Business is booming.

Egy Akui Thailand Lebih Baik, Tapi Indonesia Tak Takut Karena Bola Itu Bundar

Indonesia Kehilangan Pratama Arhan Sang Kreator

PEMAIN Timnas Indonesia yang membela Seneka di Liga Slowakia, Egy Maulana Vikri, akan berjuang sampai darah penghabisan agar bisa membawa pulang trofi AFF Suzuki Cup.

Melalui video yang diunggah ke media sosial lewat apilkasi TikTok, Egy berbicara panjang lebar tentang laga final melawan Thailand yang akan berlangsung pada Rabu, 29 Desember 2021 malam.

Egy yang datang ke Singapura sebagai pemain terakhir yang mendarat di Singapura tempat berlangsungnya AFF Cup 2020. Ia terbang dari Slowakia dan mendarat pada Selasa, 21 Desember 2021.

Egy terlambat bergabung dengan Timnas karena baru mendapatkan izin dari klub FK Senica setelah tanggal 18 Desember 2021 atau setelah menyelesaikan paruh pertama kompetisi Liga Slowakia.

Egy tampil memikat pada semifinal leg kedua Indonesia melawan Singapura dengan kemenangan 4-2. Egy mencetak satu gol dan satu assist.

Melalui TikTok, Egy menegaskan bahwa skuad Garuda Indonesia siap tempur sesuai dengan arahan pelatih Shin Tae-yong.

“Ini bukan tentang saya, tetapi tentang tim. Teman-teman sudah siap, bahkan siap berjuang sampai darah penghabisan agar bisa membawa pulang trofi AFF Cup,” kata Egy.

Ia mengakui bahwa posisi Thialand di atas Indonesia karena memang lebih diunggulkan.

“Tapi kita tidak pernah takut. Bola bundar dan kita punya modal untuk menang,” tegas Egy.

Jadi Andalan

Final AFF Cup 2020 akan berlangsung dua leg. Leg pertama berlangsung Rabu (29/12/2021) dan leg kedua berlangsung Sabtu (1/1/2022).

Timnas Indonesia kehilangan beberapa pemain kunci. Bek kiri andalan Pratama Arhan dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning.

Pemain PSIS Semarang itu harus absen karena akumulasi kartu pada laga semifinal Piala AFF 2020 saat melawan Singapura.

Baca Juga:  RIP Verawaty Fajrin, Presiden Jokowi, Erick Thohir, Sandiaga Ikut Berduka

Dengan begitu, timnas Indonesia kehilangan salah satu pencipta peluang terbanyak di Piala AFF 2020.

Dilansir BolaSport.com dari akun Instagram @kamustimnas, Arhan jadi pemain Indonesia dengan pencipta peluang terbanyak (11) selama Piala AFF 2020.

Catatan serupa juga dipunyai bek kiri Thailand, Theerathon Bunmathan yang juga absen pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 dengan alasan yang sama.

Kedua tim sama-sama kehilangan pencipta peluang terbanyak selama di Piala AFF 2020.

Selain Pratama Arhan, satu pemain timnas Indonesia diragukan tampil adalah Rachmat Irianto. Hal ini mengacu pada ucapan Shin Tae-yong pada Selasa (28/12/2021).

“Selain Rian (Rahmat Irianto) yang cedera ringan dan (Pratama) Arhan mendapat akumulasi kartu, kondisi seluruh pemain dalam keadaan baik,” kata Shin Tae-yong.

Rachmat Irianto memang sebelumnya mengalami cedera dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura

Gelandang Persebaya Surabaya itu ditarik keluar usai mengeluh kesakitan di kakinya.

Sementara itu, Shin Tae-yong diprediksi menunjuk Edo Febriansyah sebagai pengganti Pratama Arhan di sisi kiri lini pertahanan.

Melihat peta pemain seperti ini, Egy berpeluang menjadi starter di lini serang. Ia bisa menggeser Ezra Walian atau bergantian dengan Witan Sulaiman yang sama-sama beroperasi di sektor kanan.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...