Business is booming.

Ahok Trending Gara-Gara Bagikan Video Barisan Jenderal Menyalaminya

Video Tahun 2014 saat Ahok mendapat penyematan baret dan brevet kehormatan dari TNI

Ahok trending. Gara-garanya karena ia membagikan video dimana para jenderal TNI menyalaminya.

Video dibagikan melalui akun tiktoknya, @basuki_btp

Dalam videonya Ahok membagikan caption “TNI Kuat Negara Aman, Rakyat Damai #Ahok #BTP #foryou #TNI #Indonesia #fyp”

Video tersebut diiringi lagu Kopaska yang cukup populer di kalangan TNI.

Tampak Ahok menyalami para jendral bintang satu hingga bintang empat.

Para jendral tersebut tampak berbaris untuk menyalami pemilik nama asli Basuki Tjahaja Purnama tersebut.

Belum sampai 24 jam, hingga berita ini diturunkan, video tersebut langsung ditonton lebih dari 186.000 orang dan memperoleh lebih dari 10.000 like.

Masalahnya,  Ahok adalah sosok kontroversial yang memiliki pendukung fanatik sekaligus pembenci abadi.

Jika pendukungnnya langsung mendoakan menjadi RI1, pembenci melontarkan dengan kata-kata kebencian seperti china, pengkhianat, dan sebagainya.

Netizen tak peduli bahwa foto tersebut foto lama.

Persisnya foto tahun 2014 ketika Ahok menjadi Gubernur DKI menggantikan Jokowi yang terpilih menjadi Presiden RI.

Adalah Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang memimpin penyematan baret dan brevet kehormatan Mitra Kerja Daerah dari TNI kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Acara digelar di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (12/12/2014).

“TNI memberikan penguatan atas leadership gubernur. Kalau ada apa-apa, Ahok jangan sungkan meminta bantuan ke Pangdam,” kata Moeldoko ketika itu.

Baca Juga:  Cherrybelle Trending, Netizen Mengira Ada Dualisme, Ternyata Dua Hal Berbeda

Menurut Moeldoko, penyematan baret kepada mantan Bupati Belitung Timur ini seharusnya diberikan di Surabaya pada Oktober silam.

Namun, Ahok saat itu tak datang karena masih menjadi Wagub DKI. Sedangkan Jokowi yang saat itu masih sebagai Gubernur DKI menunggu dilantik menjadi presiden

Moeldoko menambahkan doktrin dari sistem pertahanan negara adalah pertahanan rakyat semesta. Sehingga, apabila Indonesia diserang negara luar, seluruh Sumber Daya Nasional akan lumpuh.

“Pemilik SDN adalah Pemda. Sarana prasarana, alat kelengkapan, kondisi masyarakat, semuanya di tangan gubernur sehingga diperlukan sinergitas, proaktif dalam menyusun sistem pertahanan ini,” ujar Moeldoko seperti dikutip Suara.com.

Ia menegaskan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama pascamenerima baret dan brevet TNI dapat memimpin apel di saat-saat tertentu saat ada upacara militer.

“TNI memberikan penguatan atas leadership gubernur. Kalau ada apa-apa, Ahok jangan sungkan meminta bantuan ke Pangdam,” katanya.

Ahok mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI usai penyematan baret dan brevet.

“Buat saya, ini hoki saja,” ujarnya sambil tertawa.

Ahok mengenakan jaket loreng khas TNI berwarna hijau kekuningan saat disematkan brevet dan baret.

Saat berlangsung apel penyematan baret dan brevet, Ahok juga harus melakukan baris berbaris layaknya prajurit TNI.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...