Business is booming.

Mahfud MD Komentari Rektor ITK Prof Budi Santosa Purwokartiko, Sang Rektor Tutup Akun Facebooknya?

banyak sekali profesor2 di kampus besar spt UI, ITB, UGM, IPB, dll yg tadinya tdk berjilbab kini berjilbab

Menko Polhukam Mahfud MD mengomentari tulisan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Ir Budi Santosa Purwokartiko Phd .

Sang rektor menyinggung pakaian berjilbab sebagai pakaian manusia gurun ketika menulis para mahasiswi yang lulus menerima beasiswa kuliah ke luar negeri dari pemerintah.

Tulisan dibagikan Prof Budi Santosa Purwokartiko akun facebooknya pada tanggal 27 April 2022.

“Mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun. Otaknya benar-benar openmind” Demikian salah satu kutipan dalam sebuah catatan panjang di aku facebook Budi Santosa Purwokartiko.

Selain sebagai rektor Prof Budi Santosa adalah pewawancara mahasiswa yang akan studi ke luar negeri atas nama Beasiswa LPDP Departemen Keuangan sejak 2013.

Tulisan itu kemudian ia hapus, namun menurut Rektor ITK untuk periode kedua itu, tulisannya tidak dihapus, namun hanya dipindahkan menjadi Only Friend.

“Sebenarnya enggak saya hapus, tapi khususkan untuk friend only, karena kalau enggak digitukan banyak sekali umpatan-umpatan,” jawabnya dalam sebuah klarifikasi.

Terbaru bukan hanya menutup tulisan terkait komen soal jilbab, Prof Budi Santosa Purwokartiko juga menutup akun facebooknya?

Klarifikasi lengkap Prof Budi Santosa Purwokartiko bisa dibaca di link  Kaltimtoday.com

Ada pun komentar Mahfud MD dibagikan dalam beberapa cuitan melalui akun twitternya, @mohmahfudmd.

Me-muji2 sbg mhs/i hebat hny krn mereka tdk memakai kata2 agamis, “Insyaallah, qadarallah, syiar” sbgmn ditulis oleh Rektor ITK itu jg tdk bijaksana. Itu adl kata2 yg baik bg orng beriman, sama dgn ucapan Puji Tuhan, Haleluya, Kersaning Allah, dll.

Baca Juga:  Angka Positif Covid-19 Naik Lagi Namun Masih di Bawah 5.000 Kasus

Sejak tahun 1990-an banyak sekali profesor2 di kampus besar spt UI, ITB, UGM, IPB, dll yg tadinya tdk berjilbab menjadi berjilbab. Ibu Dirut Pertamina dan Kepala Badan POM jg berjilbab. Mereka jg pandai2 tp toleran, meramu keislaman dan keindonesiaan dlm nasionalisme yang ramah.

Pakaian yg Islami itu adl niat menutup aurat dan sopan; modelnya bisa beragam dan tak hrs pakai cadar atau gamis. Model pakaian adl produk budaya. Maka itu menuduh orang pakai penutup kepala spt jilbab ala Indonesia, Melayu, Jawa, dll sbg manusia gurun adl salah besar.

Profil Budi Santosa Purwokartiko

Profesor kelahiran Klaten, 12 Mei 1969 ini menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung pada 1992.

Lalu ia meraih gelar master dan doktornya di University of Oklahoma, Amerika Serikat.

Budi Santosa Purwokartiko kemudian dilantik sebagai Guru Besar Teknik Industri di  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Bidang keahliannya Data Mining, Optimasi dan Metaheuristik, Operations Research, dan Manajemen Proyek.

Kini Prof Budi menjabat rektor ITK periode kedua kalinya tahun 2018-2022.

Ia menjabat rektor Institut Teknologi Kalimantan sejak periode pertama 2014-2018.

Dirangkum dari situs ITK, Prof Budi berhasil mengungguli tiga kandidat rektor ITK lainnya yakni Dr Bambang Lelono Widjiantoro, S.T., M.T. (Dekan FTI ITS), Subchan, Ph.D (Wakil Rektor Akademik ITK), dan Prof. Enos Tangke Arung, Ph.D. (Guru Besar Unmul).

Proses pemilihan Rektor (Pilrek) ITK 2018-2022 berlangsung lancar dan transparan, meski memakan waktu lebih lama dari yang dijadwalkan.

Ini karena sedikitnya calon peserta yang mendaftar, melewati deadline atau batas waktu Rektor ITK sebelumnya pada 14 Oktober 2018.

Sehingga membuat Menteri Ristekdikti mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 631/M/KPT.KP/2018 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Rektor ITK Periode 2014-2018 sampai paling lama 3 (tiga) bulan atau dilantiknya Rektor ITK Periode 2018-2022.

Baca Juga:  Petisi Boikot Nikita Mirzani Tukang Bikin Keributan Antre Tanda Tangan

Selain sebagai Rektor ITK, Prof Budi Santosa Purwokartiko dikenal sebagai interviewer Beasiswa LPDP Departemen Keuangan sejak 2013.

Ia juga Anggota Tim Evaluasi Kinerja Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Dirjen Kelembagaan Dikti sejak 2015.

Pada 2002, penelitiannya yang berjudul Novel Smart Engineering System Design meraih predikat Best Paper Award pada , International Conference on Artificial Neural Networks in Engineering di Missouri, Amerika Serikat.

Menjadi Dosen Berprestasi Fakultas Teknik Industri ITS pada 2011.

Pada 2014 Prof. Budi dinobatkan sebagai Ketua Jurusan Berprestasi ITS ketika menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Industri ITS periode 2011-2015.

Saat ini pun dia harus merelakan jabatan sebagai Ketua Komisi Kelembagaan Senat Akademik ITS 2015-2020, dan Kepala Laboratorium Komputasi dan Optimasi Industri Teknik Industri ITS, karena harus mengabdi di ITK.

“Bagi saya pribadi dan keluarga, di ITS jauh lebih enak baik dari sisi kenyamanan maupun dari sisi finansial. Tetapi saya niatkan dalam hati mudah-mudahan saya bisa berbuat lebih untuk ITK, untuk pendidikan di Indonesia,” ungkap Prof. Budi.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...