tentang Lonte adalah yang dibagikan akun @convomfs.

Namun tulisam atau gambar yang dibagikannya tak bisa dibuka netizen.

Meski demikian, perbincangan tak bisa dihentikan.

Karena memuncaki jagat trending netizen pun asal mencuap menanggapinya.

Tanggapan netizen pun banyak yang kurang enak didengar.

Apalagi karena mereka tak tahu penyebabnya mengapa lonte menjadi trending.

Yang bikin miris muncul gambar wanita dengan penampilan sensual yang pantas di kategorikan lonte.

Lonte tiba-tiba trending, netizen bingung apa sebabnya (twitter)

Berikut cuitan sejumlah netizen terkain trending lonte.

@milk00kie9: Lonte kok trending???

@devsnows: Apanih kok Lonte tranding

@Maliindo03: Kenapa Lonte harus trending? Janganlah menghina profesi seseorang.

@Ditaanur3: Woy kenapa lonte bisa trending, istighfar

@firman s: Lonte paling disuka sex gaya apa ya??kepuasan lonte biasa nya main brp x dlm semalam??

@Jati_Londo: Nge Lonte ( Lontong pake sate )

@neovesse: yee ini mah lonte semua

@babytyunie: Ajg gue dapet lonte

@rrurubyjane: APAAN ANJR BANYAKNYA SAMA KA LONTE BANGSATTT

@elliessjen: hah? Lonte kenapa trending???

@icecreamlotuss: titisan lonte

@lovlyechae: ini bacanya lonte mulu

@apricotneptune: Nyewa lonte bisa, cewenya minta beliin ini itu susah ekek

Asal Mula Kata Lonte

Menurut Wikipedia, Lonte adalah sebuah istilah untuk menyebut seseorang, umumnya perempuan, yang dianggap pelacur atau asusila.

Dalam bahasa Indonesia, kata ini juga sering digunakan sebagai makian atau umpatan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyamakan kata lonte dengan perempuan jalang, wanita tunasusila, pelacur dan sundal.

Lonte ditengarai berasal dari bahasa Jawa yang artinya pelacur.

Baca Juga:  Indonesia Kalah Telak, Kalah Kelas, Nadeo: yang Penting Pantang Nyerah

Walau bahasa Jawa memiliki istilah serupa untuk menyebut pelacur, seperti balon, genggek, tlembug, istilah lonte dianggap yang paling kasar dari semuanya.

W.J.S. Poerwadarminta menjabarkan asal mula kata lonte dalam Bausastra Basa Jawa (1939).

Lonthe dalam bahasa Jawa semula memiiki makna hewan sejenis kumbang yang berwarna coklat.

Hewan yang memiliki wangi khas ini muncul di waktu sore dan suka mengerubungi cahaya.

Kata ini kemudian digunakan untuk merujuk perempuan tunasusila yang dianggap memiliki sifat-sifat seperti serangga ini.

Pendapat lain menyatakan bahwa kata lonte merupakan serapan dari bahasa Belanda loon yang berarti upah dan tje yang berarti kecil atau kesayangan.

Kata loontje lantas diserap dalam bahasa Minangkabau untuk menyebut perempuan yang melayani laki-laki hidung belang.

Kata ini mulai sering digunakan dalam bahasa Minangkabau pada abad ke-19 atau awal abad ke-20.

Komentar
Loading...