Business is booming.

Bekuk Teroris di Lampung, Densus 88 Trending, Netizen Ingat Fadli Zon?

Ternyata ini alasan @fadlizon minta Densus 88 dibubarkan ? Pergerakan jadi terbatas..

Lama tak terdengar, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali trending dan menjadi bahan perbincangan.

Densus 88 Trending setelah menangkap terduga teroris berinisial F di Kota Metro, Provinsi Lampung, Jumat (5/11/2021).

Penangkapan tersebut mengingatkan pentingnya posisi dan fungsi lembaga tersebut dalam mengayormi rakyat.

Namun dilain pihak Densus 88 mengingatkan kembali nama Fadli Zon, politisi Partai Gerindra yang mengusulkan Densus 88 dibubarkan.

Kala itu Fadli Zon mengomentari narasi dari pejabat Densus bahwa Taliban yang berkuasa di Afghanistan akan memberikan inspirasi ke kelompok teroris di Indonesia.

Ia pun mencap Densus 88 tengah menyebarkan Islam Phobia dan minta agar dibubarkan.

Berikut Cuitan Netizen tentang Densus 88

@rowifahdorie: Bang @fadlizon ini masih bermanfaat kok Densus 88, jadi jangan bubarkan…

@LuqmanBeeNKRI: Teruslah bekerja, Kawan!. Kemarin ada yg teriak agar Densus 88 dibubarkan, semoga dia bukan bagian dari jaringan teroris. Radikalisme dan terorisme itu nyata adanya.

@K7_m0en: Ternyata ini alasan @fadlizon minta Densus 88 dibubarkan ? Pergerakan mereka jadi terbatas.. Fix Fadli Zon pendukung teroris..

@AnindyatamaRsi: Isu apa yg dialihkan? Laku tidak laku ada pergerakan “teroris” tangkap, itu tugas Densus 88. Kalo tugas salep 88 ngobatin gatal², kadas, kudis….

@Mjohnsamosir: Mantaaappp…kembali Densus 88 tangkap F terduga teroris Jumat 5-11 di Lampung, penangkapan F merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris sebelumnya di Lampung

@boncusho: gini kok mau dibubarin… sy yg orang Bali sdh mulai kendor dan saya yakin sevagian besar orang Bali jg, tp denger berita² spt ini jd terhentak, mrk masih ada, densus 88 masih bekerja dgn giat… terima kasih Densus 88

Baca Juga:  Krisis Politik Malaysia, PM Muhyiddin Yassin Terancam

@ArisWila: Teroris tak akan pernah habis sebelum bibit2 teroris “INTOLERANSI & RADIKALISME” di-BASMI. Basmi intoleransi & radikalisme’ teroris-pun tamat riwayat-nya.”

@888_Ops: densus 88 gagah berhadapan dengan kotak amal, tapi mencret dihadapan OPM

@Rindudamai13: Berkat Densus 88 ruang gerak teroris di jawa sumatra sulawesi terhimpit apalagi sumber dananya sdh diamankan, akhirnya para teroris ini membuat teror di papua,,semoga Densus 88 segara membaswi teroris di papua…Bravo Densus 88

Seperti diketahui, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris, berinisial F, di Kota Metro, Provinsi Lampung, Jumat (5/11/2021).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan kabar penangkapan terduga teroris tersebut.

“Iya benar ada penindakan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri terhadap pelaku yang patut diduga pelaku terorisme,” kata Pandra, Jumat.

Berdasarkan informasi, F merupakan warga RT13 RW04 Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro.

Adapun penangkapan terhadap F merupakan hasil pengembangan para pelaku yang terlebih dahulu ditangkap.

Kendati demikian, Pandra tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait penangkapan pelaku yang patut diduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Dia mengatakan keterangan keterangan selengkapnya akan disampaikan oleh Divisi Humas Mabes Polri terkait penindakan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Lampung.

Mengingat, kata dia, Polda Lampung hanya mem-back up penindakan Tim Densus 88 Antiteor Mabes Polri terhadap terduga teroris tersebut.

Diketahui, pada beberapa hari ini tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah orang di beberapa tempat di Provinsi Lampung diduga terkait dengan terorisme.

Densus 88 Antiteror Polri juga telah menangkap terduga teroris berinisial DW (45) di Lampung.

Baca Juga:  MU Menang 3-0 Atas Spurs, Hastag Ole Out Now Tetap Trending

Tak hanya itu, Densus 88 juga menyita 791 kotak amal yang diduga untuk membiayai kegiatan terorisme di wilayah Bandar Lampung.

Penangkapan terhadap DW merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua terduga teroris sebelumnya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...