Business is booming.

Kasal Berduka Atas Kematian Dua Prajurit TNI AL di Papua, Bendera Setengah Tiang 3 Hari

Mereka adalah Lettu Mar Muhammad Iqbal (Han) dan Praka Mar Wilson Anderson Here.

Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono menyampaikan duka cita atas gugurnya dua prakurit terbaik TNI AL di Papua.

Mereka adalah Lettu Mar (Anumerta) Muhammad Iqbal (Han) dan Praka Mar (Anumerta) Wilson Anderson Here.

Keduanya gugur saat melaksanakan tugas NKRI di Papua.

Pernyataan duka cita Kasal disampaikan melalui akun twitter @_TNIAL_

KEPALA STAF ANGKATAN LAUT DAN KELUARGA BESAR TNI ANGKATAN LAUT “BERDUKA CITA”

Atas gugurnya Prajurit terbaik TNI Angkatan Laut Lettu Mar (Anumerta) Muhammad Iqbal (Han) dan Praka Mar (Anumerta) Wilson Anderson Here saat melaksanakan tugas NKRI di Papua.

Bendera Setengah Tiang

Dalam Siaran Pers. Dinas Penerangan Angkatan Laut, dipaparkan TNI Angkatan Laut dan masyarakat Papua berduka akibat gangguan keamanan oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) Kodap III Ndugama.

Mereka melakukan serangan ke arah Satuan Tugas  (Satgas) Muara dan Pesisir (Mupe) Korps Marinir TNI AL di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kab. Nduga, Papua. Sabtu (26/03).

Prajurit TNI AL dan warga Papua berbaur di Pos Quary Bawah, Distrik Kenyam, Kab. Nduga, Papua. (Foto TNIAL.mil.id)

Serangan terjadi pada hari Sabtu Tanggal 26 Maret 2022  pukul 17.40 WIT.

KSTP Nduga pimpinan Egianus Kogoya (Pangkodap III Ndugama) telah melakukan serangan terhadap Pos Quary Bawah Satgas Mupe Yonif 3 Mar.

Mereka menggunakan GLM (Grenade Launcher Module)/Pelontar Granat dari dua arah, yaitu dari arah belakang Pasar dan dari arah sungai Alguru.

Baca Juga:  Imbas Longsor Tol Bocimi, Kendaraan Dialihkan, Polisi Minta Maaf

Mendapat serangan, seluruh personel Satgas yang berjumlah 35 orang pada pukul 17.52 WIT membalas dengan tembakan dan melakukan pengejaran terhadap KSTP.

Selanjutnya pukul 18.00 WIT Dansatgas memerintahkan 2 Tim Trisula dipimpin Wadandenpursus Kapten Mar Ari Mahendra dan 1 Tim Waltis dipimpin Letda Mar Pujo Pratikno berangkat mengadakan bantuan ke Pos Quary Bawah menggunakan kendaraan 1 truk dan 2 KIA.

Akibat serangan tersebut, dua personel meninggal dunia, dua kritis dan enam luka ringan.

Adapun mereka yang menjadi korban adalah Letda Mar Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here meninggal dunia, Serda Mar Rendi Febriansyah dan Serda Mar Ebit Erisman luka berat/kritis.

Sedangkan enam luka ringan atas nama Serda Mar Bayu Pratama, Pratu Mar Rahmad Sulman, Prada Mar Dicky Sugara, Pratu Mar Adik Saputra A, Prada Mar La Harmin, dan Prada Mar Alif Dwi Putra.

Mereka dievakuasi menggunakan heli ke Timika.

Motif penyerangan masih didalami.

Sementara informasi yang didapatkan GLM yang digunakan untuk menyerang diduga diambil dari Satgas Yonif 700.

Sedangkan munisi GLM adalah rampasan dari Satgas Yonif 330.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...