Business is booming.

Breaking News: Gempa di Nias Selatan, Magnitudo 6.0, Tak Berpotensi Tsunami

Dua Kali Gempa magnitudo pertama hingga 6.9, gempa kedua 6.0

Hari ini sekitar Sumatera terjadi gempa lagi.

Gempa pertama seperti dilaporkan @InfoBMKG sekitar pukul 04:09:21 WIB sebesar Magnitudo 6.9.

Sekitar 30 menit kemudian atau pukul 04:38:43 WIB terjadi gempa lagi dengan Magmitudo 6.0.

Pusat gempa di lokasi yang sama yakni berada di tenggara Nias Selatan.

Pada Info gempa kedua diberitahukan tidak berpotensi tsunami.

Ada pun pusat gempa berada di kedalaman laut 161 km.

Meski demikian gempa dirasakan berdasarkan skala MMI IV di Padang, IV Siberut, IV Nias Selatan, IV Gunungsitoli.

Skala MMI  III di Padang Panjang, III Bukit Tinggi, III Pasaman Barat, III Tua Pejat, III Pariaman.

Skala MMI II Dhamasraya, II Payakumbuh, II Kerinci, II Tapanuli Selatan, II Pesisir Selatan, II Batusangkar, II Padang Pariaman, dan II Solok

Skala MMI (Mercalli) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.

Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Oleh itu skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain.

Baca Juga:  Sosok Abdul Latif Amin Imron, Dicekal KPK dengan Dugaan Suap Lelang Jabatan

Oleh karena itu, saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Tetapi skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.

Sebelumnya Jumat (25/2/2022) pagi ini terjadi gempa 6,2 magnitudo di Pasman Barat, Sumatera Barat.

Pusat gempa terjadi di kedalaman 10 km.

Kabar gempa kali ini bukan hanya dilaporkan netizen Indonesia, tetapi juga Malaysia.

Ini karena getaran gempa di Sumbar tersebut terasa hingga sejumlah kota di Negara tetangga tersebut.

Dilaporkan daerah Malaysia yang merasakan gema adalah, Selangor, Perak, S Sembilan, Melaka, Johor, Putrajaya, Kuala Lumpur, dan Pahang.

Di lihat dari posisi Gempa, jarak lokasi dengan Malaysia da Singapura memang lebih dekat dibanding dengan Jawa, khususnya Jakarta.

Maklum jika laporan banyak diberikan netizen Malaysia.

BMKG mencatat bahwa pagi ini di Provinsi Sumatra Barat terjadi dua kali Gempa beruntun.

Selang waktu antara gempa pertama dan kedua sekitar 4 menit.

Gempa pertama terjadi pada pukul 08:35, sedangkan gempa kedua terjasi pada pukul 08:39 pada Jumat, tanggal 25 Februari 2022.

BMKG mencatat bahwa kekuatan gempa kedua lebih besar yaitu magnitudo 6.2, sedangkan gempa pertama berkekuatan 5.2.

Keterangan tersebut diposting melalui akun twitter @infoBMKG pada Jumat, tanggal 25 Februari 2022

Kedua Gempa tersebut tidak berpotensi Tsunami.

BMKG mencatat wilayah yang merasakan getaran MMI II, dengan ilustrasi Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, dan getaran dirasakan nyata dalam rumah dirasakan di daerah Nias Selatan.

Baca Juga:  Indramayu Trending, Terkait Bermunculannya Para Penyapu Koin

Sedangkan Geteran dengan MMI II-III dirasakan oleh wilayah Gunung Sitoli.

Pihak BMKG menerangkan bahwa pusat Gempa berada di laut, sekitar 17 km Timur Laut Pasaman Barat dengan kedalaman 10 Km. Keterangan ini disampaikan melalui akun twitter @infoBMKG pada Jumat, tanggal 25 Februari 2022.”

“#Gempa Mag:5.2, 25-Feb-22 08:35:51 WIB, Lok:0.14 LU,99.99 BT (18 km Timur Laut Pasaman Barat), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami,”ungkapnya.

“#Gempa Mag:6.2, 25-Feb-22 08:39:29 WIB, Lok:0.15 LU, 99.98 BT (Pusat gempa berada di darat 17 km TimurLaut Pasaman Barat), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II-III Gunungsitoli, II Nias Selatan,”tulisnya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...