Business is booming.

Dirjen Perdaglu Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana Tersangka, Tumbal?

Said Didu: “Jiwa birokrat saya menyatakan bhw Dirjen ini hanya melaksanakan "tugas" oligarki.

Dirjen trending. Dirjen yang dimaksud adalah Dirjen Perdaglu Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).

Ia baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Turunannya pada bulan Januari 2021 sampai dengan Maret 2022.

Kasus itu menyebabkan minyak goreng dalam negeri langka.

Anehnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pernah mengatakan bahwa kasus kelangkaan minyak goreng merupakan permainan mafia dan ia sempat angkat tangan.

Terungkapnya IWW yang notabene bawahan terdekatnya, secara struktural, membuat publik bertanya-tanya mafianya dimana sebenarnya.

Lutfi sendiri mendukung kejagung memeriksa anak buahnya.

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2005-2010 Muhammad Said Didu pun meyakini kasus IWW tak berdiri sendiri.

“Jiwa birokrat saya menyatakan bhw Dirjen ini hanya melaksanakan “tugas” oligarki. Harus dibongkar lebih jauh lagi,” tulis Muhammad Said Didu melalui akun twitternya, @msaid_didu

“Karena saya agak paham birorkasi dan saya berkeyakinan bhw kemungkinan besar Dirjen melaksanakan “tugas”. Makanya harus dibongkar lebih jauh lagi, siapa mafia sebenarnya. Masih kurang jelas ?,’tulis Said Didu lagi.

Kali ini ia menjawab pertanyaan pengikutnya dengan akun @Naff___12.

Om didu, Lepas dri om setuju or tdk mekanisme DMO nya, yg jelas sy tdk setuju dgn pernyataan om yg bias (Semoga pak dirjen hanya Korban krena melaksanakan “tugas”) dibaca ulang yaaaa, omku twitter.com/msaid_didu/sta…

Karena itu selain dirjen menjadi trending, kata tumbal pun mengikutinya.

Diduga IWW hanya tumbal kasus proyek minyak goreng yang melibatkan mafia.

Baca Juga:  Awkarin Jelaskan Beda Gaga dan Gangga, Tunangannya, Gaga Trending

“Seperti kata Mba Angie “Korupsi gak ada yang sendirian” dan Si Bapak seperti yang kita tau dijadikan tumbal,” tulis @samprawood

Kayaknya bapak itu tumbal deh. Nyanyi aja pak biar bapak gak sendirian.” @tin_ersa_fbrn menulis.

Seperti diketahui, Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin membuat heboh dengan penetapan tersangka seorang dirjen terkait kelangkaan minyak goreng.

Dia adalah Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Perdaglu Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).

IWW diangkat menjadi Dirjen Perdagangan Luar Negeri pada 2019 menggantikan Oke Nurwan yang digeser menjadi Dirjen Perdagangan Dalam Negeri.

Selain IWW, Kejagung juga menetapkan Stanley MA (SMA) selaku Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor (MPT) selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, serta Picare Togar Sitanggang (PT) selaku General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas.

Indrasari pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti).

Pada akhir 2021, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melantiknya sebagai Dirjen Perdagangan Luar Negeri.

Selain itu, Indrasari Wisnu Wardhana juga menjabat sebagai Komisaris PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III.

Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Indrasari Wisnu Wardhana sebagai Komisaris PTPN III.

Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor SK-398/MBU/10/2021 dan Nomor SK-399/MBU/10/2021 tanggal 10 Desember 2021 tentang Pengangkatan Komisaris Utama dan Pengangkatan Dewan Komisaris PTPN III.

Dalam laman resmi Kemendag, disebutkan bahwa Indrasari Wisnu Wardhana berkantor di Jalan M.I Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Gedung Utama Kemendag Lantai 9.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...