Business is booming.

Tol Gedebage-Cilacap Terpanjang di Indonesia, Nilai Investasi Menembus Angka Rp 56 Triliun

Proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap Sepanjang 206,6 Km Dimulai Akhir Tahun 2022

PROYEK Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 206,6 km segera dimulai akhir tahun 2022.

Ini menjadi salah satu berita populer sepanjang Selasa (1/2). Tol tersebut bakal menjadi yang terpanjang di Indonesia dan melintasi Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit, mengungkapkan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap bakal menjadi yang terpanjang di Indonesia.

“Jalan tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ruas tol 206,6 km menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia,” kata Danang di Kementerian PUPR, Senin (31/1).

Danang berharap rencana pembangunan di akhir tahun ini bisa terlaksana dengan baik. Rencananya pembangunan atau konstruksi Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ditargetkan bakal selesai tahun 2029.

Dari total panjang tol 206,65 km, Jawa Barat kebagian jalan tol sepanjang 171,40 Km dan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,25 km.

Pada tahap pertama pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, ditargetkan mulai dibangun pada 2022 dan selesai pada 2024.

Tahap I Tol Gedebage-Tasikmalaya terdiri dari dua seksi. Seksi I Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer (km) dan seksi II Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 km.

Dari Jakarta ke Tasikmalaya pada 2024 bisa bablas melewati sejumlah jalan tol. Pertama, Tol Jakarta-Cikampek kemudian melanjutkan ke Tol Cipularang, Tol Padaleunyi, dan Tol Gedebage-Tasikmalaya yang siap beroperasi pada 2024.

Sebagaimana dilaporkan Detik.Com, ada beberapa pesan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono untuk pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap. Pertama mengenai green economy yang juga merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga:  Profil Letjen TNI Ariyo Windutomo, Akmil 1996, Promosi Bintang Tiga

“Kita ke depan ini dengan misi green economy dan infrastruktur, saya ingin mengingatkan kita semua untuk pembangunan apalagi di daerah Gedebage ke Tasikmalaya ini supaya tetap menjaga kaidah-kaidah lingkungan hidup. Agar tidak merusak. Hindari betul memotong pohon yang tidak perlu dipotong,” katanya dalam sambutannya di gedung Kementerian PUPR

Kedua, Basuki juga meminta kualitas jalan tol terus diperhatikan dan tidak asal cepat, tetapi perlu memperhatikan geologi. Basuki mencontohkan Tol Trans Jawa yang kini banyak mendapatkan komplain. Menurutnya memang sudah waktunya mendapatkan penanganan kembali.

“Pada saat dihubungkan dengan Trans Jawa banyak senang setelah itu banyak yg menginginkan ditingkatkan kualitasnya. Kita punya pengalaman Tebing Besar Kayu Agung lebih cepat tapi sekarang kita susah effort-nya besar memperbaiki jalan tol tersebut,” jelasnya.

Sementara Direktur Utama PT Jasamarga Gedebage Cilacap, Johannes Mancelly, mengungkap biaya pembangunan dari Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap 70% dari utang, sedangkan 30% dari para pemegang saham.

Adapun dana investasi dari pembangunan jalan tol terpanjang di Indonesia ini sebesar Rp 56,2 triliun.

“Kita strategi bertahap karena memang pasti ada aturan-aturan yang membatasi. Dari 100% yang dibutuhkan, 30% itu dari equity, dari para pemegang saham. Sedangkan 70% adalah debt, dengan utang. Jadi pinjam konsorsium bank atau lembaga pengelola keuangan lainnya,” kata Johannes.

Tautan
https://finance.detik.com/infrastruktur/d-5922750/proyek-tol-gedebage-cilacap-terpanjang-di-ri-nilainya-rp-56-t.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...