Business is booming.

Profil Kiper Emil Audero, Begini Perannya di Timnas Saat Trending

Kiper Emil Audero Duduk Santai di bawah gawang saat timnas Indonesia menang 6-0 Lawan Timnas China Taipei

Timnas Indonesia menang telak 6-0 lawan timnas China Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (5/9/2025).

Gol masing-masing dicetak Jordi Amat ketika pertandingan baru berjalan menit keempat (4’), Chao Ming-hsiu 23′, Mark Klok 33’, Eliano Reijnders 38′, Ramadhan Sananta 58′, dan Sandy Walsh 60′

Lalu mengapa Kiper Emil Audero ikut trending di media sosial.

Pertama karena ia dianggap berperan penting karena gawang yang dijaganya tetap ‘perawan’ dalam pertandingan tersebut.

Kedua karena ia tak banyak bekerja dalam pertandingan karena gencarnya serangan Timnas Indonesia.

“Emil Audero, kiper Timnas ini udah kayak anggota dewan aja. Sepanjang permainan ga pernah kerja,” tulis akun @Belok_dong.

Terutama di babak pertama, netizen membagikan gambar parodi Emil Audero sedang duduk santai sambil minum kopi di bawah mistar gawang.

Indonesia (4-5-1): Emil Audero (GK), Yakob Sayuri, Jordi Amat, Rizky Ridho (C), Shayne Pattynama, Marc Klok, Nathan Tjoe-A-On, Beckham Putra, Eliano Reijnders , Egy Maulana Vikri, dan Ramadhan Sananta

Pemain Cadangan: Ernando (GK), Nadeo (GK), Walsh, Hubner, Pelupessy, Haye, James, Marselino, Lilipaly, Jonathans, Mauro.

Profil Emil Audero

Emilio Audero Mulyadi lahir 18 Januari 1997 (28 tahun) adalah pemain sepak bola profesional Indonesia.

Ia bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Serie A, Cremonese, pinjaman dari Como dan tim nasional Indonesia.

Audero bergabung dengan sistem pemain muda Juventus pada tahun 2008, pada usia 11 tahun.

Bersama tim Primavera (di bawah 19 tahun), ia mencapai final Campionato Nazionale Primavera 2015–16 di bawah manajer Fabio Grosso, namun kalah 7–6 dalam adu penalti melawan AS Roma, setelah bermain imbang 1–1.

Audero pertama kali dipanggil ke tim utama Juventus oleh manajer Massimiliano Allegri pada 30 November 2014, tetapi tetap berada di bangku cadangan dalam kemenangan kandang 2–1 Juventus atas rival sekota Torino. Ia dipanggil ke bangku cadangan lima kali lagi sepanjang musim 2014–15.

Audero lahir di Mataram, Indonesia dari ayah berkebangsaan Indonesia, Edy Mulyadi, dan ibu berkebangsaan Italia, Antonella Audero.

Ia pindah bersama keluarganya ke kampung halaman ibunya di Cumiana, Italia pada tahun 1998.

Audero memiliki kewarganegaraan ganda, karena kedua negara menganut asas ius sanguinis. Namun, ia kehilangan kewarganegaraan Indonesia pada usia 21 tahun, setelah tidak menyatakan kewarganegaraannya sesuai dengan hukum kewarganegaraan Indonesia.

Pada 10 Maret 2025, Audero resmi memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia.

Ini karena pada Februari 2025, ia diumumkan bahwa Audero telah memutuskan untuk mewakili Indonesia.

Pada 9 Maret, Audero dipanggil untuk pertama kalinya ke tim nasional sepak bola Indonesia untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 melawan Australia dan Bahrain.

Pada 5 Juni, ia memulai debutnya bersama Indonesia dalam kemenangan 1-0 melawan China.

Sebagai penjaga gawang yang tinggi, Audero memiliki fisik yang baik, dan dikenal karena determinasi, refleks, dan kemampuan menghentikan tembakan.

Kecepatannya saat keluar dari garis dan kemampuannya untuk mencapai tanah dan mengumpulkan bola, yang memungkinkan timnya untuk melakukannya. menjaga garis pertahanan yang tinggi dan menimbulkan rasa percaya diri di lini belakangnya, namun dia kurang mahir dengan kakinya.

Baca Juga:  Profil Kombes Pol R Deden Garnada, Promosi Bintang Satu
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...